Bersih, Rapi, dan Menjaga Diri
Bagian 2 · Menata Kehidupan Sehari-hari
Membiasakan kebersihan diri dan lingkungan dengan memperhatikan hak bersama.
Mari Memperhatikan
Sesudah bermain, Hasan meletakkan pakaian basah di atas kasur. Ia berniat membereskannya nanti. Ketika kembali, kasur menjadi lembap dan temannya tidak menemukan tempat untuk duduk. Hasan mulai memahami bahwa kebiasaan pribadi juga memengaruhi kenyamanan orang lain.
Ilustrasi rekaan untuk belajar.
Dalil yang Dipelajari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ
Terjemahan makna
Bersuci adalah separuh iman.
HR. Muslim, no. 223; Kitab At-Taharah; dari Abu Malik al-Asy‘ari.
Petikan awal sabda Rasulullah dari hadis yang lebih panjang tentang bersuci dan berbagai amal.
Tubuh adalah amanah
Merawat tubuh berarti memperhatikan kebersihan, pakaian, makanan, dan kebutuhan istirahat. Mandi, membersihkan gigi, mencuci tangan, dan mengganti pakaian kotor merupakan kebiasaan yang perlu dipelajari. Gunakan perlengkapan pribadi dengan tertib dan ikuti arahan pengasuh mengenai kebersihan asrama.
Dalam hadis, Rasulullah menjelaskan keutamaan bersuci. Bersuci memiliki ketentuan yang dipelajari dalam fikih, seperti wudu dan membersihkan najis. Kebersihan sehari-hari membantu kita menjaga diri dan lingkungan, tetapi tidak semua hal yang tampak kotor otomatis termasuk najis. Bertanyalah kepada guru ketika ragu tentang hukumnya.
Merapikan sesudah memakai
Pekerjaan kecil lebih mudah diselesaikan sebelum menumpuk. Gantung pakaian basah di tempat yang sesuai. Letakkan pakaian kotor pada wadahnya. Setelah memakai kamar mandi, tinggalkan dalam keadaan yang pantas untuk pengguna berikutnya. Gunakan air secukupnya dan tutup keran dengan baik.
Perhatikan pula perlengkapan bersama. Sapu yang diletakkan sembarangan dapat membuat orang tersandung. Sampah yang ditinggalkan di selokan dapat mengganggu aliran air. Kebersihan asrama menjadi tanggung jawab bersama, dengan pembagian tugas yang jelas dan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.
Peduli tanpa mempermalukan
Ada teman yang belum terbiasa merawat diri atau sedang mengalami kesulitan menyediakan perlengkapan. Jangan menjadikannya bahan candaan. Sampaikan pengingat dengan tenang dan, jika perlu, secara pribadi. Pengasuh dapat membantu mencari jalan keluar tanpa membuka keadaan teman kepada banyak orang.
Jika kamu sendiri mengalami gatal, luka, atau keluhan lain, sampaikan kepada orang dewasa yang bertanggung jawab. Jangan memakai obat milik teman tanpa arahan yang tepat. Kita belajar menjaga tubuh dengan tindakan yang wajar, meminta bantuan saat diperlukan, dan menghargai privasi sesama.
Yang Perlu Diingat
Kebersihan tumbuh melalui kebiasaan merawat diri dan meninggalkan tempat dalam keadaan baik.
Latihan 3 soal
Apa perbedaan kebersihan sehari-hari dengan bersuci dalam fikih?
Lihat pedoman jawaban
Kebersihan sehari-hari mencakup merawat tubuh dan lingkungan. Bersuci dalam fikih memiliki ketentuan khusus, misalnya wudu dan menghilangkan najis; tidak semua kotoran merupakan najis.
Bagaimana Hasan sebaiknya memperbaiki keadaan kasurnya?
Lihat pedoman jawaban
Memindahkan pakaian ke tempat yang tepat, menangani bagian yang lembap, meminta maaf jika mengganggu teman, dan membiasakan membereskan pakaian setelah dipakai.
Apa yang sebaiknya dilakukan jika teman kesulitan menjaga kebersihan?
Lihat pedoman jawaban
Mengingatkan secara sopan dan pribadi, menawarkan bantuan yang pantas, serta melibatkan pengasuh bila diperlukan tanpa mengejek atau menyebarkan keadaannya.
Langkah Pembiasaan
Rapikan tempat tidur dan perlengkapan pribadimu. Pilih satu kebiasaan “selesai memakai, langsung membereskan” untuk diulang selama beberapa hari.