Kebaikan, dosa, dan hati
Perhatikan kepekaan hati yang dibimbing ilmu, serta kaitkan kebaikan dengan akhlak.
Arba’in an-Nawawi 27
Arba’in an-Nawawi, nomor 27 · Riwayat pertama sahih; kedua hasan menurut an-Nawawi
Latihan hafalan per bagian · 3 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنِ النَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ، وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Bagian 2
وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «جِئْتَ تَسْأَلُ عَنِ الْبِرِّ؟» قُلْتُ: نَعَمْ. قَالَ: «اسْتَفْتِ قَلْبَكَ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ، وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ،
Bagian 3
وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ». حَدِيثٌ حَسَنٌ، رَوَيْنَاهُ فِي مُسْنَدَيِ الْإِمَامَيْنِ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ وَالدَّارِمِيِّ بِإِسْنَادٍ حَسَنٍ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: An-Nawwas bin Sam‘an dan Wabishah bin Ma‘bad, semoga Allah meridainya.
An-Nawwas meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Kebajikan adalah akhlak yang baik. Dosa ialah sesuatu yang mengusik dadamu dan engkau tidak suka orang lain mengetahuinya.” Wabishah bin Ma‘bad berkata: Aku mendatangi Rasulullah. Beliau bertanya, “Engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan?” Aku menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Mintalah pertimbangan kepada hatimu. Kebajikan ialah sesuatu yang jiwa dan hati merasa tenteram kepadanya. Dosa ialah sesuatu yang mengusik jiwa dan membuat dada bimbang, meskipun orang-orang telah memberi fatwa kepadamu.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
الْبِرُّ
kebajikan
حُسْنُ الْخُلُقِ
akhlak baik
الْإِثْمُ
dosa
حَاكَ
mengusik atau menimbulkan kegelisahan
صَدْرِكَ
dadamu
يَطَّلِعَ
mengetahui
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Perhatikan kepekaan hati yang dibimbing ilmu, serta kaitkan kebaikan dengan akhlak.
Hadits menempatkan akhlak baik sebagai ungkapan luas kebajikan. Dosa dapat dikenali melalui kegelisahan hati yang masih peka, terutama ketika seseorang sengaja menyembunyikan tindakan yang ia tahu salah.
Perasaan bukan satu-satunya ukuran halal dan haram. Orang bisa terbiasa dengan dosa sampai tidak merasa gelisah, atau merasa cemas terhadap sesuatu yang sebenarnya dibolehkan. Karena itu, hati perlu dibimbing oleh ilmu dan keterangan guru.
Tidak suka diketahui orang juga tidak selalu berarti dosa; banyak urusan pribadi memang patut dijaga. Yang dibicarakan ialah kegelisahan moral terhadap kesalahan. Bedakan privasi yang wajar dari penyembunyian pelanggaran.
Dua riwayat pada nomor ini perlu dibedakan. Riwayat an-Nawwas berasal dari Muslim; riwayat Wabishah dicantumkan an-Nawawi melalui Ahmad dan ad-Darimi serta dinilainya hasan. Penilaian pada bagian kedua tidak dipindahkan begitu saja kepada bagian pertama.
“Mintalah pertimbangan kepada hati” bukan izin mengganti hukum yang jelas dengan perasaan. Hati perlu dididik oleh iman dan ilmu. Jika fakta yang diketahui pelaku berbeda dari fakta yang disampaikan kepada pemberi fatwa, jawaban yang tampak membolehkan tidak menghapus tanggung jawab atas fakta yang disembunyikan.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Diskusikan contoh seseorang yang menyembunyikan sebagian fakta ketika meminta nasihat agar mendapat jawaban yang diinginkan.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Bolehkah rasa tenang digunakan untuk menghalalkan sesuatu yang sudah jelas dilarang?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Pertimbangan hati berjalan bersama petunjuk agama dan kejujuran terhadap fakta, bukan mengalahkan hukum yang jelas.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Riwayat an-Nawwas ada dalam Shahih Muslim. Penilaian hasan dalam teks pengarang berkaitan dengan riwayat Wabishah melalui Ahmad dan ad-Darimi; jangan memindahkannya ke riwayat pertama.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “perhatikan kepekaan hati yang dibimbing ilmu, serta kaitkan kebaikan dengan akhlak.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak