Berbeda Pendapat dan Berdamai
Bagian 6 · Hidup Bersama dan Berkhidmah
Mendengarkan perbedaan, menilai persoalan dengan adil, dan mencari penyelesaian.
Mari Memperhatikan
Dua kelompok ingin memakai halaman pada waktu yang sama. Satu kelompok telah berlatih beberapa hari, sedangkan kelompok lain merasa sudah mendapat izin. Suara mulai meninggi. Pembina meminta mereka menjelaskan urutan kejadian dan membawa catatan penggunaan tempat.
Ilustrasi rekaan untuk belajar.
Dalil yang Dipelajari
Allah berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Terjemahan makna
Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.
Ayat dikutip utuh.
Perbedaan tidak selalu berarti permusuhan
Kita dapat berbeda dalam selera, pilihan, atau cara mengerjakan sesuatu. Perbedaan pendapat juga dapat muncul karena informasi yang diterima tidak sama. Dengarkan terlebih dahulu apa yang sebenarnya dimaksud teman. Jangan segera menganggap ia sengaja mempersulit.
Pisahkan persoalan dari penghinaan terhadap orangnya. Kita boleh menyatakan bahwa suatu usul belum dapat dijalankan tanpa merendahkan pengusulnya. Gunakan alasan yang berkaitan dengan kebutuhan bersama. Jika persoalan menyangkut hukum agama yang belum dipahami, mintalah penjelasan guru.
Mendengarkan dan memeriksa fakta
Berikan kesempatan setiap pihak berbicara tanpa dipotong. Ulangi inti penjelasan jika perlu agar tidak salah memahami. Periksa catatan, aturan, atau kesepakatan yang memang ada. Banyak pertengkaran bertambah panjang karena orang menanggapi dugaan, bukan kejadian yang sebenarnya.
Pada persoalan penggunaan halaman, pembina dapat memeriksa izin dan membantu mengatur waktu. Jalan keluar mungkin berupa pembagian giliran atau pemindahan tempat. Namun, tidak semua masalah cukup dibagi rata; jika ada hak yang dilanggar, hak tersebut perlu dipulihkan terlebih dahulu.
Perdamaian memerlukan keadilan
Al-Qur’an mengajak orang beriman mendamaikan sesama. Perdamaian diusahakan dengan menghentikan tindakan yang merugikan, memperbaiki hak, dan membuat kesepakatan yang dapat dijalankan. Jangan menekan orang yang disakiti agar diam demi suasana tampak tenang.
Sesudah kesepakatan dibuat, jalankan bagianmu dan hindari menghidupkan kembali ejekan. Jika persoalan berulang, minta pendampingan agar penyebabnya ditangani. Kita belajar berdamai dengan mendengarkan, bertanggung jawab, dan menjaga cara berbicara meskipun belum menyukai semua keputusan.
Yang Perlu Diingat
Perbedaan dapat dibicarakan dengan adab; perdamaian menjadi kuat ketika hak dan keadilan dijaga.
Latihan 3 soal
Sebutkan dua penyebab perbedaan pendapat selain niat buruk.
Lihat pedoman jawaban
Contohnya perbedaan informasi, kebutuhan, pengalaman, selera, atau pemahaman tentang kesepakatan.
Apa yang perlu diperiksa sebelum menentukan giliran penggunaan halaman?
Lihat pedoman jawaban
Aturan penggunaan, izin yang diberikan, waktu yang disepakati, dan urutan kejadian dari kedua pihak.
Mengapa perdamaian tidak cukup dengan menyuruh semua orang diam?
Lihat pedoman jawaban
Karena tindakan merugikan dan hak yang dilanggar mungkin belum diselesaikan. Perdamaian perlu pemulihan hak serta kesepakatan yang adil.
Langkah Pembiasaan
Mainkan contoh rekaan tentang dua kelompok yang membutuhkan tempat sama. Bergantian menjadi pihak yang menjelaskan, mendengarkan, dan membantu merangkum kesepakatan.