Memulai dengan nama Allah dan pujian kepada Allah
Matan dan makna
١. أَبْدَأُ بِاسْمِ اللّٰهِ وَالرَّحْمٰنِ ۞ وَبِالرَّحِيمِ دَائِمِ الْإِحْسَانِ
Terjemahan makna
Aku memulai dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang senantiasa melimpahkan kebaikan.
٢. فَالْحَمْدُ لِلّٰهِ الْقَدِيمِ الْأَوَّلِ ۞ وَالْآخِرِ الْبَاقِي بِلَا تَحَوُّلِ
Terjemahan makna
Segala puji bagi Allah yang ada tanpa permulaan, Yang Awal dan Yang Akhir, yang kekal tanpa perubahan.
Kosakata pilihan
| Kosakata Arab | Makna |
|---|---|
| أَبْدَأُ | Aku memulai |
| بِاسْمِ اللّٰهِ | Dengan nama Allah |
| الرَّحْمٰنِ | Yang Maha Pengasih |
| دَائِمِ الْإِحْسَانِ | Yang senantiasa melimpahkan kebaikan |
| الْحَمْدُ | Pujian |
| الْقَدِيمِ | Yang ada tanpa permulaan |
| بِلَا تَحَوُّلِ | Tanpa perubahan |
Memulai dengan kesadaran kepada Allah
Syekh Ahmad al-Marzuqi membuka nazamnya dengan menyebut nama Allah. Pembukaan ini mengajarkan arah yang benar dalam mencari ilmu. Kita belajar untuk mengenal kebenaran dan menjalankan kewajiban dengan baik, sambil memohon pertolongan Allah. Kemampuan membaca, mendengar, mengingat, dan memahami adalah karunia-Nya. Karena itu, membaca basmalah hendaknya menghadirkan kesadaran bahwa kita membutuhkan Allah sejak awal sampai akhir kegiatan.
Basmalah berarti memulai dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ar-Rahman dan ar-Rahim adalah dua nama Allah yang menunjukkan rahmat-Nya. Kita mengenal kebaikan-Nya melalui kehidupan, rezeki, petunjuk, kesempatan bertobat, dan banyak nikmat lainnya. Keberhasilan duniawi bukan satu-satunya ukuran rahmat Allah. Ketika belajar makna nama-nama Allah, kita memahami kesempurnaan yang layak bagi-Nya. Rahmat Allah tidak bergantung pada perubahan perasaan sebagaimana belas kasihan manusia.
Ungkapan daim al-ihsan dalam matan mengingatkan bahwa Allah senantiasa melimpahkan kebaikan. Kita sering baru memperhatikan nikmat ketika sesuatu yang biasa kita miliki berkurang. Orang yang sakit mulai menyadari berharganya kesehatan; orang yang kehilangan waktu belajar menyadari berharganya kesempatan. Pelajaran ini mengajak kita memperhatikan nikmat sebelum kehilangannya. Bahkan kemampuan mengakui kesalahan dan memperbaiki diri merupakan kesempatan baik yang patut disyukuri.
Pujian kepada Allah dan makna awal serta akhir
Hamdalah berarti segala puji bagi Allah. Kita memuji-Nya karena kesempurnaan-Nya dan karena karunia yang diberikan-Nya. Pujian ini tidak hanya diucapkan sesudah mendapatkan hasil yang kita sukai. Dalam keadaan sulit pun, Allah tetap memiliki segala kesempurnaan. Kita dapat memohon jalan keluar, merasakan sedih, dan mencari bantuan, sambil menjaga keyakinan bahwa Allah layak dipuji serta tidak memiliki kekurangan.
Pada bait kedua, pengarang menyebut Allah tanpa permulaan dan kekal tanpa akhir. Istilah qadim, awwal, akhir, dan baqi akan diterangkan lebih jauh dalam pelajaran berikutnya. Pegangan awalnya ialah bahwa Allah tidak pernah bermula dari ketiadaan dan tidak akan berakhir. Awal dan akhir di sini bukan urutan tempat seperti peserta pertama dan peserta terakhir dalam sebuah barisan. Allah adalah Pencipta seluruh makhluk, bukan anggota barisan makhluk.
Pengarang juga menyebut Allah tanpa perubahan. Manusia mengalami perubahan: dahulu belum mengetahui, kemudian belajar; dahulu lemah, kemudian kuat; setelah itu dapat kembali lemah. Perubahan demikian memperlihatkan keterbatasan dan kebutuhan manusia. Kesempurnaan Allah tidak diperoleh melalui pertumbuhan atau latihan. Ketika Allah menciptakan sesuatu pada waktu tertentu, terjadinya ciptaan itu tidak berarti Allah baru memperoleh kemampuan yang sebelumnya tidak dimiliki-Nya.
Syukur yang terlihat dalam belajar
Basmalah dan hamdalah membantu kita menata niat, tetapi usaha tetap harus dikerjakan. Santri yang memohon kemudahan memahami pelajaran perlu menyiapkan buku, menyimak penjelasan, bertanya ketika belum mengerti, dan mengulang bahan belajar. Doa merupakan ibadah, sedangkan belajar dengan tertib merupakan ikhtiar. Keduanya dapat berjalan bersama. Mengucapkan basmalah lalu sengaja mengabaikan pelajaran belum menunjukkan kesungguhan memohon pertolongan Allah dalam belajar.
Syukur melibatkan hati, lisan, dan perbuatan. Hati mengakui nikmat dari Allah, lisan memuji-Nya, dan perbuatan menggunakan nikmat untuk kebaikan. Santri menggunakan mata untuk membaca, waktu untuk belajar, dan pengetahuan untuk membantu teman. Berterima kasih kepada orang tua dan guru juga termasuk menghargai kebaikan yang Allah sampaikan melalui mereka.
Niat perlu dijaga selama belajar. Jika jawaban keliru, terimalah pembetulan; jika benar, tetaplah rendah hati. Basmalah dan hamdalah membimbing kita memohon pertolongan Allah, bersungguh-sungguh, dan menggunakan ilmu dengan adab.
Dalil yang dipelajari
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Terjemahan makna
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
QS. Al-Fatihah [1]: 1.
Basmalah mengarahkan permulaan kegiatan kepada Allah serta mengingatkan rahmat-Nya.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Terjemahan makna
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
QS. Al-Fatihah [1]: 2.
Pujian kepada Allah bertumpu pada kesempurnaan-Nya serta pemeliharaan-Nya terhadap seluruh alam.
Penerapan dalam kehidupan
Hasan membaca basmalah sebelum mengulang pelajaran. Ia menyadari satu istilah belum dipahami, lalu menandainya untuk ditanyakan pada pertemuan berikutnya. Sesudah belajar, ia membaca hamdalah dan menyimpan buku dengan baik. Permohonan pertolongan, usaha, dan syukur tampak dalam satu kegiatan.
Rangkuman
Basmalah mengawali kegiatan yang baik dengan kesadaran membutuhkan pertolongan Allah.
Hamdalah adalah pujian kepada Allah atas kesempurnaan dan karunia-Nya.
Allah ada tanpa permulaan dan kekal tanpa akhir; kesempurnaan-Nya tidak bertumbuh seperti kemampuan makhluk.
Syukur ditunjukkan dengan pengakuan hati, pujian lisan, dan penggunaan nikmat untuk kebaikan.
Hafalan: Bait 1–2 serta makna basmalah dan hamdalah. Jelaskan satu bentuk syukur tanpa melihat buku.
Latihan 5 soal
Lengkapi makna dua ungkapan ini: دَائِمِ الْإِحْسَانِ berarti ..., sedangkan بِلَا تَحَوُّلِ berarti ....
Lihat pedoman jawaban
Yang senantiasa melimpahkan kebaikan; tanpa perubahan.
Pasangkan bagian syukur dengan tindakan yang sesuai.
Kata atau pernyataan Pasangan makna 1. Hati a. Memakai kemampuan membaca untuk hal yang bermanfaat 2. Lisan b. Mengakui bahwa kemampuan membaca adalah karunia Allah 3. Perbuatan c. Mengucapkan alhamdulillah Lihat pedoman jawaban
Hati → Mengakui bahwa kemampuan membaca adalah karunia Allah; lisan → Mengucapkan alhamdulillah; perbuatan → Memakai kemampuan membaca untuk hal yang bermanfaat.
Seorang santri membaca basmalah, tetapi sengaja tidak menyimak pelajaran. Bagaimana ia memperbaiki kebiasaan itu?
Lihat pedoman jawaban
Ia tetap membaca basmalah dengan sadar, lalu menyertainya dengan menyiapkan diri, menyimak, bertanya, dan mengulang pelajaran. Permohonan pertolongan Allah disertai usaha yang baik.
Mengapa kita memuji Allah sekalipun belum memperoleh hasil yang kita inginkan?
Lihat pedoman jawaban
Allah tetap memiliki segala kesempurnaan dan layak dipuji. Kita dapat memohon jalan keluar serta memperbaiki usaha tanpa menganggap Allah memiliki kekurangan.
Tentukan benar atau salah, lalu betulkan jika salah: Allah Yang Awal berarti benda pertama dalam barisan benda.
Lihat pedoman jawaban
Salah. Allah bukan benda atau anggota kelompok makhluk. Yang Awal menunjukkan bahwa keberadaan Allah tidak memiliki permulaan.