Menghormati Guru dan Berani Bertanya
Bagian 3 · Menjadi Penuntut Ilmu
Memadukan penghormatan kepada guru dengan keberanian belajar dan menyampaikan keadaan.
Mari Memperhatikan
Pada akhir pelajaran, Amir masih belum memahami satu penjelasan. Ia ingin bertanya, tetapi khawatir dianggap tidak mendengarkan. Guru melihat catatannya dan mengajaknya menyebutkan bagian yang membingungkan. Amir belajar bahwa bertanya dengan sopan dapat menjadi tanda kesungguhan.
Ilustrasi rekaan untuk belajar.
Dalil yang Dipelajari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
يَا عَائِشَةُ إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ وَيُعْطِي عَلَى الرِّفْقِ مَا لاَ يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ وَمَا لاَ يُعْطِي عَلَى مَا سِوَاهُ
Terjemahan makna
Wahai Aisyah, sesungguhnya Allah Mahalembut dan mencintai kelembutan. Dia memberikan karena kelembutan sesuatu yang tidak diberikan karena kekerasan dan tidak diberikan karena selainnya.
HR. Muslim, no. 2593; Kitab Al-Birr wa as-Silah wa al-Adab; dari Aisyah.
Sabda Rasulullah dikutip lengkap tanpa sanad.
Menghargai orang yang membimbing
Guru menyediakan waktu, ilmu, dan perhatian untuk membantu kita belajar. Penghormatan dapat ditunjukkan dengan hadir siap belajar, mendengarkan, dan menanggapi arahan secara sungguh-sungguh. Ketika guru berbicara, hindari percakapan lain yang mengganggu dirimu dan teman.
Menjaga adab juga berarti menyampaikan keadaan dengan benar. Jika belum mengerjakan tugas, jangan membuat alasan palsu. Jika tidak mendengar penjelasan karena posisi duduk atau suara yang kurang jelas, katakan dengan sopan. Informasi yang jujur membantu guru memberikan bimbingan yang sesuai.
Bertanya dengan tujuan memahami
Siapkan pertanyaan yang cukup jelas. Sebutkan bagian yang sudah dipahami dan bagian yang masih membingungkan. Pilih waktu yang diperbolehkan untuk bertanya. Misalnya, “Saya memahami contoh pertama, tetapi belum mengerti mengapa contoh kedua berbeda. Bolehkah dijelaskan kembali?”
Jika menemukan penjelasan yang tampak berbeda dengan buku lain, bawalah sumbernya dan tanyakan dengan rendah hati. Kita belajar mencari pemahaman, bukan mempermalukan seseorang. Guru pun dapat memeriksa kembali suatu keterangan. Menghormati guru memberi ruang bagi percakapan yang jujur dan tertib.
Belajar dalam suasana yang saling menjaga
Hadis tentang kelembutan mengingatkan bahwa cara membimbing dan cara menerima bimbingan sama-sama penting. Murid berusaha santun; guru dan pengasuh memberikan teladan dalam menasihati. Koreksi sebaiknya membantu seseorang mengetahui tindakan yang perlu diperbaiki.
Apabila ada keadaan yang membuatmu takut atau tidak aman, kamu boleh menyampaikannya kepada pengasuh lain atau keluarga yang dapat dipercaya. Penghormatan tidak mengharuskan menyembunyikan tindakan yang membahayakan. Gunakan saluran yang tepat, ceritakan fakta dengan jujur, dan hindari menyebarkan tuduhan yang belum diperiksa.
Yang Perlu Diingat
Menghormati guru dan bertanya dengan sungguh-sungguh membantu ilmu dipahami dengan lebih baik.
Latihan 3 soal
Mengapa bertanya tidak bertentangan dengan penghormatan kepada guru?
Lihat pedoman jawaban
Bertanya dengan tujuan memahami, pada waktu yang tepat dan dengan bahasa sopan, menunjukkan perhatian serta kesungguhan belajar.
Apa yang sebaiknya dilakukan Amir ketika belum memahami penjelasan?
Lihat pedoman jawaban
Menunjukkan bagian yang belum dipahami dan meminta penjelasan atau contoh tambahan dengan sopan.
Bagaimana menanggapi perbedaan antara keterangan guru dan buku yang dibaca?
Lihat pedoman jawaban
Periksa sumbernya, bawa bagian yang dimaksud, lalu tanyakan dengan rendah hati. Jangan langsung menuduh atau mempermalukan guru.
Langkah Pembiasaan
Susun satu pertanyaan dari pelajaran yang belum kamu pahami. Latih cara menyampaikannya dengan singkat, jelas, dan sopan.