Menjauhi prasangka buruk
Jangan memperlakukan dugaan buruk sebagai fakta tentang orang lain.
Hadits 5
Al-Bukhari 6064 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 1 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ؛ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.
Terjemahan makna matan
Jauhilah prasangka, karena prasangka adalah perkataan yang paling dusta.
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
إِيَّاكُمْ
waspadalah kalian
الظَّنَّ
prasangka
أَكْذَبُ
paling dusta
الْحَدِيثِ
perkataan atau berita
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Jangan memperlakukan dugaan buruk sebagai fakta tentang orang lain.
Prasangka yang dicela ialah dugaan buruk tanpa dasar yang memadai, lalu dipercaya dan dipakai menilai orang. Misalnya, teman yang diam langsung dianggap sombong, padahal mungkin sedang sakit atau memikirkan masalah.
Berhati-hati berbeda dari menuduh. Barang tetap perlu disimpan dengan aman, dan kejadian mencurigakan dapat dilaporkan dengan menyebut fakta. Namun kita tidak boleh menambahkan kesimpulan tentang niat atau pelaku tanpa bukti.
Petikan ini berada dalam hadits yang juga melarang mencari-cari kesalahan dan merusak persaudaraan. Biasakan bertanya secara baik, membedakan apa yang terlihat dari apa yang disimpulkan, serta bersedia mengoreksi dugaan.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Tulis dua kemungkinan penjelasan yang baik sebelum menyimpulkan niat buruk teman.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah menjaga barang agar tidak hilang berarti berprasangka buruk?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Tindakan pencegahan yang wajar berbeda dari menuduh seseorang tanpa bukti.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Materi ini berupa petikan; buka rujukan untuk membaca konteks lengkap.
Catatan penyuntingan materi ini
Penomoran, keterangan sumber, dan penyajian hafalan diseragamkan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “jangan memperlakukan dugaan buruk sebagai fakta tentang orang lain.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak