Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Kritik yang mempunyai dasar · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
Bahasa Indonesia Kelas IXPelajaran 5 / 32
BAB 2 · Kelas IX · semester 1

Kritik yang mempunyai dasar

INDO9-05

Tujuan belajar

Membedakan penilaian, bukti, dan alasan dalam tanggapan.

Bekal awal: Fakta dan pendapat.

Konteks bab

Revisi bahan tampil pada Hiwarut Thalabah PDF 65 menjadi konteks. Dua rancangan petunjuk berikut dibuat untuk latihan, bukan salinan aturan pondok.

Bacaan dan kasus

2 · Dua rancangan petunjuk

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Rancangan A: “Setelah kegiatan, bereskan semua alat dengan baik. Jangan sampai ada masalah. Semua harus tertib.” Rancangan B: “Setelah kegiatan, cocokkan alat dengan daftar pinjam. Pisahkan alat rusak dan laporkan kepada pendamping. Bersihkan alat sesuai petunjuk, keringkan bila perlu, lalu kembalikan ke tempat yang ditentukan.”

B lebih jelas dalam urutan tindakan, tetapi belum menyebut siapa yang memeriksa daftar serta di mana laporan disampaikan. A lebih singkat, namun kata “baik” dan “tertib” belum menjelaskan tindakan yang dapat diikuti. Keduanya dapat diperbaiki berdasarkan sasaran pembaca dan keadaan penggunaan.

Tanggapan yang membantu tidak berbunyi “pembuat A malas”. Tanggapan dapat menunjukkan kata kabur, kebutuhan informasi, dan contoh revisi. Petunjuk hasil latihan tetap memerlukan penyesuaian serta persetujuan pihak yang berwenang sebelum menjadi aturan nyata.

Fokus pemeriksaan. Kriteria apa yang paling relevan untuk membandingkan dua rancangan?

Menilai karya, bukan merendahkan orang

Kritik membantu pembaca atau pembuat memahami mutu karya. Penilaian seperti “petunjuk ini membingungkan” perlu bukti bagian yang dimaksud. Jelaskan hubungan bukti dengan kebutuhan pembaca. Kritik terhadap kalimat tidak sama dengan serangan terhadap kecerdasan penulis.

Tiga unsur tanggapan

Tanggapan yang kuat memuat penilaian, bukti, dan alasan. Contoh: “Urutan petunjuk perlu diperjelas karena langkah mengeringkan alat muncul sebelum langkah mencucinya.” Bukti konkret membuat pembuat dapat memperbaiki, sedangkan kata buruk saja tidak menunjukkan jalan.

Kriteria yang diketahui

Sebelum menilai, tentukan kriteria seperti ketepatan isi, keterbacaan, kelengkapan, atau kesesuaian pembaca. Karya untuk anak pemula tidak selalu perlu istilah sebanyak tulisan ahli. Kriteria membantu menghindari penilaian yang hanya berdasarkan selera pribadi.

Telusuri contoh

Komentar: “Postermu jelek.”

  1. Penilaian tidak mempunyai bukti atau arah perbaikan.
  2. Revisi: “Tulisan bagian jadwal terlalu kecil untuk dibaca dari jarak satu meter.”
  3. Tambahkan usulan memperbesar bagian penting dan mengujinya.

Komentar: “Urutannya jelas karena setiap langkah diawali kata kerja dan nomor berurutan.”

  1. Ada penilaian: jelas.
  2. Ada bukti: kata kerja dan nomor.
  3. Alasan dapat diperkuat dengan hasil uji pembaca.
Waspadai kekeliruan

Pendapat yang keras belum tentu kritik yang kuat; kekuatannya terletak pada bukti dan alasan.

Latihan mandiri

1 Apa tiga unsur tanggapan beralasan?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Penilaian, bukti, dan alasan penghubung.

2 Mengapa menyerang penulis tidak membantu revisi?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak menunjukkan masalah karya dan dapat merendahkan orang.

3 Sebutkan dua kriteria menilai petunjuk.

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Ketepatan urutan dan kejelasan tindakan, misalnya.

4 Perbaiki “Bahasanya buruk”.

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Contoh: “Kata ‘itu’ pada kalimat kedua belum jelas merujuk benda mana; sebutkan nama bendanya.”

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Bandingkan kritik berdasarkan selera dengan kritik berdasarkan kebutuhan pembaca.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Kritik paling membantu ialah…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. Langkah ketiga belum menyebut alat yang dipakai. Masalah konkret dapat ditindaklanjuti tanpa menyerang pribadi.

Praktik dan refleksi

Tulis satu pujian spesifik dan satu saran spesifik untuk teks rekaan.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Bahasa Indonesia Kelas IX · Pelajaran 5 · Kritik yang mempunyai dasar

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Bahasa Indonesia Kelas IX · Pelajaran 5 · Kritik yang mempunyai dasarVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan