Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Aqidatul Awam · Belajar
Kembali ke koleksi belajar
KELAS 1 · BAHASA INDONESIA

Syarah Aqidatul Awam — Kelas 1

Pondok Pesantren Ibadurrahman Temas

29 pelajaran57 bait148 soal latihan4 evaluasiNaskah Versi 4 · Edisi santri · A4
عَقِيدَةُ الْعَوَامِّ
PELAJARAN 18 DARI 29

Nasab ibu kandung dan ibu susuan Nabi

Matan dan makna

٣١. أَبُوهُ عَبْدُ اللّٰهِ عَبْدُ الْمُطَّلِبْ ۞ وَهَاشِمٌ عَبْدُ مَنَافٍ يَنْتَسِبْ

Terjemahan makna

Ayah beliau ialah Abdullah; nasab beliau bersambung melalui Abdul Muththalib, Hasyim, dan Abdu Manaf.

٣٢. وَأُمُّهُ آمِنَةُ الزُّهْرِيَّهْ ۞ أَرْضَعَتْهُ حَلِيمَةُ السَّعْدِيَّهْ

Terjemahan makna

Ibu beliau ialah Aminah az-Zuhriyyah; Halimah as-Sa’diyyah menyusui beliau.

Kosakata pilihan

Kosakata ArabMakna
أَبُوهُayahnya
أُمُّهُibu kandungnya
يَنْتَسِبُbernasab atau memiliki hubungan keturunan
أَرْضَعَتْهُia menyusui beliau
الزُّهْرِيَّةُperempuan dari Bani Zuhrah
السَّعْدِيَّةُperempuan dari Bani Sa‘d

Membaca nama sebagai hubungan keluarga

Bait 31 menyebut beberapa nama leluhur Nabi dalam susunan yang singkat. Uraiannya ialah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdu Manaf. Kata bin berarti putra dari. Jadi, Abdullah adalah ayah langsung Nabi, Abdul Muththalib adalah kakeknya, sedangkan Hasyim dan Abdu Manaf berada pada generasi sebelumnya. Nama-nama itu bukan beberapa ayah langsung beliau.

Cara membaca nasab ialah memperhatikan hubungan setiap dua nama yang berurutan. Muhammad adalah putra Abdullah; Abdullah adalah putra Abdul Muththalib. Kita dapat melanjutkan dengan pola yang sama. Sesudah memahami hubungan itu, hafalan menjadi lebih mudah dan tidak berubah menjadi kumpulan nama yang terpisah. Ketelitian membaca nasab juga membantu ketika kita mempelajari biografi sahabat dan ulama.

Aminah sebagai ibu kandung

Ibu kandung Nabi Muhammad ﷺ ialah Aminah binti Wahb. Beliau berasal dari Bani Zuhrah, sehingga matan menyebutnya Aminah az-Zuhriyyah. Sebutan ini menunjukkan hubungan dengan kelompok keluarganya. Kata binti berarti putri dari, sebagaimana bin berarti putra dari. Kita mengenali nama Aminah sekaligus mengetahui bahwa beliau adalah perempuan yang melahirkan Nabi.

Keterangan tentang ibu kandung perlu dibedakan dari keterangan tentang perempuan yang menyusui beliau. Pembedaan ini menjaga ketepatan hubungan keluarga. Menghormati seseorang juga berarti menyebut kedudukannya dengan benar. Karena itu, saat menjelaskan keluarga Nabi, kita berusaha menghubungkan nama dengan perannya, bukan hanya mengulang bunyi nama.

Halimah sebagai ibu susuan

Halimah as-Sa‘diyyah adalah ibu susuan Nabi yang disebut pada bait 32. Beliau berasal dari Bani Sa‘d. Ibu susuan menyusui anak yang bukan anak kandungnya. Hubungan ini berbeda dari hubungan ibu kandung, tetapi persusuan mempunyai ketentuan tersendiri dalam fikih. Pada pelajaran ini, kita cukup memahami perbedaan kedudukan keduanya.

Penyebutan Halimah dalam matan tidak berarti beliau satu-satunya perempuan yang pernah menyusui Nabi. Riwayat sahih menyebut Tsuwaibah juga menyusui beliau. Halimah dan Tsuwaibah adalah dua orang yang berbeda. Matan memilih keterangan yang ringkas; untuk mengetahui rincian yang lebih luas, kita membaca sumber sirah dan hadis dengan bimbingan guru.

Mengenal keluarga dengan teliti

Pengenalan keluarga membantu kita menempatkan setiap tokoh dengan tepat. Nazam memuat keterangan ringkas; rincian masa kecil Nabi dipelajari dari sumber sirah dan hadis bersama guru.

Ulangi pelajaran dengan memasangkan nama dan hubungannya: ayah, kakek, ibu kandung, serta ibu susuan. Dengan demikian, Abdullah tidak tertukar dengan Abdul Muththalib, dan Aminah tidak tertukar dengan Halimah.

NamaHubungan dengan Nabi
AbdullahAyah
Abdul MuththalibKakek dari pihak ayah
Aminah binti WahbIbu kandung
Halimah as-Sa‘diyyahIbu susuan yang disebut matan
TsuwaibahJuga menyusui Nabi; disebut dalam hadis sahih

Dalil yang dipelajari

أَرْضَعَتْنِي وَأَبَا سَلَمَةَ ثُوَيْبَةُ

Terjemahan makna

Tsuwaibah telah menyusuiku dan Abu Salamah.

Riwayat al-Bukhari · Petikan hadis [2]

Riwayat ini menunjukkan bahwa pengenalan Halimah dalam matan tidak membatasi seluruh orang yang pernah menyusui Nabi.

Penerapan dalam kehidupan

Ketika membaca Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib, seorang santri menulis: ‘Muhammad adalah putra Abdullah, dan Abdullah adalah putra Abdul Muththalib.’ Ia lalu menyimpulkan bahwa Abdul Muththalib adalah kakek Nabi, bukan ayah langsung beliau.

Rangkuman

Nasab dalam bait ialah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdu Manaf.

Aminah binti Wahb adalah ibu kandung Nabi.

Halimah adalah ibu susuan yang disebut matan; Tsuwaibah juga menyusui beliau.

Pengenalan nasab menuntut ketepatan hubungan, bukan hafalan nama semata.

Hafalan: Bait 31–32 dan hubungan keluarga yang dinyatakan dalamnya. Nasab yang lebih panjang menjadi pengetahuan tambahan, bukan tuntutan hafalan bab ini.

Latihan 6 soal

  1. Lengkapi hubungan ini: ayah Nabi ialah .... Kakeknya ialah .... Abdullah adalah putra ....

    Lihat pedoman jawaban

    Ayah Nabi ialah Abdullah. Kakeknya ialah Abdul Muththalib. Abdullah adalah putra Abdul Muththalib.

  2. Susun dari Nabi menuju leluhurnya: Hasyim, Abdullah, Muhammad, Abdu Manaf, Abdul Muththalib.

    Lihat pedoman jawaban

    Muhammad, Abdullah, Abdul Muththalib, Hasyim, Abdu Manaf.

  3. Pasangkan nama dengan kedudukannya dalam keluarga Nabi.

    Kata atau pernyataanPasangan makna
    1. Aminaha. Ayah
    2. Halimahb. Kakek
    3. Abdullahc. Ibu kandung
    4. Abdul Muththalibd. Ibu susuan
    Lihat pedoman jawaban

    Aminah–ibu kandung; Halimah–ibu susuan; Abdullah–ayah; Abdul Muththalib–kakek.

  4. Tentukan benar atau salah, lalu perbaiki bila salah: “Halimah adalah satu-satunya perempuan yang pernah menyusui Nabi.”

    Lihat pedoman jawaban

    Salah. Halimah adalah ibu susuan yang disebut matan. Tsuwaibah juga menyusui Nabi sebagaimana disebut dalam hadis sahih.

  5. Mengapa nama-nama dalam nasab tidak boleh dipahami sebagai beberapa ayah langsung Nabi?

    Lihat pedoman jawaban

    Nasab menunjukkan hubungan keturunan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Abdullah adalah ayah langsung Nabi; Abdul Muththalib adalah kakeknya, sedangkan Hasyim dan Abdu Manaf berada pada generasi sebelumnya.

  6. Ungkapan “Aminah az-Zuhriyyah” menunjukkan bahwa Aminah ....

    a. berasal dari Bani Zuhrah

    b. merupakan ibu susuan Nabi

    c. berasal dari Bani Sa‘d

    Lihat pedoman jawaban

    Pilihan pertama: berasal dari Bani Zuhrah. Sebutan az-Zuhriyyah menunjukkan kelompok keluarga Aminah.

Catat bacaanmu

Syarah Aqidatul Awam — Kelas 1 · Pelajaran 18 · Nasab ibu kandung dan ibu susuan Nabi

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Aqidatul Awam — Kelas 1 · Pelajaran 18 · Nasab ibu kandung dan ibu susuan NabiVersi 4

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan