Istiqamah
Iman perlu dijaga melalui ketaatan yang terus-menerus dan perbaikan diri.
Arba’in an-Nawawi 21
Arba’in an-Nawawi, nomor 21 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 2 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي عَمْرٍو، وَقِيلَ أَبِي عَمْرَةَ، سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الثَّقَفِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، قُلْ لِي فِي الإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا غَيْرَكَ. قَالَ: «قُلْ: آمَنْتُ بِاللَّهِ، ثُمَّ اسْتَقِمْ».
Bagian 2
رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: Abu Amr—disebut pula Abu Amrah—Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi, semoga Allah meridainya.
Sufyan bin Abdullah berkata, “Wahai Rasulullah, terangkan kepadaku satu perkataan tentang Islam yang tidak perlu lagi kutanyakan kepada siapa pun selain engkau.” Beliau menjawab, “Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
قُلْ لِي
katakan kepadaku
قَوْلًا
suatu perkataan
آمَنْتُ
saya beriman
بِاللَّهِ
kepada Allah
فَاسْتَقِمْ
maka istiqamahlah
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Iman perlu dijaga melalui ketaatan yang terus-menerus dan perbaikan diri.
Jawaban Nabi sangat ringkas tetapi luas. Pernyataan iman memberi dasar, sedangkan istiqamah mengarahkan perjalanan setelahnya. Keimanan tidak berhenti pada ucapan; ia perlu terlihat dalam ibadah dan akhlak sehari-hari.
Istiqamah bukan tuntutan menjadi manusia tanpa kesalahan. Ketika tergelincir, seseorang kembali melalui tobat dan perbaikan. Yang dijaga ialah arah hidup dan kesediaan menaati Allah, bukan penampilan yang seolah selalu sempurna.
Mulailah dari kewajiban dan kebiasaan baik yang realistis. Dalam hafalan, ulangi sedikit secara teratur. Dalam pergaulan, pertahankan kejujuran meskipun tidak diawasi. Lafaz pelajaran ini mengikuti Muslim 38; Arba’in 21 memuat varian penghubung tsumma.
Jawaban singkat ini menutup bagian kelas 5 dengan hubungan antara pengakuan dan konsistensi. Istiqamah bukan hanya mempertahankan jumlah kegiatan, tetapi tetap berada pada arah yang benar, memperbaiki penyimpangan, dan melanjutkan ketaatan ketika semangat naik turun. Naskah Arba’in memakai tsumma-staqim; lafaz sumber Muslim yang dipakai pada kelas 1 menggunakan fa-staqim.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Buat rencana tiga kebiasaan yang realistis selama sebulan, lengkap dengan cara kembali ketika satu hari terlewat.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Bagaimana bersikap ketika kebiasaan baik sempat terputus?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Koreksi penyebab, bertobat bila ada kelalaian, lalu kembali melanjutkan secara realistis tanpa menyerah atau membenarkan kelalaian.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “iman perlu dijaga melalui ketaatan yang terus-menerus dan perbaikan diri.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak