Kewajiban dan batasan
Jaga kewajiban dan batas agama tanpa menambah beban yang tidak ditetapkan.
Arba’in an-Nawawi 30
Arba’in an-Nawawi, nomor 30 · Hasan menurut an-Nawawi
Latihan hafalan per bagian · 2 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ جُرْثُومِ بْنِ نَاشِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى فَرَضَ فَرَائِضَ فَلَا تُضَيِّعُوهَا، وَحَدَّ حُدُودًا فَلَا تَعْتَدُوهَا، وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ فَلَا تَنْتَهِكُوهَا،
Bagian 2
وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ رَحْمَةً لَكُمْ غَيْرَ نِسْيَانٍ فَلَا تَبْحَثُوا عَنْهَا». حَدِيثٌ حَسَنٌ، رَوَاهُ الدَّارَقُطْنِيُّ وَغَيْرُهُ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: Abu Tsa‘labah al-Khusyani Jurtsum bin Nasyir, semoga Allah meridainya.
Sesungguhnya Allah Ta‘ala menetapkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian menyia-nyiakannya. Dia menetapkan batas-batas, maka janganlah kalian melampauinya. Dia mengharamkan beberapa perkara, maka janganlah kalian melanggarnya. Dia mendiamkan beberapa perkara sebagai rahmat bagi kalian, bukan karena lupa, maka janganlah kalian mencari-carinya dengan memberatkan diri.
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
فَرَائِضَ
kewajiban-kewajiban
تُضَيِّعُوهَا
kalian menyia-nyiakannya
حُدُودًا
batas-batas
تَعْتَدُوهَا
kalian melampauinya
تَنْتَهِكُوهَا
kalian melanggarnya
غَيْرَ نِسْيَانٍ
bukan karena lupa
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Jaga kewajiban dan batas agama tanpa menambah beban yang tidak ditetapkan.
Empat kelompok dalam hadits membantu menata cara beragama: menjalankan kewajiban, menjaga batas, menjauhi larangan, dan tidak membuat beban tambahan tanpa dasar. Setiap kelompok memerlukan sikap yang sesuai; semua persoalan tidak disikapi dengan cara yang sama.
Larangan mencari-cari tidak berarti menutup penelitian dan pertanyaan untuk memahami hukum. Yang perlu dihindari ialah penggalian yang tidak bermanfaat dan menimbulkan kesulitan yang tidak dituntut. Pertanyaan yang lahir dari kebutuhan nyata tetap diajukan kepada orang berilmu.
An-Nawawi menyebut riwayat ini hasan, sementara pembahasan sanadnya memiliki perbedaan di kalangan ahli hadits. Karena itu, pelajaran mencantumkan siapa yang memberi penilaian. Mempertahankan teks kitab tidak berarti menyembunyikan pembahasan ilmiahnya.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Kelompokkan contoh perilaku ke dalam menjaga kewajiban, menaati batas, menjauhi larangan, dan menghindari beban tambahan.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah bertanya tentang persoalan baru termasuk larangan “mencari-cari”?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak otomatis. Pertanyaan untuk kebutuhan dan pemahaman berbeda dari pertanyaan yang sengaja memberatkan tanpa manfaat.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Penilaian hasan mengikuti keterangan an-Nawawi. Sebagian sanad dibahas berbeda oleh ulama; derajat setiap jalur tidak otomatis sama.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “jaga kewajiban dan batas agama tanpa menambah beban yang tidak ditetapkan.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak