Menjaga Hubungan dengan Allah
Bagian 1 · Memulai Perjalanan
Menghubungkan ibadah, doa, dan perilaku sehari-hari dengan kesadaran kepada Allah.
Mari Memperhatikan
Bilal bergegas mengikuti salat berjamaah, tetapi sebelumnya ia menyembunyikan sandal temannya untuk bercanda. Sesudah salat, temannya masih mencari sandal dan tampak sedih. Bilal mulai berpikir tentang hubungan antara ibadah yang ia kerjakan dan sikapnya kepada orang lain.
Ilustrasi rekaan untuk belajar.
Dalil yang Dipelajari
Allah berfirman:
إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
Terjemahan makna
Sesungguhnya Aku adalah Allah. Tidak ada tuhan selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat-Ku.
Ayat dikutip utuh.
Ibadah memberi arah pada hidup
Allah adalah Tuhan yang kita sembah dan tempat kita memohon pertolongan. Salat mengajak kita mengingat-Nya di tengah kesibukan. Kita belajar bersuci, menjaga waktu, dan mengikuti tata cara ibadah melalui bimbingan guru. Jika belum memahami suatu ketentuan, bertanyalah dengan sungguh-sungguh.
Kebiasaan beribadah perlu ditemani usaha memperbaiki sikap. Sesudah salat, kita tetap bertanggung jawab atas ucapan, barang pinjaman, dan pekerjaan yang dijanjikan. Mengingat Allah menolong kita berhenti sejenak sebelum melakukan sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri atau menyakiti orang lain.
Berdoa dan menjalani usaha
Kita dapat memohon ilmu yang bermanfaat, hati yang baik, dan pertolongan ketika menghadapi kesulitan. Berdoalah dengan penuh harap dan sopan. Setelah itu, kerjakan langkah yang dapat dilakukan. Santri yang berdoa agar lancar membaca juga perlu membuka buku dan berlatih bersama guru.
Hasil usaha kadang belum sesuai harapan. Jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa Allah tidak menyayangi kita. Tetaplah berdoa, periksa cara belajar, dan mintalah bantuan. Banyak kebaikan membutuhkan waktu. Kehidupan beriman mengajarkan harapan sekaligus tanggung jawab dalam menjalani proses.
Berbuat baik ketika sendiri
Ada saat ketika tidak seorang pun melihat tindakan kita. Kita mungkin menemukan makanan titipan, melihat jawaban ujian, atau mendapat kesempatan menghindari tugas. Kesadaran bahwa Allah mengetahui keadaan kita membantu kita memilih yang benar tanpa menunggu pengawasan.
Jika terlanjur salah, segera perbaiki. Bilal perlu mengembalikan sandal, meminta maaf, dan menghentikan candaan yang merugikan. Ia juga tetap menjaga salatnya. Menyadari kesalahan menjadi jalan untuk kembali kepada Allah dan memperbaiki hubungan dengan manusia, bukan alasan untuk meninggalkan ibadah.
Yang Perlu Diingat
Ibadah, doa, dan tanggung jawab sehari-hari saling menguatkan dalam perjalanan mendekat kepada Allah.
Latihan 3 soal
Bagaimana hubungan mengingat Allah dengan menjaga barang milik teman?
Lihat pedoman jawaban
Kesadaran kepada Allah menguatkan kejujuran dan tanggung jawab, termasuk saat tidak diawasi. Hak teman tetap harus dijaga.
Apa yang perlu dilakukan Bilal setelah menyadari kesalahannya?
Lihat pedoman jawaban
Mengembalikan sandal, meminta maaf, menghentikan candaan yang merugikan, dan tetap memperbaiki ibadah serta perilakunya.
Sebutkan contoh doa yang disertai usaha.
Lihat pedoman jawaban
Memohon ilmu yang bermanfaat, lalu belajar teratur, bertanya ketika belum paham, dan mengamalkan pelajaran yang telah dipahami.
Langkah Pembiasaan
Pilih satu persiapan ibadah yang perlu dirapikan, misalnya menyiapkan pakaian bersih sebelum waktu salat. Lakukan sambil menjaga satu hak teman yang sering terlupakan.