Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syair dan gurindam: hubungan antarlarik · Ponpes Temas
← Kembali ke Pustaka
Bahasa Indonesia Kelas VII — Berbahasa Jelas, Berkarya dengan Adab · Ponpes TemasPelajaran 7 / 30
BAB 2 · Dasar kelas VII · semester 1

Syair dan gurindam: hubungan antarlarik

PT-BI-VII-007

Tujuan belajar

Membandingkan pantun, syair, dan gurindam berdasarkan bentuk serta hubungan isi.

Bekal awal: Mengetahui bait dan rima pantun.

Jejak Ponpes Temas

Latihan membacakan karya berkaitan dengan pembiasaan berbicara dan mendengar dalam kegiatan pondok. Pantun, syair, gurindam, dan fantasi di sini adalah karya latihan baru.

Bacaan untuk Pelajaran Ini

2C · Pantun untuk Kawan Belajar

Dua pantun latihan

Karya baru penyusun memakai bentuk pantun; bukan kutipan tradisi lisan atau karya tokoh pondok.

Daun tersusun di atas talam Melati tumbuh di tepi kali Tekun membaca menambah paham Adab dijaga setiap hari

Burung kecil terbang ke taman Singgah sebentar di dahan jati Jika keliru di depan teman Terima koreksi sepenuh hati

Fokus membaca. Baca tiap bait empat larik. Bandingkan fungsi dua larik awal dan dua larik akhir; dengarkan rima akhirnya.

2D · Syair di Meja Belajar

Syair latihan satu bait

Karya baru penyusun sebagai model bentuk syair; bukan naskah syair tradisional yang diklaim berasal dari Ponpes Temas.

Senja mengantar santri belajar Catatan tersusun rapi berjajar Jika tak paham, bertanya wajar Adab dijaga saat berujar

Fokus membaca. Seluruh larik menyampaikan isi. Dengarkan persamaan bunyi akhir /ar/ sebelum menilai kelancaran pembacaan.

2E · Gurindam Memeriksa Kabar

Gurindam latihan

Karya baru penyusun sebagai model gurindam; bukan kutipan pengasuh pondok.

Jika kabar belum kau teliti Jangan sebarkan sesuka hati

Fokus membaca. Temukan hubungan syarat dan nasihat pada pasangan dua larik. Bandingkan dengan sampiran-isi pada pantun.

Seluruh larik menyampaikan isi

Pada model syair 2D, keempat larik merupakan isi dan bunyi akhirnya serupa: belajar, berjajar, wajar, berujar. Bentuk syair yang lazim memakai empat larik dengan rima a-a-a-a. Isi dapat berkembang antarbait menjadi cerita atau nasihat. Jangan membagi dua larik awalnya sebagai sampiran hanya karena jumlah lariknya sama dengan pantun.

Pasangan yang bernalar

Gurindam model 2E terdiri atas dua larik yang berhubungan erat. Larik pertama menyatakan keadaan atau syarat; larik kedua memberi akibat, jawaban, atau nasihat yang berkaitan. Kata “jika” membantu melihat hubungan pada contoh, tetapi tidak semua gurindam harus dimulai dengan kata itu.

Membaca dengan alasan

Perbandingan bentuk harus menyebut bukti. Katakan “keempat larik syair mengembangkan kegiatan belajar”, bukan hanya “syair berbeda”. Ketika membacakan, beri jeda yang mempertahankan hubungan makna. Suara keras bukan tujuan utama; pendengar perlu menangkap sambungan pesan dari larik ke larik.

Telusuri contoh

Mengapa 2D bukan pantun?

  1. Keempat larik menyampaikan isi.
  2. Bunyi akhirnya serupa, membentuk a-a-a-a.
  3. Tidak ada pembagian sampiran-isi seperti model pantun.

Hubungkan dua larik 2E.

  1. Syarat: kabar belum diteliti.
  2. Nasihat: jangan menyebarkannya sesuka hati.
  3. Larik kedua menanggapi keadaan pada larik pertama.
Waspadai kekeliruan

Dua larik berima belum otomatis menjadi gurindam yang padu; hubungan gagasannya harus diperiksa.

Latihan mandiri

1 Sebutkan satu persamaan dan dua perbedaan 2C dan 2D.

Petunjuk awal

Cari bukti pada bacaan, jelaskan kaidah yang dipakai, lalu periksa alasan jawabanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Sama-sama model empat larik per bait. Pantun bersampiran-isi dan berima a-b-a-b; syair seluruhnya isi dan berima a-a-a-a.

2 Apa akibat jika larik kedua gurindam membahas topik yang tidak berkaitan?

Petunjuk awal

Cari bukti pada bacaan, jelaskan kaidah yang dipakai, lalu periksa alasan jawabanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Hubungan nasihat atau sebab-akibat menjadi putus.

3 Parafrasakan nasihat 2E menjadi satu kalimat biasa.

Petunjuk awal

Cari bukti pada bacaan, jelaskan kaidah yang dipakai, lalu periksa alasan jawabanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Periksa kebenaran kabar sebelum menyebarkannya.

4 Buat pasangan dua larik nasihat dengan hubungan yang dapat dijelaskan.

Petunjuk awal

Cari bukti pada bacaan, jelaskan kaidah yang dipakai, lalu periksa alasan jawabanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Jawaban terbuka. Nilai kepaduan syarat/nasihat atau sebab/akibat, kemiripan bunyi akhir, dan kejelasan pesan; jangan menilai hanya jumlah larik.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Rekam pembacaan hanya bila diizinkan, atau tampilkan langsung. Teman menjelaskan makna yang didengar sebelum menilai ekspresi.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Pada syair model, sampiran terdapat pada …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Baca kembali konsep terkait. Periksa semua pilihan dan alasanmu sebelum menjawab.

Pembahasan · buka setelah mencoba

D. tidak ada pembagian sampiran. Seluruh larik merupakan isi.

2 Hubungan dalam 2E ialah …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Baca kembali konsep terkait. Periksa semua pilihan dan alasanmu sebelum menjawab.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. syarat dan nasihat. Kabar yang belum diteliti menjadi syarat bagi nasihat menahan penyebaran.

3 Rima model 2D ialah …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Baca kembali konsep terkait. Periksa semua pilihan dan alasanmu sebelum menjawab.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. a-a-a-a. Keempat larik berakhir dengan kemiripan bunyi ar.

Coba di Ponpes Temas

Buat kartu perbandingan tiga bentuk puisi. Cantumkan contoh dari bacaan, bukan kutipan yang diklaim berasal dari pengasuh.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pondok Pesantren Ibadurrahman TemasVersi 1 · 13 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Bahasa Indonesia Kelas VII — Berbahasa Jelas, Berkarya dengan Adab · Pelajaran 7 · Syair dan gurindam: hubungan antarlarik

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Bahasa Indonesia Kelas VII — Berbahasa Jelas, Berkarya dengan Adab · Pelajaran 7 · Syair dan gurindam: hubungan antarlarikVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan