Lewati navigasi
Pustaka TEMASFisika Kelas X
IBADURRAHMAN TEMASمَكْتَبَةُ الطَّلَبَةِFisika Kelas XPustaka digital
Kembali ke koleksiPengetahuan Umum

Fisika Kelas X

Fisika Kelas X: 6 bab, 12 pelajaran, latihan berpembahasan, kuis, proyek, evaluasi, tampilan baca, dan belajar interaktif.

SMA/MA kelas 10 · 6 bab · 12 pelajaran · Baca & belajarBuku web
Mulai belajarBaca kitab

Sumber: Pustaka TEMAS · rujukan resmi dan sumber primer tercantum

Versi 2 · Aktif23 Okt 2026 · 08.17 WITA
Baca naskah · Versi 2 · Naskah baca web · edisi pendalaman

Tampilan baca menampilkan teks dan tabel dokumen.

Naskah lengkap · Teks web

PUSTAKA TEMAS · Edisi pendalaman · 23 Oktober 2026

Fisika Kelas X

Menjelaskan gejala melalui model dan pengukuran

Buku Fisika kelas X menyediakan jalur baca utuh dan belajar per pelajaran. Setiap bab bergerak dari persoalan, konsep, bukti, latihan, proyek, hingga revisi.

Ilmu dipakai dengan adab: data dicatat jujur, sumber disebut, keselamatan dijaga, dan manfaat diperiksa. Naskah disusun dengan bantuan AI dan perlu terus diperbaiki melalui telaah guru serta hasil belajar.

Seluruh kasus dan angka latihan merupakan simulasi. Naskah disusun dengan bantuan AI dan belum memperoleh telaah ahli manusia. Nomor pelajaran tetap sama dengan edisi awal; isi edisi ini diperdalam.

Bab 1 · Pengukuran dan vektor

Pengukuran dilaporkan dengan satuan, ketelitian, dan ketidakpastian; vektor memuat besar sekaligus arah.

Pelajaran 1 · Besaran, satuan, dan ketidakpastian

Tujuan

Melaporkan pengukuran dengan satuan, ketidakpastian, dan angka penting yang sesuai.

Bekal awal: Membaca satuan, tabel, dan hubungan sebab-akibat sederhana.

Pahami konsepnya

Besaran menyatakan sifat yang dapat diukur. Nilai tanpa satuan belum lengkap: panjang 2 m berbeda dari 2 cm. Ketelitian alat membatasi digit yang layak dilaporkan; pengulangan membantu melihat sebaran, tetapi tidak otomatis menghilangkan kesalahan kalibrasi.

Cara kerja dan batas model

Untuk latihan penggaris analog, gunakan ketidakpastian pembacaan setengah skala terkecil bila prosedurnya sesuai. Ini perkiraan sederhana, bukan aturan universal semua alat. Ketidakpastian relatif adalah ketidakpastian absolut dibagi hasil ukur.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Panjangsatuan SI meter (m)
Ketidakpastian absolutmemiliki satuan yang sama dengan hasil
Ketidakpastian relatifΔx/x × 100%

Contoh bertahap

Penggaris berskala 1 mm menunjukkan panjang 12,3 cm. Bagaimana laporan sederhananya?

  1. Setengah skala terkecil adalah 0,5 mm = 0,05 cm.
  2. Samakan posisi desimal: panjang (12,30 ± 0,05) cm.
  3. Ketidakpastian relatif sekitar 0,41%; ini belum memasukkan kesalahan titik nol.

Waspadai kekeliruan

Menambah digit kalkulator selalu membuat pengukuran lebih teliti. — Tidak tepat. Digit tambahan tidak memperbaiki kemampuan alat. Hasil hitung dibulatkan sesuai ketidakpastian masukan.

Latihan mandiri

  1. Tiga pengukuran panjang adalah 8,1; 8,2; dan 8,3 cm. Tentukan rata-rata dan setengah rentangnya.

    Petunjuk

    Rentang adalah nilai terbesar dikurangi terkecil.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Rata-rata 8,2 cm; setengah rentang (8,3 − 8,1)/2 = 0,1 cm. Laporan sederhana (8,2 ± 0,1) cm menggambarkan sebaran, bukan jaminan seluruh galat tercakup.

  2. Periksa pernyataan: “Menambah digit kalkulator selalu membuat pengukuran lebih teliti.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Digit tambahan tidak memperbaiki kemampuan alat. Hasil hitung dibulatkan sesuai ketidakpastian masukan.

Kuis dan pembahasan

  1. Skala terkecil 2 mm memberi perkiraan setengah skala sebesar …

    1. 0,1 mm
    2. 1 mm
    3. 2 mm
    4. 4 mm
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: 1 mm

    Setengah dari 2 mm adalah 1 mm; jangan mengubah satuan tanpa faktor konversi.

Praktik dan refleksi

Ukur buku tertutup tiga kali dengan penggaris. Catat posisi nol, satuan, rata-rata, dan rentang; jelaskan satu sumber galat yang tidak hilang oleh pengulangan.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Melaporkan pengukuran dengan satuan, ketidakpastian, dan angka penting yang sesuai.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Melaporkan pengukuran dengan satuan, ketidakpastian, dan angka penting yang sesuai.

Tanyakan sebelum belajar: Skala terkecil 2 mm memberi perkiraan setengah skala sebesar …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Digit tambahan tidak memperbaiki kemampuan alat. Hasil hitung dibulatkan sesuai ketidakpastian masukan.

Ukur buku tertutup tiga kali dengan penggaris. Catat posisi nol, satuan, rata-rata, dan rentang; jelaskan satu sumber galat yang tidak hilang oleh pengulangan.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.
  • BIPM · SI Brochure — Satuan dan sistem pengukuran SI.

Pelajaran 2 · Vektor dan resultan

Tujuan

Menjumlahkan vektor tegak lurus dan membedakan jarak dari perpindahan.

Bekal awal: Bekal terkait: Besaran, satuan, dan ketidakpastian. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Skalar cukup dinyatakan dengan besar, sedangkan vektor memerlukan arah. Dua perjalanan sama panjang dapat menghasilkan perpindahan berbeda. Resultan vektor diperoleh dengan menyambung ujung-pangkal atau menjumlahkan komponen pada sumbu yang dipilih.

Cara kerja dan batas model

Untuk komponen tegak lurus, besar resultan R = √(Rx² + Ry²). Arah harus ditentukan dari tanda komponen, bukan hanya nilai sudut kalkulator. Rumus Pythagoras tidak langsung berlaku bagi dua vektor yang membentuk sudut sembarang.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Skalarcontoh: waktu dan jarak
Vektorcontoh: perpindahan dan gaya
KomponenRx dan Ry pada sumbu yang dipilih

Contoh bertahap

Siswa berjalan 6 m ke timur lalu 8 m ke utara. Tentukan jarak dan perpindahannya.

  1. Jarak lintasan adalah 6 + 8 = 14 m.
  2. Perpindahan memiliki komponen (6, 8) m, sehingga besarnya √100 = 10 m.
  3. Arahnya timur laut, sekitar 53° ke utara dari timur.

Waspadai kekeliruan

Besar resultan selalu sama dengan jumlah besar semua vektor. — Tidak tepat. Itu hanya berlaku untuk vektor searah. Arah berbeda dapat memperkecil atau meniadakan resultan.

Latihan mandiri

  1. Gaya 9 N ke kanan dan 5 N ke kiri bekerja pada titik yang sama. Berapa resultannya?

    Petunjuk

    Tetapkan kanan sebagai positif.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Resultan 9 − 5 = 4 N ke kanan. Menulis 14 N mengabaikan arah gaya kedua.

  2. Periksa pernyataan: “Besar resultan selalu sama dengan jumlah besar semua vektor.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Itu hanya berlaku untuk vektor searah. Arah berbeda dapat memperkecil atau meniadakan resultan.

Kuis dan pembahasan

  1. Perpindahan 3 m ke timur disusul 3 m ke barat menghasilkan …

    1. 0 m
    2. 6 m ke barat
    3. 3 m ke utara
    4. 6 m ke timur
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: 0 m

    Posisi akhir sama dengan awal sehingga perpindahan nol, meskipun jarak tempuh 6 m.

Praktik dan refleksi

Gambar tiga rute di kertas berpetak yang memiliki titik awal dan akhir sama tetapi panjang lintasan berbeda. Bandingkan jarak serta perpindahannya.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menjumlahkan vektor tegak lurus dan membedakan jarak dari perpindahan.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menjumlahkan vektor tegak lurus dan membedakan jarak dari perpindahan.

Tanyakan sebelum belajar: Perpindahan 3 m ke timur disusul 3 m ke barat menghasilkan …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Itu hanya berlaku untuk vektor searah. Arah berbeda dapat memperkecil atau meniadakan resultan.

Gambar tiga rute di kertas berpetak yang memiliki titik awal dan akhir sama tetapi panjang lintasan berbeda. Bandingkan jarak serta perpindahannya.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.
  • BIPM · SI Brochure — Satuan dan sistem pengukuran SI.

Bab 2 · Kinematika

Kinematika mendeskripsikan posisi, kecepatan, dan percepatan melalui model, grafik, serta batas sistem acuan.

Pelajaran 3 · Gerak lurus dan grafik

Tujuan

Membaca kecepatan dari grafik posisi dan perpindahan dari grafik kecepatan.

Bekal awal: Bekal terkait: Vektor dan resultan. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Posisi menunjukkan letak terhadap titik acuan. Kecepatan rata-rata adalah perubahan posisi dibagi selang waktu; percepatan adalah perubahan kecepatan per waktu. Kecepatan negatif berarti arah berlawanan dengan sumbu positif, bukan selalu gerak melambat.

Cara kerja dan batas model

Kemiringan grafik posisi–waktu memberi kecepatan. Luas bertanda di bawah grafik kecepatan–waktu memberi perpindahan. Persamaan v = v₀ + at dan Δx = v₀t + ½at² berlaku untuk percepatan konstan.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Kecepatan rata-rataΔx/Δt, satuan m/s
PercepatanΔv/Δt, satuan m/s²
Luas grafik v–tperpindahan, bukan selalu jarak

Contoh bertahap

Benda mula-mula diam dipercepat 2 m/s² selama 5 s. Tentukan v dan perpindahannya.

  1. Kecepatan akhir v = 0 + 2 × 5 = 10 m/s.
  2. Perpindahan Δx = ½ × 2 × 5² = 25 m.
  3. Pada grafik v–t, luas segitiga ½ × 5 × 10 juga 25 m.

Waspadai kekeliruan

Grafik posisi yang mendatar menunjukkan benda bergerak dengan kecepatan tetap bukan nol. — Tidak tepat. Posisi tidak berubah saat waktu bertambah; kecepatannya nol. Garis miring lurus menunjukkan kecepatan konstan bukan nol.

Latihan mandiri

  1. Benda bergerak 4 m/s selama 3 s lalu −2 m/s selama 2 s. Hitung perpindahan dan jarak.

    Petunjuk

    Jumlahkan luas bertanda untuk perpindahan, luas mutlak untuk jarak.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Perpindahan 12 − 4 = 8 m. Jarak 12 + 4 = 16 m karena benda sempat berbalik arah.

  2. Periksa pernyataan: “Grafik posisi yang mendatar menunjukkan benda bergerak dengan kecepatan tetap bukan nol.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Posisi tidak berubah saat waktu bertambah; kecepatannya nol. Garis miring lurus menunjukkan kecepatan konstan bukan nol.

Kuis dan pembahasan

  1. Kecepatan berubah dari 2 menjadi 14 m/s dalam 4 s. Percepatan rata-ratanya …

    1. 12 m/s²
    2. 3 m/s²
    3. 56 m/s²
    4. 4 m/s²
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: 3 m/s²

    Perubahan kecepatan 12 m/s dibagi 4 s menghasilkan 3 m/s², bukan kecepatan akhir dibagi waktu.

Praktik dan refleksi

Buat grafik v–t dengan satu bagian positif dan satu negatif. Hitung luas tiap bagian lalu jelaskan perbedaan jarak dan perpindahan.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Membaca kecepatan dari grafik posisi dan perpindahan dari grafik kecepatan.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Membaca kecepatan dari grafik posisi dan perpindahan dari grafik kecepatan.

Tanyakan sebelum belajar: Kecepatan berubah dari 2 menjadi 14 m/s dalam 4 s. Percepatan rata-ratanya …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Posisi tidak berubah saat waktu bertambah; kecepatannya nol. Garis miring lurus menunjukkan kecepatan konstan bukan nol.

Buat grafik v–t dengan satu bagian positif dan satu negatif. Hitung luas tiap bagian lalu jelaskan perbedaan jarak dan perpindahan.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.

Pelajaran 4 · Gerak parabola dan gerak melingkar

Tujuan

Menguraikan gerak parabola dan menentukan percepatan sentripetal.

Bekal awal: Bekal terkait: Gerak lurus dan grafik. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Pada model parabola tanpa hambatan udara, gerak horizontal berkecepatan tetap dan gerak vertikal dipercepat gravitasi. Pada gerak melingkar beraturan, besar kecepatan tetap tetapi arahnya berubah, sehingga tetap ada percepatan menuju pusat.

Cara kerja dan batas model

Parabola memakai x = v₀x t dan y = v₀y t − ½gt². Untuk lingkaran, a = v²/r. Gaya sentripetal bukan jenis gaya baru: ia nama untuk resultan gaya radial, misalnya tegangan tali atau gravitasi.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Horizontal parabolaax = 0 pada model ideal
Vertikal parabolaay = −g jika atas positif
Sentripetala = v²/r menuju pusat

Contoh bertahap

Bola diluncurkan mendatar 6 m/s dari ketinggian 5 m. Ambil g = 10 m/s².

  1. Gerak vertikal memberi 5 = ½ × 10 × t², jadi t = 1 s.
  2. Jangkauan mendatar x = 6 × 1 = 6 m.
  3. Hasil mengabaikan hambatan udara dan ukuran bola; kecepatan horizontal tidak menentukan waktu jatuh dalam model ini.

Waspadai kekeliruan

Di puncak parabola, seluruh kecepatan benda nol. — Tidak tepat. Komponen vertikal nol sesaat, tetapi komponen horizontal tetap ada jika peluncuran tidak vertikal.

Latihan mandiri

  1. Benda bergerak melingkar dengan v = 4 m/s dan r = 2 m. Berapa percepatan radialnya?

    Petunjuk

    Kuadratkan kecepatan sebelum membagi jari-jari.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    a = 4²/2 = 8 m/s² menuju pusat. Bila v digandakan pada r tetap, percepatan menjadi empat kali.

  2. Periksa pernyataan: “Di puncak parabola, seluruh kecepatan benda nol.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Komponen vertikal nol sesaat, tetapi komponen horizontal tetap ada jika peluncuran tidak vertikal.

Kuis dan pembahasan

  1. Kecepatan melingkar tetap besarnya. Mengapa ada percepatan?

    1. Massa selalu bertambah
    2. Arah kecepatan berubah
    3. Jari-jari harus mengecil
    4. Waktu berhenti di tiap putaran
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: Arah kecepatan berubah

    Percepatan adalah perubahan vektor kecepatan; perubahan arah saja sudah cukup.

Praktik dan refleksi

Buat dua sketsa: komponen kecepatan di tiga titik parabola dan arah percepatan di empat titik lingkaran. Gunakan simulasi atau gambar, bukan melempar benda dari ketinggian.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menguraikan gerak parabola dan menentukan percepatan sentripetal.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menguraikan gerak parabola dan menentukan percepatan sentripetal.

Tanyakan sebelum belajar: Kecepatan melingkar tetap besarnya. Mengapa ada percepatan?

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Komponen vertikal nol sesaat, tetapi komponen horizontal tetap ada jika peluncuran tidak vertikal.

Buat dua sketsa: komponen kecepatan di tiga titik parabola dan arah percepatan di empat titik lingkaran. Gunakan simulasi atau gambar, bukan melempar benda dari ketinggian.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.

Bab 3 · Dinamika

Perubahan gerak dijelaskan oleh resultan gaya; diagram benda bebas mencegah pencampuran gaya pada benda berbeda.

Pelajaran 5 · Hukum Newton dan diagram gaya

Tujuan

Membuat diagram benda bebas dan menggunakan ΣF = ma pada satu benda.

Bekal awal: Bekal terkait: Gerak parabola dan gerak melingkar. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Diagram benda bebas hanya memuat gaya yang bekerja pada benda yang dipilih. Berat adalah tarikan gravitasi, gaya normal berasal dari permukaan, dan tegangan berasal dari tali. Hukum II Newton menghubungkan resultan gaya dengan percepatan, bukan langsung dengan kecepatan.

Cara kerja dan batas model

Pilih sumbu, gambar gaya, lalu jumlahkan komponen. Pasangan aksi–reaksi sama besar dan berlawanan arah tetapi bekerja pada dua benda berbeda. Karena itu pasangan tersebut tidak saling meniadakan pada diagram satu benda.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Beratw = mg ke bawah
ResultanΣF = ma
Normalgaya kontak tegak lurus permukaan

Contoh bertahap

Balok 3 kg pada lantai licin ditarik mendatar 12 N; g = 10 m/s².

  1. Diagram memuat berat 30 N ke bawah, normal 30 N ke atas, dan tarikan 12 N ke kanan.
  2. Resultan vertikal nol karena tidak ada percepatan vertikal.
  3. Resultan horizontal 12 N memberi a = 12/3 = 4 m/s² ke kanan.

Waspadai kekeliruan

Benda yang bergerak harus selalu memiliki resultan gaya searah geraknya. — Tidak tepat. Benda dapat bergerak dengan kecepatan konstan saat resultan nol. Gaya resultan menyebabkan perubahan kecepatan.

Latihan mandiri

  1. Balok 4 kg mendapat gaya 18 N ke kanan dan 6 N ke kiri. Tentukan percepatannya.

    Petunjuk

    Jumlahkan gaya dengan tanda sebelum membagi massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    ΣF = 12 N ke kanan; a = 12/4 = 3 m/s² ke kanan. Besar kecepatan saat itu tidak diketahui.

  2. Periksa pernyataan: “Benda yang bergerak harus selalu memiliki resultan gaya searah geraknya.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Benda dapat bergerak dengan kecepatan konstan saat resultan nol. Gaya resultan menyebabkan perubahan kecepatan.

Kuis dan pembahasan

  1. Pasangan reaksi terhadap gaya Bumi menarik buku adalah …

    1. Udara menekan buku
    2. Buku menekan meja
    3. Buku menarik Bumi
    4. Meja menekan buku
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: Buku menarik Bumi

    Aksi–reaksi melibatkan dua benda yang sama: Bumi dan buku. Normal meja bukan pasangan berat buku.

Praktik dan refleksi

Gambar diagram untuk buku diam di meja dan buku yang diangkat dipercepat ke atas. Bandingkan besar gaya angkat dengan berat tanpa mencoba mengangkat beban berat.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Membuat diagram benda bebas dan menggunakan ΣF = ma pada satu benda.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Membuat diagram benda bebas dan menggunakan ΣF = ma pada satu benda.

Tanyakan sebelum belajar: Pasangan reaksi terhadap gaya Bumi menarik buku adalah …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Benda dapat bergerak dengan kecepatan konstan saat resultan nol. Gaya resultan menyebabkan perubahan kecepatan.

Gambar diagram untuk buku diam di meja dan buku yang diangkat dipercepat ke atas. Bandingkan besar gaya angkat dengan berat tanpa mencoba mengangkat beban berat.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut

Pelajaran 6 · Gesekan serta penerapan gaya

Tujuan

Membedakan gesekan statis dan kinetis serta menentukan apakah benda mulai bergerak.

Bekal awal: Bekal terkait: Hukum Newton dan diagram gaya. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Gesekan statis menyesuaikan kebutuhan untuk mencegah slip hingga nilai maksimum μsN. Setelah permukaan bergeser, model sederhana memakai gesekan kinetis μkN. Arah gesekan melawan gerak relatif atau kecenderungan slip, bukan selalu berlawanan dengan gerak benda terhadap tanah.

Cara kerja dan batas model

Hitung dahulu normal dari keseimbangan tegak lurus permukaan. Periksa apakah gaya yang dibutuhkan melampaui batas gesekan statis. Rumus N = mg hanya cocok bila tidak ada percepatan vertikal maupun komponen gaya vertikal lain pada bidang mendatar.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Statis0 ≤ fs ≤ μsN
Kinetisfk ≈ μkN
Koefisien gesektidak bersatuan dalam model ini

Contoh bertahap

Balok 2 kg di lantai, μs = 0,4 dan μk = 0,3; g = 10. Ditarik 6 N mendatar.

  1. Normal N = 20 N.
  2. Batas statis 0,4 × 20 = 8 N.
  3. Karena 6 N belum melampaui batas, balok diam dan gesekan aktual 6 N, bukan 8 N.

Waspadai kekeliruan

Gesekan statis selalu sama dengan μsN. — Tidak tepat. μsN adalah nilai maksimum. Besar aktual ditentukan gaya yang perlu diimbangi selama benda tidak slip.

Latihan mandiri

  1. Pada balok contoh, tarikan dinaikkan menjadi 10 N. Hitung percepatan setelah bergerak.

    Petunjuk

    Setelah slip gunakan μk, bukan μs.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Gesekan kinetis 0,3 × 20 = 6 N. Resultan 10 − 6 = 4 N; a = 4/2 = 2 m/s².

  2. Periksa pernyataan: “Gesekan statis selalu sama dengan μsN.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    μsN adalah nilai maksimum. Besar aktual ditentukan gaya yang perlu diimbangi selama benda tidak slip.

Kuis dan pembahasan

  1. Balok diam tanpa tarikan horizontal di lantai datar memiliki gesekan statis …

    1. 0 N
    2. selalu sama berat
    3. selalu μsN
    4. tak terbatas
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: 0 N

    Tidak ada kecenderungan slip horizontal sehingga tidak diperlukan gaya gesekan horizontal.

Praktik dan refleksi

Buat tabel prediksi gaya tarik 0, 4, 8, dan 10 N untuk balok contoh. Tandai keadaan diam, ambang, atau bergerak serta model gesekan yang dipakai.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Membedakan gesekan statis dan kinetis serta menentukan apakah benda mulai bergerak.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Membedakan gesekan statis dan kinetis serta menentukan apakah benda mulai bergerak.

Tanyakan sebelum belajar: Balok diam tanpa tarikan horizontal di lantai datar memiliki gesekan statis …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: μsN adalah nilai maksimum. Besar aktual ditentukan gaya yang perlu diimbangi selama benda tidak slip.

Buat tabel prediksi gaya tarik 0, 4, 8, dan 10 N untuk balok contoh. Tandai keadaan diam, ambang, atau bergerak serta model gesekan yang dipakai.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut

Bab 4 · Usaha dan energi

Energi berpindah atau berubah bentuk; persamaan kekekalan digunakan setelah sistem dan gaya nonkonservatif dijelaskan.

Pelajaran 7 · Usaha, energi kinetik, dan potensial

Tujuan

Menghitung usaha dan perubahan energi kinetik maupun potensial gravitasi.

Bekal awal: Bekal terkait: Gesekan serta penerapan gaya. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Usaha oleh gaya konstan adalah hasil kali komponen gaya sepanjang perpindahan dengan perpindahan. Energi kinetik bergantung pada kuadrat kecepatan. Energi potensial gravitasi dekat permukaan Bumi bergantung pada ketinggian terhadap acuan yang dipilih.

Cara kerja dan batas model

W = Fs cos θ dan usaha total = ΔEk. Berat dapat melakukan usaha negatif saat benda naik. Nilai Ep = mgh boleh berbeda karena acuan, tetapi perubahan Ep antara dua titik tetap sama untuk acuan yang konsisten.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Usahajoule (J), W = Fs cos θ
Energi kinetikEk = ½mv²
Energi potensialEp = mgh dekat permukaan Bumi

Contoh bertahap

Benda 2 kg mula-mula diam mendapat usaha total 36 J. Berapa kecepatan akhirnya?

  1. Teorema usaha–energi memberi ΔEk = 36 J.
  2. ½ × 2 × v² = 36, sehingga v = 6 m/s.
  3. Angka 36 J harus merupakan usaha semua gaya, bukan hanya satu gaya bila gaya lain juga bekerja.

Waspadai kekeliruan

Membawa tas mendatar selalu berarti gaya angkat melakukan usaha positif pada tas. — Tidak tepat. Pada gerak mendatar ideal, gaya angkat vertikal tegak lurus perpindahan sehingga usahanya nol; tubuh tetap memakai energi metabolik.

Latihan mandiri

  1. Gaya 20 N membentuk sudut 60° terhadap perpindahan 3 m. Hitung usahanya.

    Petunjuk

    Gunakan cos 60° = 0,5.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    W = 20 × 3 × 0,5 = 30 J. Menggunakan 60 J mengabaikan arah gaya.

  2. Periksa pernyataan: “Membawa tas mendatar selalu berarti gaya angkat melakukan usaha positif pada tas.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Pada gerak mendatar ideal, gaya angkat vertikal tegak lurus perpindahan sehingga usahanya nol; tubuh tetap memakai energi metabolik.

Kuis dan pembahasan

  1. Kecepatan benda menjadi tiga kali pada massa tetap. Energi kinetiknya menjadi …

    1. sembilan kali
    2. tiga kali
    3. enam kali
    4. tetap
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: sembilan kali

    Ek sebanding dengan v² sehingga faktor perubahan adalah 3² = 9.

Praktik dan refleksi

Bandingkan usaha gravitasi saat buku naik 0,5 m dan turun 0,5 m. Pilih acuan tinggi, tulis tanda usaha, dan jelaskan perubahan energi potensialnya.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menghitung usaha dan perubahan energi kinetik maupun potensial gravitasi.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menghitung usaha dan perubahan energi kinetik maupun potensial gravitasi.

Tanyakan sebelum belajar: Kecepatan benda menjadi tiga kali pada massa tetap. Energi kinetiknya menjadi …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Pada gerak mendatar ideal, gaya angkat vertikal tegak lurus perpindahan sehingga usahanya nol; tubuh tetap memakai energi metabolik.

Bandingkan usaha gravitasi saat buku naik 0,5 m dan turun 0,5 m. Pilih acuan tinggi, tulis tanda usaha, dan jelaskan perubahan energi potensialnya.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.

Pelajaran 8 · Kekekalan energi dan daya

Tujuan

Menggunakan neraca energi dan membedakan energi dari daya.

Bekal awal: Bekal terkait: Usaha, energi kinetik, dan potensial. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Energi total tidak hilang, tetapi energi mekanik dapat beralih menjadi energi termal akibat gesekan. Sistem harus ditetapkan agar perpindahan energi tidak terhitung dua kali. Daya mengukur laju pemindahan energi: pekerjaan sama dapat selesai dengan daya berbeda.

Cara kerja dan batas model

Jika hanya gaya konservatif bekerja, Ek + Ep tetap. Jika ada gesekan, sertakan energi termal atau usaha nonkonservatif. Daya rata-rata P = ΔE/Δt; satu watt sama dengan satu joule per sekon.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Energi mekanikEk + Ep
DayaP = E/t, satuan W
Efisiensienergi berguna/energi masuk

Contoh bertahap

Benda 2 kg turun dari tinggi 5 m tanpa gesekan; g = 10 m/s², awal diam.

  1. Energi awal mgh = 100 J.
  2. Di dasar, ½ × 2 × v² = 100 sehingga v = 10 m/s.
  3. Bila 36 J berubah menjadi kalor, Ek tinggal 64 J dan v = 8 m/s.

Waspadai kekeliruan

Alat berdaya lebih besar pasti menggunakan energi lebih banyak untuk setiap tugas. — Tidak tepat. Energi bergantung pada daya dan durasi. Daya lebih besar dengan durasi lebih singkat dapat menghasilkan energi yang sama.

Latihan mandiri

  1. Motor mengangkat beban dengan energi berguna 1.200 J dalam 6 s. Jika efisiensi 80%, berapa daya masuk?

    Petunjuk

    Hitung daya berguna lalu bagi efisiensi desimal.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Daya berguna 200 W; daya masuk 200/0,8 = 250 W. Selisih 50 W menjadi bentuk energi lain.

  2. Periksa pernyataan: “Alat berdaya lebih besar pasti menggunakan energi lebih banyak untuk setiap tugas.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Energi bergantung pada daya dan durasi. Daya lebih besar dengan durasi lebih singkat dapat menghasilkan energi yang sama.

Kuis dan pembahasan

  1. Lampu 20 W menyala 30 s memakai energi …

    1. 600 J
    2. 600 W
    3. 50 J
    4. 1,5 J
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: 600 J

    E = Pt = 20 × 30 = 600 J. Watt adalah satuan daya, bukan energi.

Praktik dan refleksi

Susun neraca energi simulasi alat dengan masukan 500 J: keluaran berguna, kalor, dan bunyi harus berjumlah 500 J. Jelaskan cara meningkatkan efisiensi tanpa mengklaim menciptakan energi.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menggunakan neraca energi dan membedakan energi dari daya.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menggunakan neraca energi dan membedakan energi dari daya.

Tanyakan sebelum belajar: Lampu 20 W menyala 30 s memakai energi …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Energi bergantung pada daya dan durasi. Daya lebih besar dengan durasi lebih singkat dapat menghasilkan energi yang sama.

Susun neraca energi simulasi alat dengan masukan 500 J: keluaran berguna, kalor, dan bunyi harus berjumlah 500 J. Jelaskan cara meningkatkan efisiensi tanpa mengklaim menciptakan energi.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.

Bab 5 · Momentum dan impuls

Momentum sistem membantu menganalisis interaksi singkat; kekekalannya bergantung pada impuls eksternal yang dapat diabaikan.

Pelajaran 9 · Impuls serta perubahan momentum

Tujuan

Menghitung impuls dan menjelaskan pengaruh waktu tumbukan pada gaya rata-rata.

Bekal awal: Bekal terkait: Kekekalan energi dan daya. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Momentum p = mv adalah vektor. Impuls sama dengan perubahan momentum, sehingga pembalikan arah harus dihitung dengan tanda. Untuk perubahan momentum yang sama, memperpanjang waktu interaksi memperkecil besar gaya rata-rata.

Cara kerja dan batas model

J = F̄Δt = Δp. Pada grafik gaya–waktu, luas memberi impuls. Gaya rata-rata bukan gaya puncak: dua bentuk kurva dapat memiliki luas sama tetapi puncak berbeda. Analisis perlindungan harus mempertimbangkan keduanya.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Momentumkg m/s
ImpulsN s, setara kg m/s
Gaya rata-rataΔp/Δt

Contoh bertahap

Bola 0,2 kg bergerak 10 m/s lalu berhenti dalam 0,05 s.

  1. Tetapkan arah awal positif; p awal = 2 kg m/s dan p akhir = 0.
  2. Impuls = −2 N s.
  3. Gaya rata-rata = −2/0,05 = −40 N; arahnya berlawanan gerak awal.

Waspadai kekeliruan

Gaya tumbukan ditentukan hanya oleh kecepatan awal. — Tidak tepat. Massa, kecepatan akhir, arah, dan durasi interaksi juga menentukan perubahan momentum dan gaya rata-rata.

Latihan mandiri

  1. Bola 0,1 kg datang dengan +8 m/s dan memantul dengan −6 m/s dalam 0,02 s. Hitung impuls.

    Petunjuk

    Kurangkan momentum akhir dengan momentum awal memakai tanda.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Δp = 0,1(−6 − 8) = −1,4 N s. Gaya rata-rata −70 N. Mengurangkan besar kecepatan saja akan salah.

  2. Periksa pernyataan: “Gaya tumbukan ditentukan hanya oleh kecepatan awal.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Massa, kecepatan akhir, arah, dan durasi interaksi juga menentukan perubahan momentum dan gaya rata-rata.

Kuis dan pembahasan

  1. Waktu penghentian digandakan untuk Δp yang sama. Besar gaya rata-rata menjadi …

    1. empat kali
    2. dua kali
    3. tidak berubah
    4. setengah
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: setengah

    F̄ = Δp/Δt: penyebut dua kali memberi gaya setengah, bukan impuls setengah.

Praktik dan refleksi

Gambar dua grafik gaya–waktu persegi panjang dengan luas sama tetapi durasi berbeda. Gunakan untuk menjelaskan bantalan secara kualitatif tanpa melakukan uji tabrakan.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menghitung impuls dan menjelaskan pengaruh waktu tumbukan pada gaya rata-rata.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menghitung impuls dan menjelaskan pengaruh waktu tumbukan pada gaya rata-rata.

Tanyakan sebelum belajar: Waktu penghentian digandakan untuk Δp yang sama. Besar gaya rata-rata menjadi …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Massa, kecepatan akhir, arah, dan durasi interaksi juga menentukan perubahan momentum dan gaya rata-rata.

Gambar dua grafik gaya–waktu persegi panjang dengan luas sama tetapi durasi berbeda. Gunakan untuk menjelaskan bantalan secara kualitatif tanpa melakukan uji tabrakan.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.

Pelajaran 10 · Tumbukan dan pusat massa

Tujuan

Menggunakan kekekalan momentum pada tumbukan dan menghitung pusat massa.

Bekal awal: Bekal terkait: Impuls serta perubahan momentum. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Momentum total kekal jika impuls eksternal sistem dapat diabaikan selama interaksi. Energi kinetik hanya kekal pada tumbukan elastis; pada tumbukan melekat sebagian berubah menjadi energi internal. Pusat massa adalah posisi rata-rata berbobot massa.

Cara kerja dan batas model

Untuk dua benda satu dimensi, m₁v₁ + m₂v₂ = m₁v₁′ + m₂v₂′. Jika melekat, kecepatan akhir sama. Pusat massa xcm = (m₁x₁ + m₂x₂)/(m₁ + m₂), bukan titik tengah kecuali massanya sama.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Sistem tertutup secara momentumimpuls eksternal diabaikan
Tumbukan melekatsatu kecepatan akhir
Pusat massarata-rata posisi berbobot massa

Contoh bertahap

Troli 2 kg bergerak 3 m/s menumbuk troli 1 kg diam lalu melekat.

  1. Momentum awal = 2 × 3 = 6 kg m/s.
  2. Massa gabungan 3 kg, sehingga kecepatan akhir 2 m/s.
  3. Ek awal 9 J dan akhir 6 J; selisih 3 J berubah menjadi energi internal, bukan momentum hilang.

Waspadai kekeliruan

Jika momentum kekal, energi kinetik pasti kekal. — Tidak tepat. Kekekalan momentum dan energi kinetik memiliki syarat berbeda. Tumbukan melekat mempertahankan momentum tetapi tidak energi kinetik sistem.

Latihan mandiri

  1. Massa 1 kg berada di x = 0 m dan 3 kg di x = 4 m. Tentukan pusat massa.

    Petunjuk

    Bobot posisi dengan masing-masing massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    xcm = (1 × 0 + 3 × 4)/4 = 3 m, lebih dekat ke massa yang lebih besar.

  2. Periksa pernyataan: “Jika momentum kekal, energi kinetik pasti kekal.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Kekekalan momentum dan energi kinetik memiliki syarat berbeda. Tumbukan melekat mempertahankan momentum tetapi tidak energi kinetik sistem.

Kuis dan pembahasan

  1. Dua benda identik dengan kecepatan +v dan −v melekat. Kecepatan akhirnya …

    1. nol
    2. +v
    3. −v
    4. 2v
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: nol

    Momentum total awal nol; massa gabungan bukan nol sehingga kecepatan akhir nol.

Praktik dan refleksi

Gunakan koin sebagai penanda massa di kertas, bukan benda bertumbukan. Ubah jumlah koin di satu posisi lalu prediksi pergeseran pusat massanya.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menggunakan kekekalan momentum pada tumbukan dan menghitung pusat massa.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menggunakan kekekalan momentum pada tumbukan dan menghitung pusat massa.

Tanyakan sebelum belajar: Dua benda identik dengan kecepatan +v dan −v melekat. Kecepatan akhirnya …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Kekekalan momentum dan energi kinetik memiliki syarat berbeda. Tumbukan melekat mempertahankan momentum tetapi tidak energi kinetik sistem.

Gunakan koin sebagai penanda massa di kertas, bukan benda bertumbukan. Ubah jumlah koin di satu posisi lalu prediksi pergeseran pusat massanya.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.

Bab 6 · Energi dan lingkungan

Pilihan energi dibandingkan melalui daya, efisiensi, emisi, keandalan, biaya, dan dampaknya pada sistem lingkungan.

Pelajaran 11 · Sumber energi serta efisiensi

Tujuan

Membandingkan sumber energi melalui efisiensi, keluaran, dan batas sistem.

Bekal awal: Bekal terkait: Tumbukan dan pusat massa. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Sumber terbarukan memiliki aliran atau pemulihan pada skala waktu manusia, tetapi tidak berarti tanpa dampak. Efisiensi adalah bagian energi masuk yang menjadi keluaran berguna. Kapasitas terpasang menyatakan daya nominal, bukan energi yang selalu dihasilkan setiap jam.

Cara kerja dan batas model

Energi listrik dalam kWh diperoleh dari daya kW dikali jam operasi ekuivalen. Perbandingan teknologi perlu batas siklus hidup, keandalan, penyimpanan, bahan, dan kondisi lokasi; satu angka efisiensi tidak menentukan seluruh kelayakan.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
1 kWh3,6 juta joule
EfisiensiE berguna/E masuk × 100%
Kapasitas nominaldaya rancangan, bukan produksi sepanjang waktu

Contoh bertahap

Panel menerima energi surya 5 kWh dan menghasilkan listrik 1 kWh dalam periode yang sama.

  1. Efisiensi konversi = 1/5 × 100% = 20%.
  2. Empat kWh sisanya tidak menjadi listrik berguna dalam batas panel.
  3. Hasil ini tidak menyatakan lama operasi malam atau kebutuhan baterai.

Waspadai kekeliruan

Sumber terbarukan pasti menghasilkan daya tetap sepanjang hari. — Tidak tepat. Surya dan angin berubah menurut kondisi; sistem memerlukan pengaturan, jaringan, atau penyimpanan sesuai kebutuhan.

Latihan mandiri

  1. Perangkat 0,4 kW dipakai 5 jam per hari selama 10 hari. Berapa energinya?

    Petunjuk

    Gunakan kW dan jam agar hasil kWh.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    E = 0,4 × 5 × 10 = 20 kWh. Biaya belum dapat dihitung tanpa tarif yang berlaku; angka ini bukan tagihan aktual.

  2. Periksa pernyataan: “Sumber terbarukan pasti menghasilkan daya tetap sepanjang hari.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Surya dan angin berubah menurut kondisi; sistem memerlukan pengaturan, jaringan, atau penyimpanan sesuai kebutuhan.

Kuis dan pembahasan

  1. Mesin menerima 800 J dan menghasilkan 200 J berguna. Efisiensinya …

    1. 75%
    2. 25%
    3. 400%
    4. 40%
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: 25%

    200/800 = 0,25. Bagian yang tidak berguna untuk tujuan alat bukan energi yang musnah.

Praktik dan refleksi

Buat matriks perbandingan surya, angin, dan bahan bakar untuk sekolah rekaan: keandalan, penyimpanan, emisi siklus hidup, dan lokasi. Tandai data yang masih perlu dicari, jangan mengarang biaya pasar.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Membandingkan sumber energi melalui efisiensi, keluaran, dan batas sistem.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Membandingkan sumber energi melalui efisiensi, keluaran, dan batas sistem.

Tanyakan sebelum belajar: Mesin menerima 800 J dan menghasilkan 200 J berguna. Efisiensinya …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Surya dan angin berubah menurut kondisi; sistem memerlukan pengaturan, jaringan, atau penyimpanan sesuai kebutuhan.

Buat matriks perbandingan surya, angin, dan bahan bakar untuk sekolah rekaan: keandalan, penyimpanan, emisi siklus hidup, dan lokasi. Tandai data yang masih perlu dicari, jangan mengarang biaya pasar.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.
  • NASA · Causes of climate change — Mekanisme efek rumah kaca dan penyebab perubahan neraca energi.

Pelajaran 12 · Pemanasan global dalam perspektif fisika

Tujuan

Menjelaskan neraca radiasi Bumi dan membedakan efek rumah kaca dari lubang ozon.

Bekal awal: Bekal terkait: Sumber energi serta efisiensi. Tinjau kembali bila istilahnya belum akrab.

Pahami konsepnya

Bumi menyerap sebagian radiasi Matahari dan memancarkan energi inframerah. Gas rumah kaca menyerap serta memancarkan inframerah sehingga memengaruhi laju pelepasan energi ke angkasa. Penambahan gas tersebut mengubah neraca energi; suhu kemudian menyesuaikan bersama umpan balik sistem iklim.

Cara kerja dan batas model

Efek rumah kaca alami membuat Bumi lebih hangat daripada tanpa atmosfer penyerap inframerah. Pemanasan tambahan bukan akibat panas terperangkap mutlak. Albedo mengatur bagian cahaya yang dipantulkan; awan, es, lautan, dan uap air memengaruhi respons.

Ringkasan konsep dan hubungan

Besaran / konsepMakna atau hubungan
Albedofraksi radiasi datang yang dipantulkan
Neraca positifenergi masuk melebihi keluar
Iklimpola statistik jangka panjang, bukan satu hari

Contoh bertahap

Model permukaan menerima 400 W/m² dan memantulkan 100 W/m². Berapa energi yang diserap per detik pada 2 m²?

  1. Fluks terserap = 400 − 100 = 300 W/m².
  2. Daya terserap pada 2 m² = 600 W.
  3. Dalam 1 s terserap 600 J; ini model lokal sederhana, bukan neraca iklim global lengkap.

Waspadai kekeliruan

Pemanasan global terutama terjadi karena lubang ozon membiarkan lebih banyak panas masuk. — Tidak tepat. Penipisan ozon terutama terkait perlindungan ultraviolet; pemanasan global terutama dijelaskan perubahan neraca energi akibat gas rumah kaca dan faktor iklim lain.

Latihan mandiri

  1. Dua permukaan menerima 200 W/m². Albedo A = 0,2 dan B = 0,6. Mana menyerap lebih banyak?

    Petunjuk

    Fraksi terserap adalah 1 − albedo dalam model ini.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    A menyerap 160 W/m² dan B 80 W/m². A dua kali B; suhu akhir juga bergantung pelepasan panas dan kondisi lain.

  2. Periksa pernyataan: “Pemanasan global terutama terjadi karena lubang ozon membiarkan lebih banyak panas masuk.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Penipisan ozon terutama terkait perlindungan ultraviolet; pemanasan global terutama dijelaskan perubahan neraca energi akibat gas rumah kaca dan faktor iklim lain.

Kuis dan pembahasan

  1. Bukti perubahan iklim paling tepat berupa …

    1. rangkaian indikator jangka panjang
    2. satu hujan deras saja
    3. satu sore yang panas
    4. suhu satu ruangan
    Petunjuk

    Gunakan hubungan pada ringkasan konsep; periksa asumsi sebelum memilih.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Jawaban: rangkaian indikator jangka panjang

    Iklim dinilai melalui pola jangka panjang dan banyak indikator; kejadian tunggal tidak cukup untuk menyimpulkan tren.

Praktik dan refleksi

Buat neraca panah energi datang, pantulan, serapan, dan emisi. Bedakan tindakan mengurangi emisi dari adaptasi terhadap panas; gunakan data lembaga ilmiah untuk klaim tren nyata.

Bukti tujuan

Simpan jawaban beserta alasan, hasil tugas, dan perbaikan setelah membandingkan pembahasan. Target: Menjelaskan neraca radiasi Bumi dan membedakan efek rumah kaca dari lubang ozon.

Pendampingan

Contoh terbimbing → latihan mandiri → pembahasan kesalahan → tugas penerapan.

Tujuan yang diperiksa: Menjelaskan neraca radiasi Bumi dan membedakan efek rumah kaca dari lubang ozon.

Tanyakan sebelum belajar: Bukti perubahan iklim paling tepat berupa …

Bahas ulang kesalahan berikut dengan ringkasan konsep: Penipisan ozon terutama terkait perlindungan ultraviolet; pemanasan global terutama dijelaskan perubahan neraca energi akibat gas rumah kaca dan faktor iklim lain.

Buat neraca panah energi datang, pantulan, serapan, dan emisi. Bedakan tindakan mengurangi emisi dari adaptasi terhadap panas; gunakan data lembaga ilmiah untuk klaim tren nyata.

Rujukan konsep dan bacaan lanjut
  • OpenStax · Physics — Buku rujukan lanjut untuk mekanika, kalor, gelombang, listrik, dan fisika modern. Urutan serta contoh seri TEMAS disusun tersendiri.
  • NASA · Causes of climate change — Mekanisme efek rumah kaca dan penyebab perubahan neraca energi.

Latihan tinjauan

Bagian ini menggunakan kembali latihan inti untuk pengambilan kembali dan refleksi; bukan bank soal ujian yang belum pernah dilihat.

Evaluasi bab 1 · penerapan dan koreksi

  1. Tiga pengukuran panjang adalah 8,1; 8,2; dan 8,3 cm. Tentukan rata-rata dan setengah rentangnya.

    Petunjuk

    Rentang adalah nilai terbesar dikurangi terkecil.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Rata-rata 8,2 cm; setengah rentang (8,3 − 8,1)/2 = 0,1 cm. Laporan sederhana (8,2 ± 0,1) cm menggambarkan sebaran, bukan jaminan seluruh galat tercakup.

  2. Periksa pernyataan: “Menambah digit kalkulator selalu membuat pengukuran lebih teliti.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Digit tambahan tidak memperbaiki kemampuan alat. Hasil hitung dibulatkan sesuai ketidakpastian masukan.

  3. Gaya 9 N ke kanan dan 5 N ke kiri bekerja pada titik yang sama. Berapa resultannya?

    Petunjuk

    Tetapkan kanan sebagai positif.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Resultan 9 − 5 = 4 N ke kanan. Menulis 14 N mengabaikan arah gaya kedua.

  4. Periksa pernyataan: “Besar resultan selalu sama dengan jumlah besar semua vektor.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Itu hanya berlaku untuk vektor searah. Arah berbeda dapat memperkecil atau meniadakan resultan.

Evaluasi bab 2 · penerapan dan koreksi

  1. Benda bergerak 4 m/s selama 3 s lalu −2 m/s selama 2 s. Hitung perpindahan dan jarak.

    Petunjuk

    Jumlahkan luas bertanda untuk perpindahan, luas mutlak untuk jarak.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Perpindahan 12 − 4 = 8 m. Jarak 12 + 4 = 16 m karena benda sempat berbalik arah.

  2. Periksa pernyataan: “Grafik posisi yang mendatar menunjukkan benda bergerak dengan kecepatan tetap bukan nol.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Posisi tidak berubah saat waktu bertambah; kecepatannya nol. Garis miring lurus menunjukkan kecepatan konstan bukan nol.

  3. Benda bergerak melingkar dengan v = 4 m/s dan r = 2 m. Berapa percepatan radialnya?

    Petunjuk

    Kuadratkan kecepatan sebelum membagi jari-jari.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    a = 4²/2 = 8 m/s² menuju pusat. Bila v digandakan pada r tetap, percepatan menjadi empat kali.

  4. Periksa pernyataan: “Di puncak parabola, seluruh kecepatan benda nol.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Komponen vertikal nol sesaat, tetapi komponen horizontal tetap ada jika peluncuran tidak vertikal.

Evaluasi bab 3 · penerapan dan koreksi

  1. Balok 4 kg mendapat gaya 18 N ke kanan dan 6 N ke kiri. Tentukan percepatannya.

    Petunjuk

    Jumlahkan gaya dengan tanda sebelum membagi massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    ΣF = 12 N ke kanan; a = 12/4 = 3 m/s² ke kanan. Besar kecepatan saat itu tidak diketahui.

  2. Periksa pernyataan: “Benda yang bergerak harus selalu memiliki resultan gaya searah geraknya.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Benda dapat bergerak dengan kecepatan konstan saat resultan nol. Gaya resultan menyebabkan perubahan kecepatan.

  3. Pada balok contoh, tarikan dinaikkan menjadi 10 N. Hitung percepatan setelah bergerak.

    Petunjuk

    Setelah slip gunakan μk, bukan μs.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Gesekan kinetis 0,3 × 20 = 6 N. Resultan 10 − 6 = 4 N; a = 4/2 = 2 m/s².

  4. Periksa pernyataan: “Gesekan statis selalu sama dengan μsN.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    μsN adalah nilai maksimum. Besar aktual ditentukan gaya yang perlu diimbangi selama benda tidak slip.

Evaluasi bab 4 · penerapan dan koreksi

  1. Gaya 20 N membentuk sudut 60° terhadap perpindahan 3 m. Hitung usahanya.

    Petunjuk

    Gunakan cos 60° = 0,5.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    W = 20 × 3 × 0,5 = 30 J. Menggunakan 60 J mengabaikan arah gaya.

  2. Periksa pernyataan: “Membawa tas mendatar selalu berarti gaya angkat melakukan usaha positif pada tas.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Pada gerak mendatar ideal, gaya angkat vertikal tegak lurus perpindahan sehingga usahanya nol; tubuh tetap memakai energi metabolik.

  3. Motor mengangkat beban dengan energi berguna 1.200 J dalam 6 s. Jika efisiensi 80%, berapa daya masuk?

    Petunjuk

    Hitung daya berguna lalu bagi efisiensi desimal.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Daya berguna 200 W; daya masuk 200/0,8 = 250 W. Selisih 50 W menjadi bentuk energi lain.

  4. Periksa pernyataan: “Alat berdaya lebih besar pasti menggunakan energi lebih banyak untuk setiap tugas.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Energi bergantung pada daya dan durasi. Daya lebih besar dengan durasi lebih singkat dapat menghasilkan energi yang sama.

Evaluasi bab 5 · penerapan dan koreksi

  1. Bola 0,1 kg datang dengan +8 m/s dan memantul dengan −6 m/s dalam 0,02 s. Hitung impuls.

    Petunjuk

    Kurangkan momentum akhir dengan momentum awal memakai tanda.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Δp = 0,1(−6 − 8) = −1,4 N s. Gaya rata-rata −70 N. Mengurangkan besar kecepatan saja akan salah.

  2. Periksa pernyataan: “Gaya tumbukan ditentukan hanya oleh kecepatan awal.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Massa, kecepatan akhir, arah, dan durasi interaksi juga menentukan perubahan momentum dan gaya rata-rata.

  3. Massa 1 kg berada di x = 0 m dan 3 kg di x = 4 m. Tentukan pusat massa.

    Petunjuk

    Bobot posisi dengan masing-masing massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    xcm = (1 × 0 + 3 × 4)/4 = 3 m, lebih dekat ke massa yang lebih besar.

  4. Periksa pernyataan: “Jika momentum kekal, energi kinetik pasti kekal.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Kekekalan momentum dan energi kinetik memiliki syarat berbeda. Tumbukan melekat mempertahankan momentum tetapi tidak energi kinetik sistem.

Evaluasi bab 6 · penerapan dan koreksi

  1. Perangkat 0,4 kW dipakai 5 jam per hari selama 10 hari. Berapa energinya?

    Petunjuk

    Gunakan kW dan jam agar hasil kWh.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    E = 0,4 × 5 × 10 = 20 kWh. Biaya belum dapat dihitung tanpa tarif yang berlaku; angka ini bukan tagihan aktual.

  2. Periksa pernyataan: “Sumber terbarukan pasti menghasilkan daya tetap sepanjang hari.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Surya dan angin berubah menurut kondisi; sistem memerlukan pengaturan, jaringan, atau penyimpanan sesuai kebutuhan.

  3. Dua permukaan menerima 200 W/m². Albedo A = 0,2 dan B = 0,6. Mana menyerap lebih banyak?

    Petunjuk

    Fraksi terserap adalah 1 − albedo dalam model ini.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    A menyerap 160 W/m² dan B 80 W/m². A dua kali B; suhu akhir juga bergantung pelepasan panas dan kondisi lain.

  4. Periksa pernyataan: “Pemanasan global terutama terjadi karena lubang ozon membiarkan lebih banyak panas masuk.” Jelaskan letak kesalahan dan perbaikannya.

    Petunjuk

    Bandingkan pernyataan dengan cara kerja dan batas model di atas.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Penipisan ozon terutama terkait perlindungan ultraviolet; pemanasan global terutama dijelaskan perubahan neraca energi akibat gas rumah kaca dan faktor iklim lain.

Tinjauan semester 1 · pelajaran 1–6

  1. Tiga pengukuran panjang adalah 8,1; 8,2; dan 8,3 cm. Tentukan rata-rata dan setengah rentangnya.

    Petunjuk

    Rentang adalah nilai terbesar dikurangi terkecil.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Rata-rata 8,2 cm; setengah rentang (8,3 − 8,1)/2 = 0,1 cm. Laporan sederhana (8,2 ± 0,1) cm menggambarkan sebaran, bukan jaminan seluruh galat tercakup.

  2. Gaya 9 N ke kanan dan 5 N ke kiri bekerja pada titik yang sama. Berapa resultannya?

    Petunjuk

    Tetapkan kanan sebagai positif.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Resultan 9 − 5 = 4 N ke kanan. Menulis 14 N mengabaikan arah gaya kedua.

  3. Benda bergerak 4 m/s selama 3 s lalu −2 m/s selama 2 s. Hitung perpindahan dan jarak.

    Petunjuk

    Jumlahkan luas bertanda untuk perpindahan, luas mutlak untuk jarak.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Perpindahan 12 − 4 = 8 m. Jarak 12 + 4 = 16 m karena benda sempat berbalik arah.

  4. Benda bergerak melingkar dengan v = 4 m/s dan r = 2 m. Berapa percepatan radialnya?

    Petunjuk

    Kuadratkan kecepatan sebelum membagi jari-jari.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    a = 4²/2 = 8 m/s² menuju pusat. Bila v digandakan pada r tetap, percepatan menjadi empat kali.

  5. Balok 4 kg mendapat gaya 18 N ke kanan dan 6 N ke kiri. Tentukan percepatannya.

    Petunjuk

    Jumlahkan gaya dengan tanda sebelum membagi massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    ΣF = 12 N ke kanan; a = 12/4 = 3 m/s² ke kanan. Besar kecepatan saat itu tidak diketahui.

  6. Pada balok contoh, tarikan dinaikkan menjadi 10 N. Hitung percepatan setelah bergerak.

    Petunjuk

    Setelah slip gunakan μk, bukan μs.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Gesekan kinetis 0,3 × 20 = 6 N. Resultan 10 − 6 = 4 N; a = 4/2 = 2 m/s².

Tinjauan akhir tahun · kumulatif pelajaran 1–12

  1. Tiga pengukuran panjang adalah 8,1; 8,2; dan 8,3 cm. Tentukan rata-rata dan setengah rentangnya.

    Petunjuk

    Rentang adalah nilai terbesar dikurangi terkecil.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Rata-rata 8,2 cm; setengah rentang (8,3 − 8,1)/2 = 0,1 cm. Laporan sederhana (8,2 ± 0,1) cm menggambarkan sebaran, bukan jaminan seluruh galat tercakup.

  2. Gaya 9 N ke kanan dan 5 N ke kiri bekerja pada titik yang sama. Berapa resultannya?

    Petunjuk

    Tetapkan kanan sebagai positif.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Resultan 9 − 5 = 4 N ke kanan. Menulis 14 N mengabaikan arah gaya kedua.

  3. Benda bergerak 4 m/s selama 3 s lalu −2 m/s selama 2 s. Hitung perpindahan dan jarak.

    Petunjuk

    Jumlahkan luas bertanda untuk perpindahan, luas mutlak untuk jarak.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Perpindahan 12 − 4 = 8 m. Jarak 12 + 4 = 16 m karena benda sempat berbalik arah.

  4. Benda bergerak melingkar dengan v = 4 m/s dan r = 2 m. Berapa percepatan radialnya?

    Petunjuk

    Kuadratkan kecepatan sebelum membagi jari-jari.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    a = 4²/2 = 8 m/s² menuju pusat. Bila v digandakan pada r tetap, percepatan menjadi empat kali.

  5. Balok 4 kg mendapat gaya 18 N ke kanan dan 6 N ke kiri. Tentukan percepatannya.

    Petunjuk

    Jumlahkan gaya dengan tanda sebelum membagi massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    ΣF = 12 N ke kanan; a = 12/4 = 3 m/s² ke kanan. Besar kecepatan saat itu tidak diketahui.

  6. Pada balok contoh, tarikan dinaikkan menjadi 10 N. Hitung percepatan setelah bergerak.

    Petunjuk

    Setelah slip gunakan μk, bukan μs.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Gesekan kinetis 0,3 × 20 = 6 N. Resultan 10 − 6 = 4 N; a = 4/2 = 2 m/s².

  7. Gaya 20 N membentuk sudut 60° terhadap perpindahan 3 m. Hitung usahanya.

    Petunjuk

    Gunakan cos 60° = 0,5.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    W = 20 × 3 × 0,5 = 30 J. Menggunakan 60 J mengabaikan arah gaya.

  8. Motor mengangkat beban dengan energi berguna 1.200 J dalam 6 s. Jika efisiensi 80%, berapa daya masuk?

    Petunjuk

    Hitung daya berguna lalu bagi efisiensi desimal.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Daya berguna 200 W; daya masuk 200/0,8 = 250 W. Selisih 50 W menjadi bentuk energi lain.

  9. Bola 0,1 kg datang dengan +8 m/s dan memantul dengan −6 m/s dalam 0,02 s. Hitung impuls.

    Petunjuk

    Kurangkan momentum akhir dengan momentum awal memakai tanda.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    Δp = 0,1(−6 − 8) = −1,4 N s. Gaya rata-rata −70 N. Mengurangkan besar kecepatan saja akan salah.

  10. Massa 1 kg berada di x = 0 m dan 3 kg di x = 4 m. Tentukan pusat massa.

    Petunjuk

    Bobot posisi dengan masing-masing massa.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    xcm = (1 × 0 + 3 × 4)/4 = 3 m, lebih dekat ke massa yang lebih besar.

  11. Perangkat 0,4 kW dipakai 5 jam per hari selama 10 hari. Berapa energinya?

    Petunjuk

    Gunakan kW dan jam agar hasil kWh.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    E = 0,4 × 5 × 10 = 20 kWh. Biaya belum dapat dihitung tanpa tarif yang berlaku; angka ini bukan tagihan aktual.

  12. Dua permukaan menerima 200 W/m². Albedo A = 0,2 dan B = 0,6. Mana menyerap lebih banyak?

    Petunjuk

    Fraksi terserap adalah 1 − albedo dalam model ini.

    Pembahasan · buka setelah mencoba

    A menyerap 160 W/m² dan B 80 W/m². A dua kali B; suhu akhir juga bergantung pelepasan panas dan kondisi lain.

Glosarium

Panjang
satuan SI meter (m)
Ketidakpastian absolut
memiliki satuan yang sama dengan hasil
Ketidakpastian relatif
Δx/x × 100%
Skalar
contoh: waktu dan jarak
Vektor
contoh: perpindahan dan gaya
Komponen
Rx dan Ry pada sumbu yang dipilih
Kecepatan rata-rata
Δx/Δt, satuan m/s
Percepatan
Δv/Δt, satuan m/s²
Luas grafik v–t
perpindahan, bukan selalu jarak
Horizontal parabola
ax = 0 pada model ideal
Vertikal parabola
ay = −g jika atas positif
Sentripetal
a = v²/r menuju pusat
Berat
w = mg ke bawah
Resultan
ΣF = ma
Normal
gaya kontak tegak lurus permukaan
Statis
0 ≤ fs ≤ μsN
Kinetis
fk ≈ μkN
Koefisien gesek
tidak bersatuan dalam model ini
Usaha
joule (J), W = Fs cos θ
Energi kinetik
Ek = ½mv²
Energi potensial
Ep = mgh dekat permukaan Bumi
Energi mekanik
Ek + Ep
Daya
P = E/t, satuan W
Efisiensi
energi berguna/energi masuk
Momentum
kg m/s
Impuls
N s, setara kg m/s
Gaya rata-rata
Δp/Δt
Sistem tertutup secara momentum
impuls eksternal diabaikan
Tumbukan melekat
satu kecepatan akhir
Pusat massa
rata-rata posisi berbobot massa
1 kWh
3,6 juta joule
Kapasitas nominal
daya rancangan, bukan produksi sepanjang waktu
Albedo
fraksi radiasi datang yang dipantulkan
Neraca positif
energi masuk melebihi keluar
Iklim
pola statistik jangka panjang, bukan satu hari

Sumber dan jejak edisi

Edisi 2: seluruh 12 pelajaran ditulis ulang dengan konsep, batas model, ringkasan, contoh bertahap, latihan penerapan, koreksi miskonsepsi, dan kuis khusus topik.

Kasus, proyek bab, glosarium, dan tinjauan semester mengikuti isi baru. Tinjauan akhir tahun mencakup kedua semester; soal tinjauan merupakan latihan pengambilan kembali, bukan bank ujian baru.

Nomor dan urutan pelajaran dipertahankan. Edisi lama tetap berada dalam riwayat versi. Belum ada pengesahan atau telaah ahli manusia.

JURNAL BELAJAR

Setiap langkah, tercatat.

Fisika Kelas X · Naskah baca web · edisi pendalaman

Disimpan di perangkat ini
Masuk untuk sinkronisasi
Ada saran untuk materi ini?

Penanda tetap pribadi. Masukan baru dikirim setelah kamu menekan Kirim.

Kirim masukan tentang materi ini

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Fisika Kelas X · Naskah baca web · edisi pendalamanVersi 2

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Pustaka Ibadurrahman TEMASMembaca, memahami, mengamalkan.