Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Majas dan ketepatan pilihan kata · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
Bahasa Indonesia Kelas IXPelajaran 18 / 32
BAB 5 · Kelas IX · semester 2

Majas dan ketepatan pilihan kata

INDO9-18

Tujuan belajar

Menggunakan perbandingan serta personifikasi sesuai tujuan puisi.

Bekal awal: Makna literal dan kiasan.

Konteks bab

Suasana pengembalian perlengkapan memberi konteks karya. Puisi berikut disusun baru untuk latihan; bukan kutipan karya orang lain atau laporan kejadian nyata.

Bacaan dan kasus

5 · Setelah ruang lengang

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Sapu bersandar di sudut, ujungnya masih menyimpan debu pagi. Satu kursi dirapatkan, jalan kecil kembali terbuka.

Di meja, buku menutup percakapan, selembar penanda menunggu esok. Tak ada nama diteriakkan, hanya bunyi kait bertemu pintu.

Aku memeriksa telapak tangan: ada garis yang tak berasal dari tinta. Pekerjaan selesai, tetapi ruang masih mengajari cara pulang.

Catatan pembacaan: aku lirik dapat ditafsirkan merasakan tanggung jawab atau ketenangan setelah kerja. Tunjukkan larik pendukung; jangan menyamakan suara puisi dengan pengalaman pribadi penyusun.

Fokus pemeriksaan. Apa yang ditunjukkan benda, bunyi, dan ruang tentang suasana akhir kegiatan?

Perbandingan membuka hubungan

Majas membantu melihat sesuatu melalui hubungan yang tidak dinyatakan secara biasa. Simile memakai penanda seperti bagai atau seperti; metafora menyandingkan secara lebih langsung. Personifikasi memberi tindakan atau sifat manusia pada benda atau gagasan. Nama majas membantu analisis, tetapi pengaruhnya pada makna lebih penting daripada hafalan label.

Kata yang bekerja

Diksi adalah pilihan kata dengan mempertimbangkan makna, bunyi, dan suasana. Kata pulang berbeda nuansa dari kembali; keduanya tidak selalu dapat ditukar tanpa mengubah hubungan emosional. Kata yang terlalu umum dapat diperkuat dengan benda atau tindakan konkret.

Hindari hiasan berlebihan

Banyak majas tidak otomatis membuat puisi kuat. Perbandingan yang bertumpuk dapat saling mengganggu. Pilih gambaran yang membantu gagasan utama dan periksa apakah pembaca masih dapat mengikuti hubungan antarlarik.

Telusuri contoh

“Catatan itu jembatan menuju percakapan.”

  1. Catatan tidak benar-benar menjadi bangunan.
  2. Metafora menghubungkan catatan dengan penghubung antargagasan atau orang.
  3. Penafsiran diperiksa melalui konteks.

“Jendela menguap saat pagi datang.”

  1. Jendela diberi tindakan manusia.
  2. Personifikasi membangun suasana bangun atau awal hari.
  3. Efeknya bergantung hubungan dengan bagian lain.
Waspadai kekeliruan

Majas tidak perlu sebanyak mungkin; setiap pilihan sebaiknya mempunyai fungsi.

Latihan mandiri

1 Apa penanda umum simile?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Seperti, bagai, laksana, atau penanda perbandingan sejenis.

2 Mengapa mengetahui nama majas saja belum cukup?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Analisis juga perlu menjelaskan pengaruhnya pada makna dan suasana.

3 Apa yang dimaksud diksi?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Pilihan kata berdasarkan makna, bunyi, dan tujuan.

4 Perbaiki kalimat abstrak “kegiatan itu sangat bermakna” menjadi citraan.

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Contoh: “Satu kursi dirapatkan; percakapan kembali mendapat tempat.” Jawaban lain dinilai dari hubungan konkret dan maksudnya.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Bandingkan dua kata berdekatan makna dan jelaskan perubahan suasananya.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 “Jam dinding menegur keterlambatanku” terutama memakai…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. Personifikasi. Benda diberi tindakan manusia, yaitu menegur.

Praktik dan refleksi

Tulis tiga larik dengan satu gambaran utama dan hapus hiasan yang tidak membantu.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Bahasa Indonesia Kelas IX · Pelajaran 18 · Majas dan ketepatan pilihan kata

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Bahasa Indonesia Kelas IX · Pelajaran 18 · Majas dan ketepatan pilihan kataVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan