Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Perubahan wujud dan kalor laten · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
IPA Kelas VIIPelajaran 15 / 42
BAB 3 · Kelas VII · semester 1

Perubahan wujud dan kalor laten

IPA7-R3-15

Tujuan belajar

Menjelaskan perubahan wujud dan mengapa energi dapat berpindah tanpa kenaikan suhu.

Bekal awal: Model partikel serta pengertian kalor.

Konteks bab

Gunakan lingkungan belajar, penggunaan alat, kebutuhan bersama, dan layanan masyarakat sebagai konteks bila relevan. Pengamatan nyata memerlukan izin; untuk materi kesehatan dan sejarah gunakan sumber serta model tanpa membuka data pribadi.

Bacaan dan kasus

unit-3 · Persoalan pembuka: Pembungkus mana memperlambat pendinginan?

Kasus bab

Kasus dan angka latihan merupakan simulasi/rekaan kecuali secara eksplisit ditandai fakta bersumber. Tugas nyata memerlukan izin dan sarana yang sesuai.

Alat: dua wadah sejenis stabil, dua pembungkus kering, termometer aman, jam, dan air hangat yang disiapkan guru. Samakan massa air dan suhu awal; ukur setelah selang sama. Data simulasi: masing-masing 0,2 kg air, awal 40 °C; setelah 10 menit A=36 °C dan B=38 °C. c air=4.200 J/(kg·°C). Tidak menggunakan api atau air mendidih.

Sebelum mempelajari bab, tulis penjelasan awal dan informasi yang menurutmu masih kurang. Simpan jawaban itu. Setelah membaca konsep dan mencoba latihan, kembali ke persoalan ini untuk memperbaiki alasanmu. Perubahan jawaban harus dapat dijelaskan dengan bukti, bukan sekadar menyalin pembahasan.

Fokus pemeriksaan. Apa yang sudah didukung informasi, apa yang belum diketahui, dan keputusan apa yang dapat dipertanggungjawabkan?

Enam arah perubahan

Padat menjadi cair disebut mencair; kebalikannya membeku. Cair menjadi gas disebut menguap; gas menjadi cair mengembun. Padat langsung menjadi gas menyublim, sedangkan gas langsung menjadi padat mengkristal atau deposisi. Mencair, menguap, dan menyublim menyerap kalor; membeku, mengembun, dan deposisi melepaskan kalor. Nama proses menyatakan perubahan wujud, bukan perubahan unsur.

Saat suhu tetap

Pada zat murni yang mengalami perubahan wujud pada tekanan tetap, energi dapat dipakai mengubah susunan dan interaksi partikel sehingga suhu tetap selama proses berlangsung. Kalor laten jenis L menghubungkan Q=mL. Untuk contoh es, gunakan kalor lebur pendekatan 334.000 J/kg. Rumus ini berlaku pada tahap peleburan di titik lebur; bila es mula-mula di bawah titik lebur, energi untuk menaikkan suhu harus dihitung terpisah.

Menguap dan mendidih

Penguapan dapat terjadi di permukaan cairan pada beragam suhu, sedangkan pendidihan terjadi di seluruh cairan ketika kondisi tekanan memungkinkan gelembung uap bertahan. Luas permukaan, aliran udara, dan suhu memengaruhi laju penguapan. Pakaian pada kegiatan harian pondok dapat mengering tanpa airnya mencapai 100 °C. Air pada sisi luar gelas dingin terutama berasal dari uap air udara yang mengembun, bukan air yang menembus gelas.

Telusuri contoh

Es 0,1 kg pada titik lebur mencair seluruhnya. L=334.000 J/kg.

  1. Gunakan Q=mL untuk tahap perubahan wujud.
  2. Q=0,1×334.000=33.400 J.
  3. Suhu tidak harus naik selama tahap peleburan ideal itu.

Tetesan muncul di luar gelas dingin yang tidak bocor.

  1. Udara di sekitar mengandung uap air.
  2. Permukaan dingin dapat membuat uap mengembun.
  3. Air luar gelas tidak membuktikan dinding kaca dapat dilalui air di dalamnya.
Waspadai kekeliruan

Menganggap semua energi masuk selalu menaikkan suhu atau menganggap penguapan hanya terjadi saat mendidih.

Latihan mandiri

1 Apa perubahan wujud dari gas menjadi cair?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi pengamatan, konsep yang digunakan, dan alasan kesimpulanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Mengembun.

2 Mengapa menjemur kain tidak memerlukan suhu didih air?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi pengamatan, konsep yang digunakan, dan alasan kesimpulanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Penguapan terjadi di permukaan pada suhu di bawah titik didih.

3 Apakah Q=mcΔT saja cukup untuk es yang sedang mencair pada titik lebur?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi pengamatan, konsep yang digunakan, dan alasan kesimpulanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak; tahap perubahan wujud memerlukan kalor laten Q=mL.

4 Dua kain sama basah, satu dibentangkan dan satu dilipat rapat. Apa dugaan teruji?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi pengamatan, konsep yang digunakan, dan alasan kesimpulanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Kain dibentangkan mungkin lebih cepat kering karena permukaan terpapar lebih luas; samakan kondisi lain dan uji.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Gambarkan kurva pemanasan konseptual dari es menuju air. Bedakan segmen naik suhu dengan segmen perubahan wujud; grafik ini model, bukan hasil percobaan pondok.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Membeku merupakan perubahan …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Baca kembali konsep terkait. Periksa semua pilihan dan alasanmu sebelum menjawab.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. Cair ke padat. Pembekuan membentuk padatan dari cairan.

2 Saat zat murni melebur pada tekanan tetap, kalor dapat …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Baca kembali konsep terkait. Periksa semua pilihan dan alasanmu sebelum menjawab.

Pembahasan · buka setelah mencoba

C. Mengubah wujud tanpa menaikkan suhu. Energi dipakai pada perubahan susunan/interaksi partikel.

3 Q untuk 0,2 kg es dengan L=334.000 J/kg adalah …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Baca kembali konsep terkait. Periksa semua pilihan dan alasanmu sebelum menjawab.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. 66.800 J. 0,2×334.000=66.800 J.

Praktik dan refleksi

Amati pengeringan dua potong kain bersih kecil pada tempat yang diizinkan. Samakan ukuran dan air awal; tidak perlu pemanas. Pastikan tidak menghalangi kegiatan pondok.

Pendampingan pelajaran ini

Inkuiri terbimbing dan telaah bukti

Tujuan diperiksa melalui penjelasan, penerapan pada kasus, dan revisi; tidak cukup menandai halaman selesai.

Minta siswa menjelaskan bekal berikut dengan contoh sendiri: Model partikel serta pengertian kalor.

Gunakan kembali contoh pertama, pecah penalaran menjadi langkah lebih kecil, lalu berikan kasus setara dengan angka atau konteks berbeda. Catat bantuan.

Gambarkan kurva pemanasan konseptual dari es menuju air. Bedakan segmen naik suhu dengan segmen perubahan wujud; grafik ini model, bukan hasil percobaan pondok.

Bukti tujuan

Tunjukkan tujuan melalui jawaban beralasan pada latihan 1, 2, 3, 4, lalu revisi satu jawaban berdasarkan bukti. Praktik hanya dinilai bila benar-benar dilaksanakan.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 3 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

IPA Kelas VII · Pelajaran 15 · Perubahan wujud dan kalor laten

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk IPA Kelas VII · Pelajaran 15 · Perubahan wujud dan kalor latenVersi 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan