Memeriksa berita sebelum menyampaikan
Tidak semua informasi yang diterima layak dipercaya atau diteruskan.
Hadits 7
Muqaddimah Shahih Muslim, bab larangan menceritakan semua yang didengar · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 1 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Terjemahan makna matan
Cukuplah seseorang dianggap berdusta apabila ia menceritakan semua yang didengarnya.
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
كَفَى
cukuplah
بِالْمَرْءِ
bagi seseorang
كَذِبًا
sebagai dusta
يُحَدِّثَ
menceritakan
كُلِّ مَا سَمِعَ
semua yang didengarnya
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Tidak semua informasi yang diterima layak dipercaya atau diteruskan.
Seseorang dapat menjadi penyebar berita salah meskipun bukan pembuat awalnya. Bila semua yang didengar diteruskan tanpa pemeriksaan, informasi benar dan palsu bercampur. Hadits menuntut tanggung jawab pada proses penyampaian.
Periksa siapa sumbernya, apakah konteksnya lengkap, dan apakah penyebarannya bermanfaat. Tangkapan layar dapat dipotong; judul dapat berbeda dari isi; cerita lama dapat diberi tanggal baru. Menunda berbagi sering merupakan keputusan yang lebih aman dan jujur.
Ketika informasi menyangkut keselamatan, sampaikan kepada pihak yang dapat memeriksa dengan jelas membedakan fakta dan dugaan. Setelah menyebarkan kesalahan, kirim koreksi melalui saluran yang sama. Amanah tidak selesai dengan menambahkan “katanya”.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Sebelum meneruskan berita, cek sumber, tanggal, konteks, dan manfaatnya.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah menulis “katanya” menghapus tanggung jawab menyebarkan kabar palsu?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Penyampai tetap perlu menilai sumber dan akibat penyebarannya.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Sanad diringkas mulai sahabat perawi; keterangan sumber disajikan setelah matan.
Catatan penyuntingan materi ini
Penomoran, keterangan sumber, dan penyajian hafalan diseragamkan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “tidak semua informasi yang diterima layak dipercaya atau diteruskan.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak