Syukur dan Hidup Secukupnya
Bagian 5 · Memperbaiki Hati
Mengenali nikmat, menghargai pemberian, dan membedakan kebutuhan dengan keinginan.
Mari Memperhatikan
Tas milik Rina masih dapat dipakai, tetapi warnanya mulai pudar. Ia malu ketika melihat tas baru temannya. Saat merapikan isi tas, ia menemukan catatan kecil dari keluarganya. Rina teringat bahwa tas itu telah menemaninya belajar dan masih memiliki banyak manfaat.
Ilustrasi rekaan untuk belajar.
Dalil yang Dipelajari
Allah berfirman:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Terjemahan makna
Dan ingatlah ketika Tuhanmu menyatakan, “Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmat kepadamu. Jika kamu mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya azab-Ku sangat keras.”
Ayat dikutip utuh.
Menyadari nikmat yang dekat
Syukur dimulai dengan mengenali kebaikan yang diterima dari Allah. Kita memiliki kesempatan belajar, orang yang membantu, serta kemampuan yang dapat digunakan. Sebagian nikmat terasa biasa karena hadir setiap hari. Berhenti sejenak untuk memperhatikannya membantu kita lebih menghargai kehidupan.
Syukur dapat dinyatakan melalui hati yang mengakui karunia, lisan yang memuji Allah, dan tindakan yang menggunakan nikmat dalam kebaikan. Menghargai bantuan manusia juga termasuk kebiasaan yang patut dilatih. Ucapkan terima kasih dan jangan sengaja menyia-nyiakan pemberian.
Memahami cukup
Hidup secukupnya berarti menimbang penggunaan barang dan biaya dengan wajar. Kebutuhan adalah hal yang memang diperlukan untuk menjalani tanggung jawab, sedangkan keinginan dapat muncul karena selera atau perbandingan. Keduanya perlu dipikirkan sebelum meminta atau membeli sesuatu.
Memiliki barang bagus tidak dengan sendirinya salah. Yang perlu dijaga adalah cara memperolehnya, manfaatnya, dan sikap kita kepada orang lain. Jangan membanggakan barang untuk merendahkan teman. Jangan pula menghina orang hanya karena ia memiliki sesuatu yang lebih baik.
Syukur berjalan bersama usaha
Bersyukur tidak menutup kesempatan memperbaiki keadaan. Tas yang rusak perlu diperbaiki atau diganti jika memang tidak dapat digunakan. Kebutuhan penting boleh disampaikan. Kita dapat berusaha memperoleh sesuatu dengan cara yang benar sambil menghargai apa yang sudah tersedia.
Ayat tentang syukur mengingatkan janji Allah dan tanggung jawab manusia terhadap nikmat. Kita tidak menentukan bentuk atau waktu tambahan karunia sesuka hati. Belajarlah bersyukur karena mengenali kebaikan Allah, lalu gunakan kemampuan yang ada untuk belajar, membantu, dan menjaga amanah.
Yang Perlu Diingat
Syukur membantu kita menghargai yang ada dan menggunakan nikmat dengan bertanggung jawab.
Latihan 3 soal
Sebutkan bentuk syukur melalui hati, ucapan, dan perbuatan.
Lihat pedoman jawaban
Mengakui karunia Allah dalam hati, memuji-Nya dan berterima kasih dengan ucapan, serta menggunakan nikmat untuk kebaikan melalui tindakan.
Bagaimana Rina dapat menilai apakah ia perlu mengganti tas?
Lihat pedoman jawaban
Memeriksa fungsi dan keadaan tas, mempertimbangkan perbaikan, serta membedakan kebutuhan nyata dari rasa malu karena membandingkan diri.
Apakah bersyukur berarti tidak boleh berusaha memperbaiki keadaan?
Lihat pedoman jawaban
Tidak. Kita dapat menghargai nikmat yang ada sambil memenuhi kebutuhan dan memperbaiki keadaan dengan cara yang benar.
Langkah Pembiasaan
Catat tiga nikmat yang sering luput diperhatikan. Untuk salah satunya, tentukan tindakan syukur yang nyata, seperti merawat barang atau membantu orang yang telah menolongmu.