Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Adab Santri Temas · Belajar
Kembali ke koleksi belajar
ADAB & AKHLAK · BAHASA INDONESIA

Adab Santri Temas

Menata Diri, Menjaga Pergaulan, Menumbuhkan Kebaikan

Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

30 pelajaran120 soal6 evaluasiEdisi 1 · Oktober 2026
PELAJARAN 24 DARI 30

Rendah Hati ketika Berhasil

Bagian 5 · Memperbaiki Hati

Menerima keberhasilan dengan syukur tanpa merendahkan orang lain.

Mari Memperhatikan

Damar ditunjuk memimpin kelompok karena cepat memahami pelajaran. Ia mulai memotong penjelasan teman dan menganggap pendapatnya selalu paling tepat. Ketika satu soal sulit muncul, justru teman yang jarang berbicara menemukan cara menjawabnya. Damar mendapat kesempatan melihat bahwa setiap orang dapat membawa kebaikan.

Ilustrasi rekaan untuk belajar.

Dalil yang Dipelajari

Allah berfirman:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Terjemahan makna

Janganlah engkau memalingkan wajah dari manusia karena sombong dan jangan berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.

QS. Luqman [31]: 18

Ayat dikutip utuh.

Keberhasilan adalah kesempatan

Keberhasilan dapat membuat kita gembira dan percaya diri. Perasaan itu perlu diarahkan kepada syukur dan usaha berikutnya. Ingatlah bantuan guru, doa keluarga, latihan yang dilakukan, serta kesempatan yang Allah berikan. Banyak hal turut membantu kita sampai pada suatu hasil.

Rendah hati berarti menyadari bahwa kemampuan tidak membuat kita berhak merendahkan orang lain. Kita tetap bersedia mendengarkan, menerima kebenaran, dan belajar. Kepercayaan diri yang baik membantu kita menggunakan kemampuan, sekaligus mengakui bahwa masih ada hal yang belum diketahui.

Mengenali kesombongan dan ujub

Kesombongan dapat terlihat ketika seseorang menolak kebenaran karena gengsi atau meremehkan orang lain. Ujub adalah kekaguman berlebihan terhadap diri dan amal sendiri. Keduanya dapat membuat seseorang sulit menerima nasihat karena merasa sudah cukup baik.

Perhatikan kebiasaan kecil: apakah kita selalu ingin disebut paling berjasa, enggan mengucapkan terima kasih, atau mudah menganggap teman bodoh? Pertanyaan ini digunakan untuk memeriksa diri, bukan untuk memberi cap pada hati orang lain. Kita hanya mengetahui sebagian dari keadaan seseorang.

Menggunakan kelebihan untuk membantu

Damar dapat memperbaiki kepemimpinannya dengan memberi giliran bicara, mendengarkan alasan, dan mengakui sumbangan teman. Jika idenya keliru, ia dapat mengatakan, “Aku perlu memperbaiki jawaban tadi.” Pengakuan seperti itu menunjukkan kesediaan belajar.

Ketika dipuji, terimalah dengan wajar dan bersyukur kepada Allah. Jangan merasa harus menolak semua pujian dengan merendahkan diri secara berlebihan. Lanjutkan pekerjaan yang baik dan bagikan manfaat kemampuanmu. Orang yang memiliki kelebihan mendapat kesempatan lebih luas untuk membantu, bukan alasan untuk menuntut semua orang mengaguminya.

Yang Perlu Diingat

Rendah hati membuat kemampuan menjadi manfaat dan menjaga pintu belajar tetap terbuka.

Latihan 3 soal

  1. Apa hubungan rendah hati dengan menerima koreksi?

    Lihat pedoman jawaban

    Orang yang rendah hati bersedia menerima kebenaran dan mengakui kekurangan, sehingga koreksi dapat digunakan untuk memperbaiki diri.

  2. Bagaimana Damar dapat memimpin dengan lebih baik?

    Lihat pedoman jawaban

    Memberi giliran bicara, mendengarkan alasan, mengakui sumbangan teman, serta memperbaiki pendapatnya jika keliru.

  3. Apakah rendah hati berarti menganggap diri tidak memiliki kemampuan?

    Lihat pedoman jawaban

    Tidak. Kita boleh mengenali dan menggunakan kemampuan dengan percaya diri, sambil bersyukur, tetap belajar, dan tidak merendahkan orang lain.

Langkah Pembiasaan

Dalam kegiatan kelompok berikutnya, beri ruang kepada teman yang belum berbicara. Sebutkan satu sumbangan teman secara jujur tanpa membandingkannya dengan yang lain.

Catat bacaanmu

Adab Santri Temas · Pelajaran 24 · Rendah Hati ketika Berhasil

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Adab Santri Temas · Pelajaran 24 · Rendah Hati ketika BerhasilVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan