Pertanggungjawaban umur, ilmu, dan harta
Umur, ilmu, harta, dan tubuh adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan.
Hadits 20
At-Tirmidzi 2417 · Hasan sahih menurut Tirmidzi
Latihan hafalan per bagian · 2 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ،
Bagian 2
وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ». رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ.
Terjemahan makna matan
Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya untuk apa dihabiskan, tentang ilmunya apa yang telah dilakukan dengannya, tentang hartanya dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakan.
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
لَا تَزُولُ
tidak bergeser
قَدَمَا عَبْدٍ
dua kaki seorang hamba
يُسْأَلَ
ditanya
عُمُرِهِ
umurnya
أَفْنَاهُ
menghabiskannya
اكْتَسَبَهُ
memperolehnya
أَنْفَقَهُ
membelanjakannya
جِسْمِهِ
tubuhnya
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Umur, ilmu, harta, dan tubuh adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan.
Pertanyaan akhirat mengajak melakukan pemeriksaan diri sejak sekarang. Umur mencakup kesempatan hidup; ilmu menuntut pengamalan; harta memiliki pertanyaan tentang asal dan penggunaan; tubuh memiliki kemampuan yang tidak boleh disia-siakan.
Pengetahuan belum selesai pada nilai ujian. Setelah mengetahui kewajiban dan hak orang lain, seseorang perlu menyesuaikan tindakan. Demikian pula uang yang diperoleh secara halal tetap dapat digunakan secara salah, sehingga kedua sisi pengelolaan harta diperiksa.
Naskah memakai riwayat Abu Barzah dalam Tirmidzi 2417, dengan penilaian hasan sahih menurut Tirmidzi. Ini memperbaiki naskah lama yang mencampurkan riwayat Ibnu Mas’ud dengan penilaian untuk riwayat lain. Ketelitian sumber sejalan dengan pesan amanah ilmu.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Buat evaluasi pekanan empat bidang: waktu, pengamalan ilmu, keuangan, dan penggunaan tubuh.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Mengapa harta ditanya dari dua sisi?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Karena cara memperolehnya dan cara membelanjakannya sama-sama perlu dipertanggungjawabkan.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Tirmidzi pada Jami’ 2417 menyebut hasan sahih untuk riwayat Abu Barzah. Kolom penilaian Darussalam di halaman sumber menampilkan daif; dua atribusi ini dibedakan. Teks ini bukan riwayat Ibnu Mas’ud pada nomor 2416.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Sanad diringkas mulai sahabat perawi; keterangan sumber disajikan setelah matan.
Catatan penyuntingan materi ini
Mengganti gabungan atribusi lama dengan riwayat Abu Barzah: perawi, matan, dan penilaian Tirmidzi 2417 kini sejalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “umur, ilmu, harta, dan tubuh adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak