Luasnya pintu sedekah
Kesempatan berbuat baik terbuka bagi semua; ibadah, manfaat sosial, dan pemenuhan kebutuhan dengan cara halal dapat bernilai pahala.
Arba’in an-Nawawi 25
Arba’in an-Nawawi, nomor 25 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 3 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَيْضًا: أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ بِالأُجُورِ، يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّي،
Bagian 2
وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ، وَيَتَصَدَّقُونَ بِفُضُولِ أَمْوَالِهِمْ. قَالَ: «أَوَلَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لَكُمْ مَا تَصَدَّقُونَ؟ إِنَّ بِكُلِّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةً، وَكُلِّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةً، وَكُلِّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةً، وَكُلِّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةً، وَأَمْرٌ بِمَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنْ مُنْكَرٍ صَدَقَةٌ،
Bagian 3
وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ». قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيَأْتِي أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ، وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ؟ قَالَ: «أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِي حَرَامٍ، أَكَانَ عَلَيْهِ وِزْرٌ؟ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِي الْحَلَالِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: Abu Dzar, semoga Allah meridainya.
Sejumlah sahabat berkata kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya membawa banyak pahala. Mereka salat sebagaimana kami salat, berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Beliau bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian sesuatu untuk bersedekah? Setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir sedekah, setiap tahmid sedekah, setiap tahlil sedekah, mengajak kepada kebaikan sedekah, mencegah kemungkaran sedekah, dan pada hubungan suami istri di antara kalian ada sedekah.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah seseorang menyalurkan syahwatnya lalu memperoleh pahala?” Beliau menjawab, “Bagaimana pendapat kalian jika ia menyalurkannya pada yang haram, bukankah ia berdosa? Demikian pula apabila ia menyalurkannya pada yang halal, ia memperoleh pahala.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
الدُّثُورِ
kekayaan
فُضُولِ أَمْوَالِهِمْ
kelebihan harta mereka
تَسْبِيحَةٍ
ucapan subhanallah
تَهْلِيلَةٍ
ucapan la ilaha illallah
مَعْرُوفٍ
kebaikan yang dibenarkan
بُضْعِ
hubungan suami istri dalam konteks ini
وِزْرٌ
dosa
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Kesempatan berbuat baik terbuka bagi semua; ibadah, manfaat sosial, dan pemenuhan kebutuhan dengan cara halal dapat bernilai pahala.
Para sahabat membandingkan kesempatan beramal karena ingin mengejar kebaikan. Jawaban Nabi tidak merendahkan sedekah harta, tetapi membuka bentuk kebaikan yang dapat dilakukan orang dengan keadaan berbeda. Kekurangan materi bukan berarti tertutup seluruh jalan pahala.
Zikir menguatkan hubungan dengan Allah, sedangkan amar makruf dan nahi mungkar menyentuh masyarakat. Pelaksanaannya memerlukan ilmu, kemampuan, dan cara yang benar, sebagaimana dijelaskan pada hadits 34. Semangat berbuat baik tidak membenarkan tindakan yang menambah kerusakan.
Bagian hubungan suami istri menunjukkan bahwa kebutuhan manusia dapat dipenuhi melalui jalan halal dan disertai niat baik. Untuk jenjang akhir SMA, bahas dengan bahasa yang santun sebagai pendidikan tanggung jawab pernikahan, kehormatan, dan batas hubungan; matan tidak perlu disembunyikan atau diubah menjadi makna lain.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Susun daftar sedekah yang dapat dilakukan tanpa uang, lalu pilih satu yang memberi manfaat nyata bagi orang lain.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apa pelajaran dari perbandingan halal dan haram pada akhir hadits?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Cara memenuhi kebutuhan menentukan tanggung jawab moral; kebutuhan yang sama dapat ditempuh melalui jalan yang dibenarkan atau dilarang.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “kesempatan berbuat baik terbuka bagi semua; ibadah, manfaat sosial, dan pemenuhan kebutuhan dengan cara halal dapat bernilai pahala.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak