Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Adab Santri Temas · Belajar
Kembali ke koleksi belajar
ADAB & AKHLAK · BAHASA INDONESIA

Adab Santri Temas

Menata Diri, Menjaga Pergaulan, Menumbuhkan Kebaikan

Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

30 pelajaran120 soal6 evaluasiEdisi 1 · Oktober 2026
PELAJARAN 19 DARI 30

Menjaga Lisan dan Pesan yang Dikirim

Bagian 4 · Menjaga Pergaulan

Memilih ucapan yang benar dan bermanfaat serta berhati-hati menyampaikan kabar.

Mari Memperhatikan

Di sebuah percakapan kelompok, beredar cerita bahwa seorang teman mengambil uang. Raka hampir meneruskan pesan itu. Ia kemudian sadar bahwa tidak ada penjelasan siapa yang melihat kejadian tersebut. Raka memilih tidak menyebarkannya dan mengarahkan persoalan kepada pengasuh.

Ilustrasi rekaan untuk belajar.

Dalil yang Dipelajari

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

Terjemahan makna

Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah tidak menyakiti tetangganya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah memuliakan tamunya. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.

HR. Al-Bukhari, no. 6018; Kitab Al-Adab; dari Abu Hurairah.

Sabda Rasulullah dikutip lengkap tanpa sanad.

Ucapan memiliki pengaruh

Kata-kata dapat menenangkan, memberi petunjuk, atau menyakiti. Sebelum berbicara, periksa kebenaran dan manfaatnya. Pertimbangkan pula cara, waktu, dan orang yang mendengarkan. Hal yang benar tetap perlu disampaikan dengan cara yang menjaga hak dan kehormatan orang lain.

Rasulullah mengajarkan berkata baik atau diam. Diam dari ucapan yang merugikan merupakan pilihan yang baik. Namun, ada saat ketika kita perlu berbicara, misalnya meminta bantuan, meluruskan informasi, atau menyampaikan keadaan yang membahayakan. Pilih perkataan yang membantu penyelesaian.

Mengenali pembicaraan yang merugikan

Membicarakan kekurangan seseorang yang tidak suka jika hal itu disebut dapat termasuk gibah. Mengarang tuduhan menambah keburukan karena menyampaikan sesuatu yang tidak benar. Candaan pun perlu dijaga agar tidak berubah menjadi penghinaan atau membuka rahasia orang lain.

Jika perlu melaporkan suatu masalah, bicarakan kepada orang yang berwenang membantu. Sebutkan kejadian yang diketahui, bukan dugaan yang diperbesar. Misalnya, “Saya melihat uang di meja, kemudian tidak menemukannya lagi,” berbeda dengan menuduh seseorang mengambil tanpa bukti.

Adab tetap berlaku di layar

Pesan tertulis, gambar, dan rekaman dapat tersebar jauh dari tempat asalnya. Jangan meneruskan kabar hanya karena banyak orang sudah membagikan. Periksa sumber dan tujuannya. Mintalah izin sebelum membagikan foto atau cerita pribadi teman, serta ikuti aturan penggunaan perangkat di pondok.

Jika terlanjur menyebarkan kabar yang salah, hentikan penyebaran dan luruskan kepada orang yang telah menerimanya. Minta bantuan pengasuh bila persoalannya meluas. Tulisan di layar tetap merupakan tindakan yang perlu dipertanggungjawabkan, sebagaimana ucapan dalam pertemuan langsung.

Yang Perlu Diingat

Periksa kebenaran, manfaat, dan cara penyampaian sebelum berbicara atau mengirim pesan.

Latihan 3 soal

  1. Apakah anjuran berkata baik atau diam berarti selalu diam ketika melihat masalah?

    Lihat pedoman jawaban

    Tidak. Kita perlu berbicara jika diperlukan untuk meminta bantuan atau menyelesaikan masalah, dengan informasi benar, cara yang baik, dan kepada pihak yang tepat.

  2. Mengapa Raka sebaiknya tidak meneruskan tuduhan dalam percakapan kelompok?

    Lihat pedoman jawaban

    Karena kebenarannya belum jelas dan dapat merusak kehormatan orang. Persoalan perlu ditangani pengasuh berdasarkan fakta.

  3. Apa yang harus dilakukan jika sudah menyebarkan kabar yang ternyata salah?

    Lihat pedoman jawaban

    Hentikan penyebaran, luruskan kepada penerima sebelumnya, minta maaf kepada pihak yang dirugikan, dan minta bantuan pengasuh jika diperlukan.

Langkah Pembiasaan

Buat tiga kalimat pengganti untuk ucapan yang menyakitkan: satu untuk menolak ajakan, satu untuk menasihati, dan satu untuk meminta penjelasan. Gunakan contoh rekaan.

Catat bacaanmu

Adab Santri Temas · Pelajaran 19 · Menjaga Lisan dan Pesan yang Dikirim

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Adab Santri Temas · Pelajaran 19 · Menjaga Lisan dan Pesan yang DikirimVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan