Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Hadits Pilihan · Hidup seperti musafir
Koleksi belajar
Hadits Pilihan · Kelas 42026.10.11-r2
KELAS 4 · K4-10 · SMA · tahun 1

Hidup seperti musafir

Matan dan nasihat sahabatSahih

Hidupkan kesadaran sebagai musafir: gunakan kesempatan tanpa menunda kebaikan.

01 · NASKAH HAFALAN

Hadits 10

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي فَقَالَ: «كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ». وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.

Al-Bukhari 6416 · Sahih

Latihan hafalan per bagian · 2 bagian

Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.

Bagian 1

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي فَقَالَ: «كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ». وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ،

Bagian 2

وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.

02 · PAHAMI MAKNA

Terjemahan makna matan

Rasulullah ﷺ memegang pundakku lalu bersabda, “Jadilah di dunia seakan-akan engkau orang asing atau pengembara yang melintas.” Ibnu Umar biasa berkata, “Jika engkau berada pada sore hari, jangan menunggu pagi; jika berada pada pagi hari, jangan menunggu sore. Ambillah bekal dari sehatmu untuk sakitmu dan dari hidupmu untuk matimu.”

03 · BANTUAN BAHASA

Terjemah kata & frasa penting

Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.

بِمَنْكِبِي

pundakku

غَرِيبٌ

orang asing

عَابِرُ سَبِيلٍ

pengembara yang melintas

أَمْسَيْتَ

engkau berada pada sore hari

أَصْبَحْتَ

engkau berada pada pagi hari

خُذْ

ambillah bekal

Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.

04 · RENUNGKAN ISINYA

Penjelasan & penerapan

Inti pelajaran

Hidupkan kesadaran sebagai musafir: gunakan kesempatan tanpa menunda kebaikan.

Musafir memperhatikan tujuan dan bekal. Ia menggunakan tempat singgah, tetapi tidak melupakan perjalanan. Sikap ini mengarahkan manusia memakai dunia untuk kebaikan tanpa menjadikannya satu-satunya ukuran keberhasilan.

Nasihat setelah sabda Nabi adalah ucapan Ibnu Umar. Pembedaan ini penting dalam belajar riwayat: tidak semua kalimat pada satu paragraf hadits merupakan sabda Nabi. Ucapan sahabat menjelaskan cara mengamalkan pesan yang diterimanya.

Tidak menunggu pagi atau sore berarti tidak menjamin kesempatan berikutnya untuk menunda kewajiban. Perencanaan tetap diperlukan, tetapi pelaksanaannya dimulai dengan tindakan nyata. Menjaga kesehatan juga termasuk menyiapkan bekal, bukan menghabiskan tenaga tanpa istirahat.

Coba dalam kehidupan sehari-hari

Selesaikan satu kewajiban yang tertunda hari ini dan buat rencana realistis untuk sisanya.

05 · UJI PEMAHAMAN

Pikirkan sebelum membuka jawaban

Siapa yang mengucapkan nasihat “jika engkau berada pada sore hari”?

Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.

Buka pedoman jawaban

Ibnu Umar; teks membedakannya dari sabda Nabi tentang menjadi orang asing atau musafir.

06 · TELUSURI SUMBER

Riwayat & status hadits

Sahih

Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.

Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Sanad diringkas mulai sahabat perawi; keterangan sumber disajikan setelah matan.

Catatan penyuntingan materi ini

Nasihat Ibnu Umar dipulihkan, dengan penanda yang membedakannya dari sabda Nabi.

Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.

Panduan pendampingan guru

Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “hidupkan kesadaran sebagai musafir: gunakan kesempatan tanpa menunda kebaikan.”, dan menanggapi kasus pada latihan.

Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.

  1. Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
  2. Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
  3. Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
  4. Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Lihat rubrik dan rancangan semester →

Bawa naskah ke ruang belajar

PDF A4 untuk dicetak

Hadits Pilihan · Pustaka Ibadurrahman TEMASNaskah 2026.10.11-r2 · Belajar bersama guru

Catat bacaanmu

Hadits Pilihan · K4-10 · Hidup seperti musafir

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Hadits Pilihan · K4-10 · Hidup seperti musafirEdisi 2026.10.11-r2

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan