Pengurutan Sisip dan Pasangan Data
PT-INF-VIII-012
Menelusuri pengurutan sisip sambil menjaga keutuhan serta urutan nilai yang sama.
Bekal awal: Memahami perbandingan dan perpindahan baris.
Jejak Ponpes Temas
Model bacaan melanjutkan konteks peminjaman dan pengembalian. Kode, urutan, dan hasil pencarian adalah simulasi; tidak mengubah katalog aplikasi Pustaka.
Kartu Sumber dan Kasus
2A · Katalog Enam Jenis Bacaan
Data terstruktur simulasi
Seluruh data, tokoh, berkas, dan hasil baru pada kartu ini adalah simulasi/rekaan pembelajaran; bukan katalog, pengguna, fasilitas, atau kejadian nyata Ponpes Temas.
| Kode | Judul rekaan | Kelompok | Stok | Dipinjam | Tersedia |
|---|---|---|---|---|---|
| B01 | Air dan Kehidupan | Sains | 8 | 3 | 5 |
| B02 | Jejak Nusantara | Sosial | 6 | 6 | 0 |
| B03 | Cerita Kebersamaan | Bahasa | 10 | 4 | 6 |
| B04 | Bilangan Sehari-hari | Sains | 5 | 2 | 3 |
| B05 | Ruang dan Masyarakat | Sosial | 7 | 1 | 6 |
| B06 | Kata dan Makna | Bahasa | 4 | 0 | 4 |
Satu baris mewakili satu jenis bacaan rekaan; stok dan dipinjam menghitung eksemplar. Kode unik B01–B06 menjaga identitas. Judul tidak menunjukkan buku terbit yang sedang dikatalogkan, melainkan nama contoh. Semua data pada tabel ini adalah versi model yang telah ditetapkan untuk perhitungan buku.
Total stok 40, dipinjam 16, tersedia 24. Rata-rata tersedia per jenis 4; proporsi tersedia terhadap seluruh stok 60%. Kelompok Sains mempunyai tersedia 8, Sosial 6, Bahasa 10. Jenis dengan tersedia minimal 5 ialah B01, B03, B05, total 17 pada tiga jenis. Jumlah jenis berbeda dari jumlah eksemplar.
Untuk lembar kerja, A kode, B judul, C kelompok, D stok, E dipinjam, F tersedia; kepala tabel baris 1, data baris 2–7. F2 memakai =D2-E2 dan disalin turun. H1 berisi ambang model 3; G2 dapat memakai =IF(F2>=$H$1;"cukup";"periksa"). Nama fungsi Inggris dan titik koma mengikuti contoh Calc; pengaturan aplikasi dapat berbeda. Label cukup hanya menyatakan ambang, bukan izin pinjam.
Fokus pemeriksaan. Jaga kode, judul, serta jumlah tetap berpasangan; sebut penyebut dan satuan tiap ringkasan.
3B · Menyisipkan sambil Menjaga Pasangan
Model pengurutan
Seluruh data, tokoh, berkas, dan hasil baru pada kartu ini adalah simulasi/rekaan pembelajaran; bukan katalog, pengguna, fasilitas, atau kejadian nyata Ponpes Temas.
Empat nilai awal untuk jejak singkat adalah 5, 0, 6, 3. Bagian awal yang sudah terurut berkembang: [5], [0,5], [0,5,6], lalu [0,3,5,6]. Ketika 3 disisipkan, 6 dan 5 digeser; 0 tidak digeser karena tidak lebih besar dari 3.
Pada enam baris lengkap, kunci tersedia naik memberi urutan B02=0, B04=3, B06=4, B01=5, B03=6, B05=6. Kode, judul, kelompok, stok, dan dipinjam ikut berpindah bersama nilai tersedia. Mengubah posisi angka saja membuat pasangan data keliru.
Model hanya menggeser ketika kunci sebelumnya lebih besar, bukan lebih besar atau sama. Karena itu B03 tetap mendahului B05 pada kunci sama 6, mengikuti urutan awal. Selain urutan naik, periksa semua baris masih ada tepat satu kali. Kegiatan cukup memakai kartu utuh tanpa perangkat.
Fokus pemeriksaan. Urutan, pasangan data, dan keutuhan elemen harus diperiksa bersama.
Bangun bagian yang sudah terurut
Pengurutan sisip mengambil elemen berikutnya dan menempatkannya pada posisi sesuai dalam bagian awal yang sudah terurut. Kartu 3B memakai tersedia 5, 0, 6, 3 sebagai jejak kecil. Setelah 0 disisipkan, bagian awal menjadi 0, 5. Elemen 6 tetap di belakang; ketika 3 datang, 6 dan 5 digeser untuk memberi tempat.
Pindahkan seluruh informasi terkait
Jika kunci pengurutan adalah tersedia, kode serta judul tetap ikut berpindah bersama nilainya. Mengurutkan hanya angka akan merusak katalog. Pada enam baris, urutan naik tersedia menjadi B02, B04, B06, B01, B03, B05. B03 dan B05 sama-sama bernilai 6; model mempertahankan urutan awal keduanya.
Periksa sifat serta hasil
Dalam model, elemen digeser hanya jika nilainya lebih besar dari nilai yang disisipkan, bukan lebih besar atau sama. Dengan aturan itu, nilai yang sama mempertahankan urutan semula, disebut stabil. Hasil juga harus memuat semua baris semula tepat satu kali. Daftar yang tampak naik tetapi kehilangan satu baris belum benar.
Telusuri contoh
Sisipkan 3 pada bagian 0, 5, 6.
- Bandingkan 6 > 3, geser 6.
- Bandingkan 5 > 3, geser 5; 0 > 3 salah.
- Tempatkan 3 sehingga menjadi 0, 3, 5, 6.
Mengapa B03 tetap sebelum B05 ketika keduanya 6?
- Urutan awal B03 lebih dahulu.
- Model hanya menggeser nilai yang lebih besar.
- Nilai sama tidak saling melewati, sehingga urutan stabil.
Terurut belum cukup jika pasangan data rusak atau ada baris yang hilang.
Latihan mandiri
1 Apa keadaan bagian awal pada pengurutan sisip?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Bagian yang sudah diproses berada dalam urutan yang benar menurut kunci model.
2 Tuliskan urutan kode menurut tersedia naik.
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B02, B04, B06, B01, B03, B05.
3 Apa arti stabil?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Elemen dengan kunci sama mempertahankan urutan relatif sebelumnya.
4 Sebut dua pemeriksaan selain angka terlihat naik.
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Semua baris semula tetap ada tepat satu kali dan pasangan kode/judul/jumlah tetap benar; aturan nilai sama juga dapat diperiksa.
Perluas pemahamanmu
Ubah syarat geser dari lebih besar menjadi lebih besar atau sama pada dua kartu bernilai 6. Jelaskan bagaimana urutan relatif dapat berubah dan mengapa pilihan aturan perlu dinyatakan.
Coba dengan umpan balik
Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.
1 Menyisipkan 3 ke 0,5,6 menghasilkan…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. 0,3,5,6. Nilai yang lebih besar digeser ke kanan.
2 Pengurutan stabil menjaga…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
C. urutan relatif nilai kunci yang sama. Nilai sama tidak saling mendahului secara baru.
3 Pemeriksaan hasil pengurutan harus mencakup…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
D. urutan dan keutuhan semua baris. Data tidak boleh hilang atau tertukar pasangannya.
Coba di Ponpes Temas
Urutkan enam kartu utuh 2A menurut tersedia. Catat jejak tiga sisipan pertama dan pertahankan kode serta judul pada kartu yang sama.
Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.