Halal, haram, dan syubhat
Kejelasan hukum, kehati-hatian, dan perbaikan hati saling berkaitan dalam menjaga perilaku.
Hadits 1
Muslim 1599a · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 2 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي الْحَرَامِ كَالرَّاعِي يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ مَحَارِمُهُ أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ».
Bagian 2
رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Terjemahan makna matan
Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara samar yang tidak diketahui banyak orang. Barang siapa menjaga diri dari perkara samar, ia telah menjaga agama dan kehormatannya. Barang siapa terjatuh dalam perkara samar, ia terjatuh dalam yang haram, seperti penggembala yang menggembala di sekitar kawasan terlarang dan hampir memasuki kawasan itu. Ketahuilah, setiap penguasa mempunyai kawasan larangan; kawasan larangan Allah ialah hal-hal yang diharamkan-Nya. Ketahuilah, dalam tubuh ada segumpal daging; jika baik, baiklah seluruh tubuh, dan jika rusak, rusaklah seluruh tubuh. Itulah hati.
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
الْحَلَالَ
yang halal
الْحَرَامَ
yang haram
مُشْتَبِهَاتٌ
perkara yang samar
اسْتَبْرَأَ
menjaga kebersihan atau keselamatan
عِرْضِهِ
kehormatannya
الْحِمَى
kawasan terlarang
مُضْغَةً
segumpal daging
الْقَلْبُ
hati
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Kejelasan hukum, kehati-hatian, dan perbaikan hati saling berkaitan dalam menjaga perilaku.
Hadits membedakan yang jelas dibolehkan, jelas dilarang, dan samar bagi sebagian orang. Kesamaran tidak berarti agama tidak mempunyai penjelasan; pengetahuan manusia berbeda. Ketika belum memahami, mintalah keterangan kepada orang berilmu dan hindari tergesa menetapkan hukum.
Perumpamaan penggembala menjelaskan bahaya terus bermain di dekat batas. Kebiasaan meremehkan perkara yang meragukan dapat membawa kepada pelanggaran yang jelas. Kehati-hatian tetap perlu ilmu agar tidak berubah menjadi mengharamkan semua hal atau waswas tanpa alasan.
Penutup tentang hati menunjukkan akar perilaku. Niat, cinta, takut, dan keinginan memengaruhi keputusan anggota tubuh. Perbaikan lahir dan batin berjalan bersama: belajar hukum, mengatur kebiasaan, serta mengoreksi motif. Naskah kelas 4 kini memuat matan utuh sebagai persiapan Arba’in 6.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Ambil contoh transaksi yang belum dipahami. Pisahkan fakta, hal yang sudah jelas hukumnya, dan pertanyaan yang perlu diajukan kepada guru.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah perkara yang samar bagi kita pasti haram bagi semua orang?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Kesamaran dapat berasal dari keterbatasan pengetahuan; cari penjelasan dan jangan membuat hukum umum tanpa dasar.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Sanad diringkas mulai sahabat perawi; keterangan sumber disajikan setelah matan.
Catatan penyuntingan materi ini
Matan yang sebelumnya berupa petikan dilengkapi mengikuti sumber lafaz yang dicantumkan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “kejelasan hukum, kehati-hatian, dan perbaikan hati saling berkaitan dalam menjaga perilaku.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak