Ampunan Allah
Doa, harapan, istigfar, dan tauhid membuka pintu kembali kepada Allah tanpa berputus asa.
Arba’in an-Nawawi 42
Arba’in an-Nawawi, nomor 42 · Hasan sahih dalam nukilan an-Nawawi
Latihan hafalan per bagian · 3 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلَا أُبَالِي.
Bagian 2
يَا ابْنَ آدَمَ، لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ. يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِي لَا تُشْرِكُ بِي شَيْئًا لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً». رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ،
Bagian 3
وَقَالَ: حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: Anas bin Malik, semoga Allah meridainya.
Allah Ta‘ala berfirman, “Wahai anak Adam, selama engkau berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, Aku mengampuni dosa yang telah terjadi darimu dan Aku tidak keberatan. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai awan di langit, kemudian engkau memohon ampun kepada-Ku, Aku mengampunimu. Wahai anak Adam, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan kesalahan hampir sepenuh bumi, kemudian engkau menemui-Ku tanpa menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku mendatangimu dengan ampunan hampir sepenuh bumi pula.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
دَعَوْتَنِي
engkau berdoa kepada-Ku
رَجَوْتَنِي
engkau berharap kepada-Ku
عَنَانَ السَّمَاءِ
awan atau ketinggian langit
اسْتَغْفَرْتَنِي
engkau memohon ampun kepada-Ku
قُرَابِ الْأَرْضِ
hampir sepenuh bumi
مَغْفِرَةً
ampunan
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Doa, harapan, istigfar, dan tauhid membuka pintu kembali kepada Allah tanpa berputus asa.
Penutup Arba’in mengembalikan pelajar kepada keluasan rahmat Allah. Besarnya dosa tidak dijadikan alasan menyerah. Seruan berulang kepada anak Adam mengajak manusia yang lemah untuk tetap berdoa, berharap, dan memohon ampun.
Harapan berbeda dari merasa bebas berbuat dosa. Tobat melibatkan berhenti dari kesalahan, penyesalan, dan tekad memperbaiki diri. Jika menyangkut hak orang lain, hak tersebut perlu diselesaikan; istigfar tidak dipakai untuk menutup pembicaraan tentang kerugian korban.
Bagian tauhid menegaskan pusat penghambaan. Kebaikan, ibadah, dan pertobatan diarahkan kepada Allah. Jangan mengubah janji rahmat menjadi kepastian pribadi bahwa semua perilaku akan aman tanpa pertobatan dan tanggung jawab.
Sebagai penutup enam tahun pelajaran, hubungkan kembali dengan hadits niat: mulai dengan tujuan yang benar, jaga cara beramal, dan kembali kepada Allah ketika tergelincir. Hafalan yang baik diharapkan menumbuhkan kerendahan hati, bukan keyakinan bahwa diri tidak mungkin salah.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Tulis rencana perbaikan pribadi yang tidak perlu dipublikasikan: kesalahan yang dihentikan, hak yang diselesaikan, dan kebiasaan baik penggantinya.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apa beda berharap ampunan dan meremehkan dosa?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Harapan mendorong doa, tobat, dan perbaikan; meremehkan dosa mempertahankan kesalahan sambil merasa tidak perlu berubah.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Matan Arba’in yang digunakan menukil hasan sahih dari Tirmidzi. Pada teks Jami’ at-Tirmidzi 3540 di rujukan tertulis gharib, sedangkan kolom Darussalam menilai hasan. Perbedaan nukilan dan penilaian ini ditampilkan terpisah; teks Arba’in tidak diubah diam-diam.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “doa, harapan, istigfar, dan tauhid membuka pintu kembali kepada Allah tanpa berputus asa.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak