Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Citraan dan benda yang berbicara · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
Bahasa Indonesia Kelas IXPelajaran 17 / 32
BAB 5 · Kelas IX · semester 2

Citraan dan benda yang berbicara

INDO9-17

Tujuan belajar

Menafsirkan citraan dengan bukti kata serta hubungan antarlarik.

Bekal awal: Makna kata dan pengalaman inderawi.

Konteks bab

Suasana pengembalian perlengkapan memberi konteks karya. Puisi berikut disusun baru untuk latihan; bukan kutipan karya orang lain atau laporan kejadian nyata.

Bacaan dan kasus

5 · Setelah ruang lengang

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Sapu bersandar di sudut, ujungnya masih menyimpan debu pagi. Satu kursi dirapatkan, jalan kecil kembali terbuka.

Di meja, buku menutup percakapan, selembar penanda menunggu esok. Tak ada nama diteriakkan, hanya bunyi kait bertemu pintu.

Aku memeriksa telapak tangan: ada garis yang tak berasal dari tinta. Pekerjaan selesai, tetapi ruang masih mengajari cara pulang.

Catatan pembacaan: aku lirik dapat ditafsirkan merasakan tanggung jawab atau ketenangan setelah kerja. Tunjukkan larik pendukung; jangan menyamakan suara puisi dengan pengalaman pribadi penyusun.

Fokus pemeriksaan. Apa yang ditunjukkan benda, bunyi, dan ruang tentang suasana akhir kegiatan?

Menghadirkan pengalaman

Citraan mengajak pembaca membayangkan penglihatan, bunyi, sentuhan, atau pengalaman inderawi lain. “Lantai masih menyimpan dingin” memberi kesan berbeda dari “lantai dingin”. Pilihan kata dapat menghubungkan benda dengan suasana, bukan sekadar menamai keadaan.

Bukti dalam larik

Penafsiran perlu menunjuk kata yang mendukung. Larik tentang pintu terbuka dapat mengisyaratkan kesempatan, tetapi maknanya bergantung larik lain. Jangan memaksakan satu lambang selalu mempunyai arti yang sama pada semua puisi.

Suasana tidak sama dengan perasaan penulis

Aku lirik adalah suara dalam puisi, bukan otomatis penulis nyata. Suasana dibangun oleh pilihan kata, bunyi, jeda, dan hubungan gambaran. Pembaca dapat mempunyai tafsiran berbeda selama alasan serta bukti teksnya dapat dibahas.

Telusuri contoh

Larik rekaan: “Di ujung sapu, debu mengingat langkah pagi.”

  1. Benda dan gerak memberi citraan visual.
  2. Kata mengingat memberi sifat manusia pada debu.
  3. Tafsiran tentang jejak kegiatan perlu dihubungkan dengan larik lain.

Pembaca menyatakan setiap pintu selalu berarti kebebasan.

  1. Itu generalisasi simbol.
  2. Periksa apakah pintu dalam puisi terbuka, terkunci, atau ditinggalkan.
  3. Makna dibangun oleh konteks, bukan kamus simbol tunggal.
Waspadai kekeliruan

Puisi tidak selalu mempunyai satu arti rahasia yang harus ditebak persis.

Latihan mandiri

1 Apa fungsi citraan?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Membangun pengalaman inderawi dalam imajinasi pembaca.

2 Apa bukti penafsiran yang baik?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Kata, larik, pola bunyi, atau hubungan bagian teks yang relevan.

3 Aku lirik selalu sama dengan penyair nyata?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak.

4 Mengapa tafsiran dapat berbeda?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Pembaca menimbang hubungan teks dan pengalaman secara berbeda, tetapi tetap perlu bukti.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Bandingkan suasana ketika satu kata konkret diganti kata abstrak.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Tafsiran paling kuat adalah yang…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

D. Menunjuk bukti pada larik. Makna perlu didukung hubungan dalam teks.

Praktik dan refleksi

Tandai tiga kata pembentuk citraan pada puisi bab dan jelaskan pengaruhnya.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Bahasa Indonesia Kelas IX · Pelajaran 17 · Citraan dan benda yang berbicara

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Bahasa Indonesia Kelas IX · Pelajaran 17 · Citraan dan benda yang berbicaraVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan