Jangan dikuasai marah
Kendalikan dorongan marah agar tidak berubah menjadi ucapan dan tindakan yang merusak.
Hadits 9
Al-Bukhari 6116 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 1 bagian
Baca nama sahabat, matan, dan nama periwayat kitab. Pahami arti sebelum mengulang; setelah bagian lancar, sambungkan seluruh teks tanpa mengganti lafaz dengan versi lain. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي. قَالَ: «لَا تَغْضَبْ». فَرَدَّدَ مِرَارًا، قَالَ: «لَا تَغْضَبْ». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.
Terjemahan makna matan
Seorang laki-laki berkata kepada Nabi ﷺ, “Berilah aku nasihat.” Beliau bersabda, “Jangan marah.” Orang itu mengulangi permintaannya beberapa kali, dan beliau tetap menjawab, “Jangan marah.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
أَوْصِنِي
berilah aku nasihat
لَا تَغْضَبْ
jangan dikuasai marah
فَرَدَّدَ
ia mengulangi
مِرَارًا
berkali-kali
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Kendalikan dorongan marah agar tidak berubah menjadi ucapan dan tindakan yang merusak.
Rasa marah dapat muncul tanpa direncanakan. Pelajaran hadits ialah tidak membiarkan kemarahan menguasai pilihan tindakan. Menahan tangan, menghindari hinaan, dan menunda balasan saat emosi adalah bentuk pengendalian diri.
Pengulangan jawaban menunjukkan pentingnya nasihat ini bagi orang yang bertanya. Satu pesan pendek dapat menjadi latihan sepanjang hidup. Santri perlu mengenali pemicu, tanda tubuh mulai tegang, dan cara meminta waktu untuk menenangkan diri.
Mengendalikan marah tidak berarti menerima perlakuan buruk tanpa pertolongan. Setelah tenang, sampaikan keberatan secara jelas atau mintalah guru membantu menyelesaikan masalah. Tujuannya adalah keadilan yang ditempuh dengan akhlak.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Saat emosi meningkat, berhenti berbicara sebentar, ambil jarak yang aman, lalu cari bantuan jika perlu.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah merasa marah sama dengan memilih memukul?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Perasaan dapat muncul, tetapi tindakan tetap harus dikendalikan dan dipertanggungjawabkan.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Rujukan pertama menunjukkan sumber lafaz hafalan. Rujukan lain, bila ada, menjadi pembanding; lafaz antarjalur dapat berbeda. Sanad diringkas mulai sahabat perawi; keterangan sumber disajikan setelah matan.
Catatan penyuntingan materi ini
Penomoran, keterangan sumber, dan penyajian hafalan diseragamkan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “kendalikan dorongan marah agar tidak berubah menjadi ucapan dan tindakan yang merusak.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak