Berkata baik atau diam
Timbang ucapan sebelum berbicara: sampaikan kebaikan, dan tinggalkan ucapan yang merusak.
Hadits 6
Al-Bukhari 6018 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 1 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.
Terjemahan makna matan
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
مَنْ كَانَ
barang siapa yang
يُؤْمِنُ
beriman
الْيَوْمِ الآخِرِ
hari akhir
فَلْيَقُلْ
hendaklah ia berkata
خَيْرًا
kebaikan
أَوْ لِيَصْمُتْ
atau hendaklah ia diam
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Timbang ucapan sebelum berbicara: sampaikan kebaikan, dan tinggalkan ucapan yang merusak.
Iman kepada hari akhir mengingatkan bahwa ucapan mempunyai pertanggungjawaban. Perkataan baik mencakup kebenaran yang disampaikan dengan tepat: mengajar, menghibur, menasihati, meminta maaf, atau membela orang yang dizalimi.
Diam berguna ketika kita tidak mengetahui kebenaran berita, sedang dikuasai emosi, atau hendak mengejek. Namun diam tidak selalu lebih baik. Kesaksian yang diperlukan, laporan bahaya, dan pertanyaan untuk memahami pelajaran termasuk ucapan yang bermanfaat.
Petikan ini berasal dari hadits yang juga mengatur hak tetangga dan tamu. Ketiganya menghubungkan iman dengan hubungan sosial. Latihan berbicara baik berarti memperhatikan isi, nada, waktu, dan orang yang diajak bicara.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Saat marah, berhenti sejenak lalu susun ulang kalimat dengan menyebut masalah tanpa menghina orangnya.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah hadits ini menyuruh diam ketika melihat perundungan?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Laporan yang benar kepada guru dan pembelaan yang bijak termasuk perkataan baik.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Materi ini berupa petikan; buka rujukan untuk membaca konteks lengkap.
Catatan penyuntingan materi ini
Penomoran, keterangan sumber, dan penyajian hafalan diseragamkan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “timbang ucapan sebelum berbicara: sampaikan kebaikan, dan tinggalkan ucapan yang merusak.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak