Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Hadits Pilihan · Bahaya dusta
Koleksi belajar
Hadits Pilihan · Kelas 22026.10.11-r2
KELAS 2 · K2-13 · SMP · tahun 2

Bahaya dusta

PetikanSahih

Hentikan kebohongan sejak awal agar tidak berkembang menjadi kebiasaan yang merusak.

01 · NASKAH HAFALAN

Hadits 13

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ؛ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Muslim 2607c · Sahih

Latihan hafalan per bagian · 1 bagian

Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.

Bagian 1

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ؛ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

02 · PAHAMI MAKNA

Terjemahan makna matan

Jauhilah dusta, karena dusta menuntun kepada kedurhakaan, dan kedurhakaan menuntun ke neraka.

03 · BANTUAN BAHASA

Terjemah kata & frasa penting

Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.

إِيَّاكُمْ

waspadalah kalian

الْكَذِبَ

dusta

يَهْدِي

menuntun

الْفُجُورِ

kedurhakaan

النَّارِ

neraka

Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.

04 · RENUNGKAN ISINYA

Penjelasan & penerapan

Inti pelajaran

Hentikan kebohongan sejak awal agar tidak berkembang menjadi kebiasaan yang merusak.

Kebohongan sering menuntut kebohongan berikutnya untuk menutup jejak. Seseorang yang berdusta tentang tugas dapat terdorong memalsukan bukti atau menuduh teman. Karena itu, hadits menggambarkan arah yang dibentuk oleh kebiasaan.

Dalam kelanjutan riwayat, orang yang terus berdusta dan sengaja mencari kebohongan dicatat sebagai pendusta. Ancaman ini mengajak kita bertobat dan memutus kebiasaan, bukan berputus asa karena pernah melakukan kesalahan.

Saat terlanjur berdusta, luruskan informasi kepada pihak yang terkait dan perbaiki kerugiannya. Kejujuran tidak harus berarti membuka seluruh privasi kepada semua orang; kita boleh menolak menjawab sesuatu yang bukan hak penanya tanpa mengarang kebohongan.

Coba dalam kehidupan sehari-hari

Latih jawaban jujur saat tidak ingin membagikan hal pribadi: “Maaf, saya belum dapat membicarakannya.”

05 · UJI PEMAHAMAN

Pikirkan sebelum membuka jawaban

Apa langkah pertama setelah menyadari telah berbohong?

Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.

Buka pedoman jawaban

Hentikan kebohongan, akui dan luruskan informasi kepada pihak terkait, lalu perbaiki akibatnya.

06 · TELUSURI SUMBER

Riwayat & status hadits

Sahih

Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.

Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Materi ini berupa petikan; buka rujukan untuk membaca konteks lengkap.

Catatan penyuntingan materi ini

Penomoran, keterangan sumber, dan penyajian hafalan diseragamkan.

Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.

Panduan pendampingan guru

Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “hentikan kebohongan sejak awal agar tidak berkembang menjadi kebiasaan yang merusak.”, dan menanggapi kasus pada latihan.

Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.

  1. Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
  2. Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
  3. Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
  4. Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Lihat rubrik dan rancangan semester →

Bawa naskah ke ruang belajar

PDF A4 untuk dicetak

Hadits Pilihan · Pustaka Ibadurrahman TEMASNaskah 2026.10.11-r2 · Belajar bersama guru

Catat bacaanmu

Hadits Pilihan · K2-13 · Bahaya dusta

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Hadits Pilihan · K2-13 · Bahaya dustaEdisi 2026.10.11-r2

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan