Yang baik dan halal
Kesungguhan doa perlu disertai perhatian pada kehalalan rezeki dan kebaikan amal.
Arba’in an-Nawawi 10
Arba’in an-Nawawi, nomor 10 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 3 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا، وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ،
Bagian 2
فَقَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا، وَقَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ. ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ، أَشْعَثَ أَغْبَرَ، يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ: يَا رَبِّ،
Bagian 3
يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِّيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لَهُ؟». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: Abu Hurairah, semoga Allah meridainya.
Sesungguhnya Allah Mahabaik dan tidak menerima kecuali yang baik. Allah memerintahkan orang-orang beriman dengan apa yang Dia perintahkan kepada para rasul. Allah berfirman, “Wahai para rasul, makanlah dari yang baik-baik dan kerjakanlah amal saleh.” Dia juga berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari yang baik-baik yang Kami rezekikan kepada kalian.” Kemudian beliau menyebut seseorang yang melakukan perjalanan panjang, rambutnya kusut dan tubuhnya berdebu. Ia menengadahkan kedua tangan ke langit sambil berkata, “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku,” padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia diberi asupan dari yang haram. Bagaimana doanya akan dikabulkan?
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
طَيِّبٌ
Mahabaik atau baik sesuai konteks
الطَّيِّبَاتِ
hal-hal yang baik
أَشْعَثَ
rambutnya kusut
أَغْبَرَ
berdebu
يَمُدُّ يَدَيْهِ
menengadahkan kedua tangannya
غُذِّيَ
diberi asupan
يُسْتَجَابُ
dikabulkan
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Kesungguhan doa perlu disertai perhatian pada kehalalan rezeki dan kebaikan amal.
Dua kutipan Al-Quran menghubungkan konsumsi yang baik dengan ketaatan. Ayat pertama berasal dari al-Mu’minun 23:51 dan ayat kedua dari al-Baqarah 2:172. Hadits memperlihatkan bahwa ibadah bukan wilayah yang terpisah dari cara memperoleh dan memakai harta.
Kisah orang bepergian menyandingkan keadaan yang menunjukkan kesungguhan berdoa dengan penghalang berupa rezeki haram. Tampilan ibadah tidak menutup persoalan ketidakjujuran, penipuan, atau perampasan hak. Perbaikan mencakup bertobat dan menyelesaikan hak orang lain.
Jangan membalik penjelasan ini menjadi tuduhan bahwa setiap orang yang belum memperoleh keinginannya pasti makan yang haram. Manusia tidak mengetahui seluruh hikmah pengabulan doa. Pelajaran digunakan untuk memeriksa diri, bukan menilai tersembunyinya dosa orang lain.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Telusuri contoh uang hasil kecurangan: apa yang harus diperbaiki sebelum digunakan untuk kegiatan yang tampak baik?
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah sedekah dapat menjadi alasan membenarkan cara mendapatkan uang yang haram?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Tujuan penggunaan yang baik tidak menghalalkan cara memperolehnya; hak yang dirampas perlu diselesaikan.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “kesungguhan doa perlu disertai perhatian pada kehalalan rezeki dan kebaikan amal.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak