Larangan sombong
Kesombongan diukur dari penolakan terhadap kebenaran dan penghinaan kepada manusia, bukan sekadar pakaian yang rapi.
Hadits 16
Muslim 91a · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 2 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ».
Bagian 2
قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً. قَالَ: «إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ، الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Terjemahan makna matan
“Tidak masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat kesombongan seberat zarah.” Seorang laki-laki berkata, “Seseorang suka jika pakaian dan alas kakinya bagus.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah Mahaindah dan menyukai keindahan. Kesombongan ialah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
مِثْقَالُ ذَرَّةٍ
seberat zarah
كِبْرٍ
kesombongan
ثَوْبُهُ
pakaiannya
جَمِيلٌ
Mahaindah
بَطَرُ الْحَقِّ
menolak kebenaran karena sombong
غَمْطُ النَّاسِ
meremehkan manusia
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Kesombongan diukur dari penolakan terhadap kebenaran dan penghinaan kepada manusia, bukan sekadar pakaian yang rapi.
Dialog dalam hadits mencegah kesalahpahaman. Seseorang boleh menyukai penampilan yang baik, sementara sifat sombong menyangkut sikap terhadap kebenaran dan manusia. Menjaga kebersihan dan kerapian dapat dilakukan tanpa merendahkan orang lain.
Menolak kebenaran muncul ketika gengsi lebih diutamakan daripada bukti. Misalnya, enggan menerima koreksi dari teman yang lebih muda meskipun koreksinya benar. Meremehkan manusia tampak dalam ejekan terhadap keluarga, kemampuan, pekerjaan, atau keadaan ekonomi.
Ancaman ini mengajak membersihkan hati melalui tindakan: mengakui kesalahan, menghargai orang, dan menerima nasihat. Jangan menggunakannya untuk memastikan nasib seseorang di akhirat. Fokuskan latihan pada perilaku yang dapat diperbaiki hari ini.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Terima satu koreksi yang benar dengan ucapan terima kasih, lalu lakukan perbaikannya.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah memakai pakaian bagus otomatis sombong?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Nabi menjelaskan bahwa sombong ialah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Sanad diringkas mulai sahabat perawi; keterangan sumber disajikan setelah matan.
Catatan penyuntingan materi ini
Dialog tentang keindahan dan definisi sombong dipulihkan dari Muslim 91a.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “kesombongan diukur dari penolakan terhadap kebenaran dan penghinaan kepada manusia, bukan sekadar pakaian yang rapi.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak