Menjaga Lisan dan Pesan yang Dikirim
Bagian 4 · Menjaga Pergaulan
Memilih ucapan yang benar dan bermanfaat serta berhati-hati menyampaikan kabar.
Mari Memperhatikan
Di sebuah percakapan kelompok, beredar cerita bahwa seorang teman mengambil uang. Raka hampir meneruskan pesan itu. Ia kemudian sadar bahwa tidak ada penjelasan siapa yang melihat kejadian tersebut. Raka memilih tidak menyebarkannya dan mengarahkan persoalan kepada pengasuh.
Ilustrasi rekaan untuk belajar.
Dalil yang Dipelajari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
Terjemahan makna
Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah tidak menyakiti tetangganya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah memuliakan tamunya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.
HR. Al-Bukhari, no. 6018; Kitab Al-Adab; dari Abu Hurairah.
Sabda Rasulullah dikutip lengkap tanpa sanad.
Ucapan memiliki pengaruh
Kata-kata dapat menenangkan, memberi petunjuk, atau menyakiti. Sebelum berbicara, periksa kebenaran dan manfaatnya. Pertimbangkan pula cara, waktu, dan orang yang mendengarkan. Hal yang benar tetap perlu disampaikan dengan cara yang menjaga hak dan kehormatan orang lain.
Rasulullah mengajarkan berkata baik atau diam. Diam dari ucapan yang merugikan merupakan pilihan yang baik. Namun, ada saat ketika kita perlu berbicara, misalnya meminta bantuan, meluruskan informasi, atau menyampaikan keadaan yang membahayakan. Pilih perkataan yang membantu penyelesaian.
Mengenali pembicaraan yang merugikan
Membicarakan kekurangan seseorang yang tidak suka jika hal itu disebut dapat termasuk gibah. Mengarang tuduhan menambah keburukan karena menyampaikan sesuatu yang tidak benar. Candaan pun perlu dijaga agar tidak berubah menjadi penghinaan atau membuka rahasia orang lain.
Jika perlu melaporkan suatu masalah, bicarakan kepada orang yang berwenang membantu. Sebutkan kejadian yang diketahui, bukan dugaan yang diperbesar. Misalnya, “Saya melihat uang di meja, kemudian tidak menemukannya lagi,” berbeda dengan menuduh seseorang mengambil tanpa bukti.
Adab tetap berlaku di layar
Pesan tertulis, gambar, dan rekaman dapat tersebar jauh dari tempat asalnya. Jangan meneruskan kabar hanya karena banyak orang sudah membagikan. Periksa sumber dan tujuannya. Mintalah izin sebelum membagikan foto atau cerita pribadi teman, serta ikuti aturan penggunaan perangkat di pondok.
Jika terlanjur menyebarkan kabar yang salah, hentikan penyebaran dan luruskan kepada orang yang telah menerimanya. Minta bantuan pengasuh bila persoalannya meluas. Tulisan di layar tetap merupakan tindakan yang perlu dipertanggungjawabkan, sebagaimana ucapan dalam pertemuan langsung.
Yang Perlu Diingat
Periksa kebenaran, manfaat, dan cara penyampaian sebelum berbicara atau mengirim pesan.
Latihan 3 soal
Apakah anjuran berkata baik atau diam berarti selalu diam ketika melihat masalah?
Lihat pedoman jawaban
Tidak. Kita perlu berbicara jika diperlukan untuk meminta bantuan atau menyelesaikan masalah, dengan informasi benar, cara yang baik, dan kepada pihak yang tepat.
Mengapa Raka sebaiknya tidak meneruskan tuduhan dalam percakapan kelompok?
Lihat pedoman jawaban
Karena kebenarannya belum jelas dan dapat merusak kehormatan orang. Persoalan perlu ditangani pengasuh berdasarkan fakta.
Apa yang harus dilakukan jika sudah menyebarkan kabar yang ternyata salah?
Lihat pedoman jawaban
Hentikan penyebaran, luruskan kepada penerima sebelumnya, minta maaf kepada pihak yang dirugikan, dan minta bantuan pengasuh jika diperlukan.
Langkah Pembiasaan
Buat tiga kalimat pengganti untuk ucapan yang menyakitkan: satu untuk menolak ajakan, satu untuk menasihati, dan satu untuk meminta penjelasan. Gunakan contoh rekaan.