Mengendalikan marah
Kendalikan dorongan marah agar tidak berubah menjadi ucapan dan tindakan yang merusak.
Arba’in an-Nawawi 16
Arba’in an-Nawawi, nomor 16 · Sahih
Latihan hafalan per bagian · 1 bagian
Mulai dengan pengantar perawi, lalu petakan dialog atau seruan utama. Hafalkan satu bagian sampai lancar, sambungkan dari awal, lalu sertakan seluruh keterangan riwayat pengarang. Pembagian berikut hanya alat latihan; naskah di atas tetap utuh.
Bagian 1
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي. قَالَ: «لَا تَغْضَبْ». فَرَدَّدَ مِرَارًا، قَالَ: «لَا تَغْضَبْ». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.
Terjemahan makna matan
Sahabat perawi: Abu Hurairah, semoga Allah meridainya.
Seorang laki-laki berkata kepada Nabi, “Berilah aku nasihat.” Beliau menjawab, “Jangan marah.” Orang itu mengulang permintaannya beberapa kali, dan beliau tetap bersabda, “Jangan marah.”
Terjemah kata & frasa penting
Buka tiap kartu untuk melihat makna sesuai konteks. Pelajari terjemahan utuh agar kata tidak dipahami terpisah.
أَوْصِنِي
berilah aku nasihat
لَا تَغْضَبْ
jangan dikuasai marah
فَرَدَّدَ
ia mengulangi
مِرَارًا
berkali-kali
Kosakata berisi kata dan frasa penting dengan arti sesuai konteks, bukan terjemahan otomatis setiap token. Terjemahan makna menerangkan pesan utuh; keterangan konteks tidak ditambahkan ke teks Arab.
Penjelasan & penerapan
Kendalikan dorongan marah agar tidak berubah menjadi ucapan dan tindakan yang merusak.
Rasa marah dapat muncul tanpa direncanakan. Pelajaran hadits ialah tidak membiarkan kemarahan menguasai pilihan tindakan. Menahan tangan, menghindari hinaan, dan menunda balasan saat emosi adalah bentuk pengendalian diri.
Pengulangan jawaban menunjukkan pentingnya nasihat ini bagi orang yang bertanya. Satu pesan pendek dapat menjadi latihan sepanjang hidup. Santri perlu mengenali pemicu, tanda tubuh mulai tegang, dan cara meminta waktu untuk menenangkan diri.
Mengendalikan marah tidak berarti menerima perlakuan buruk tanpa pertolongan. Setelah tenang, sampaikan keberatan secara jelas atau mintalah guru membantu menyelesaikan masalah. Tujuannya adalah keadilan yang ditempuh dengan akhlak.
Pengulangan nasihat menunjukkan pentingnya kendali diri bagi penerima pesan. Larangan ini membimbing orang agar tidak mengikuti dorongan marah menuju tindakan yang salah. Perasaan dapat muncul, tetapi ucapan, keputusan, dan tindakan perlu ditahan serta diarahkan.
Coba dalam kehidupan sehari-hari
Simulasikan menerima kritik yang tidak menyenangkan: berhenti sejenak, bedakan isi kritik dari cara penyampaiannya, lalu tanggapi dengan fakta.
Pikirkan sebelum membuka jawaban
Apakah mengendalikan marah berarti membiarkan kezaliman?
Jawaban tidak dikirim sebagai nilai resmi.
Buka pedoman jawaban
Tidak. Kesalahan tetap dapat dihentikan dengan cara yang tegas, adil, dan sesuai kewenangan tanpa mengikuti luapan amarah.
Latihan kosakata
Cocokkan kata atau frasa dengan maknanya.
Catat kemajuanmu
Tersimpan di peramban ini. Setoran tetap diperiksa dan disahkan guru.
Riwayat & status hadits
Diriwayatkan dalam kitab sahih yang disebutkan pada rujukan.
Matan Arba’in an-Nawawi; pembanding teks Islamhouse dan Sunnah.com. Catatan pembelajaran dan sumber bernomor merupakan tambahan penyunting, terpisah dari teks kitab. Rujukan kitab asal di bawah digunakan untuk perbandingan; naskah hafalan mengikuti redaksi Arba’in, sehingga tidak setiap lafaz dan keterangan persis sama dengan satu jalur pada kitab asal.
Catatan penyuntingan materi ini
Pengantar perawi, matan, riwayat tambahan, dan keterangan pengarang dipertahankan/dilengkapi; tanda baca ditata untuk hafalan.
Rujukan yang ditampilkan adalah pilihan sumber untuk memeriksa lafaz dan penilaian, bukan daftar seluruh jalur periwayatan. Nomor dapat berbeda antarcetakan.
Panduan pendampingan guru
Tujuan: santri mampu membaca naskah dengan tepat, menjelaskan “kendalikan dorongan marah agar tidak berubah menjadi ucapan dan tindakan yang merusak.”, dan menanggapi kasus pada latihan.
Alokasi fleksibel: 1–2 pertemuan atau sesuai kesiapan. Dahulukan ketepatan; panjang teks berbeda antarhadits.
- Talqin dan koreksi bacaan, termasuk nama perawi serta keterangan riwayat.
- Bahas kosakata dan alur makna sebelum hafalan per bagian.
- Simak hafalan bersambung dan murajaah materi sebelumnya.
- Minta santri menjawab kasus dengan bahasa sendiri, lalu beri umpan balik.
Bawa naskah ke ruang belajar
PDF A4 untuk dicetak