Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Hadits Pilihan · Malu
Koleksi belajar
Hadits Pilihan · Kelas 52026.10.11-r2
KELAS 5 · AN-20 · SMA · tahun 2

Malu

Teks Arba’in lengkapSahih

Rasa malu yang benar menjaga seseorang dari perbuatan buruk; hilangnya pengendali ini membuka jalan pada pelanggaran.

01 · NASKAH HAFALAN

Arba’in an-Nawawi 20

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو الأَنْصَارِيِّ الْبَدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الأُولَى: إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Arba’in an-Nawawi, nomor 20 · Sahih

Latihan hafalan per bagian · 1 bagian

Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.

Bagian 1

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو الأَنْصَارِيِّ الْبَدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الأُولَى: إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

02 · PAHAMI MAKNA

Terjemahan makna matan

Sahabat perawi: Abu Mas‘ud Uqbah bin Amr al-Anshari al-Badri, semoga Allah meridainya.

Sesungguhnya di antara ajaran kenabian terdahulu yang masih didapati manusia ialah: apabila engkau tidak memiliki rasa malu, lakukanlah apa yang engkau kehendaki.

Makna keterangan Imam an-Nawawi

Diriwayatkan al-Bukhari.

Keterangan pengarang dibedakan dari sabda Nabi. Teks Arabnya tetap tercantum dalam naskah hafalan.

03 · BANTUAN BAHASA

Terjemah kata & frasa penting

Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.

أَدْرَكَ

didapati

النُّبُوَّةِ الْأُولَى

kenabian terdahulu

لَمْ تَسْتَحِ

engkau tidak merasa malu

فَاصْنَعْ

lakukanlah

شِئْتَ

engkau kehendaki

Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.

04 · RENUNGKAN ISINYA

Penjelasan & penerapan

Inti pelajaran

Rasa malu yang benar menjaga seseorang dari perbuatan buruk; hilangnya pengendali ini membuka jalan pada pelanggaran.

Kalimat perintah pada penutup tidak dibaca sebagai izin bebas berbuat salah. Dalam penjelasan maknanya, ia dapat dipahami sebagai ancaman atau gambaran bahwa orang yang kehilangan rasa malu akan melakukan apa saja. Pengajaran perlu menghubungkan kalimat dengan pesan akhlaknya.

Malu yang terpuji lahir dari penghormatan kepada Allah dan hak manusia. Ia mencegah dusta, penghinaan, serta pelanggaran meskipun tidak ada penonton. Berbeda dengan rasa sungkan yang justru menghalangi pertanyaan penting, pengakuan kesalahan, atau permintaan pertolongan.

Dalam pergaulan, kelompok dapat membalik ukuran malu: jujur dianggap memalukan, sedangkan mengejek dianggap keberanian. Santri perlu berani menjaga nilai yang benar. Kedewasaan ditunjukkan oleh kemampuan menolak tekanan kelompok dengan cara yang santun.

Coba dalam kehidupan sehari-hari

Beri contoh malu yang menjaga akhlak dan malu yang justru menghalangi belajar atau pertolongan.

05 · UJI PEMAHAMAN

Pikirkan sebelum membuka jawaban

Apakah “lakukanlah apa yang engkau kehendaki” membolehkan maksiat?

Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.

Buka pedoman jawaban

Tidak. Ia merupakan peringatan tentang hilangnya pengendali malu, bukan izin untuk melanggar tuntunan.

06 · TELUSURI SUMBER

Riwayat & status hadits

Sahih

Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.

Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.

Catatan penyuntingan materi ini

Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.

Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.

Panduan pendampingan guru

Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “rasa malu yang benar menjaga seseorang dari perbuatan buruk; hilangnya pengendali ini membuka jalan pada pelanggaran.”, dan menanggapi kasus pada latihan.

Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.

  1. Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
  2. Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
  3. Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
  4. Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Lihat rubrik dan rancangan semester →

Bawa naskah ke ruang belajar

PDF A4 untuk dicetak

Hadits Pilihan · Pustaka Ibadurrahman TEMASNaskah 2026.10.11-r2 · Belajar bersama guru

Catat bacaanmu

Hadits Pilihan · AN-20 · Malu

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Hadits Pilihan · AN-20 · MaluEdisi 2026.10.11-r2

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan