Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Logistik: Harga Murah Belum Tentu Hemat · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
IPS Kelas VIIIPelajaran 7 / 27
BAB 1 · Kelas VIII · semester 1

Logistik: Harga Murah Belum Tentu Hemat

IPS8-R3-07

Tujuan belajar

Membandingkan biaya per unit layak pakai dan kebutuhan nyata.

Bekal awal: Membagi total biaya dengan jumlah yang dapat digunakan.

Konteks bab

Gunakan lingkungan belajar, penggunaan alat, kebutuhan bersama, dan layanan masyarakat sebagai konteks bila relevan. Pengamatan nyata memerlukan izin; untuk materi kesehatan dan sejarah gunakan sumber serta model tanpa membuka data pribadi.

Bacaan dan kasus

ips8-4A · Kartu 4A: Dua Tawaran Perlengkapan Belajar

Perbandingan biaya simulasi

Kasus dan angka rekaan untuk latihan pondok; bukan data penduduk, fasilitas, transaksi, atau kebijakan nyata pondok.

KomponenPQ
Jumlah dibeli5050
Harga/unitRp4.000Rp4.300
OngkosRp20.000Rp5.000
Tidak layak20
Total tercatatRp220.000Rp220.000
Unit layak4850

Kelompok model membandingkan P dan Q tanpa menyebut nama penjual nyata. Keduanya menawarkan 50 unit barang dengan mutu awal diasumsikan setara. P memasang harga Rp4.000 per unit dan ongkos Rp20.000; Q Rp4.300 per unit dan ongkos Rp5.000. Masing-masing menghasilkan biaya tercatat Rp220.000.

Skenario penerimaan P menyebut dua unit tidak layak, tanpa penggantian atau pengembalian uang. Pada Q semua 50 unit layak. Karena itu, biaya per unit layak P sekitar Rp4.583,33 dan Q Rp4.400. Hasil belum memperhitungkan tenaga, penyimpanan, pajak, waktu tunggu, atau risiko pengiriman berikutnya.

Untuk latihan penerimaan saja, diasumsikan seluruh unit layak terjual seharga Rp5.000. P menerima Rp240.000 dan Q Rp250.000; selisih terhadap biaya tercatat masing-masing Rp20.000 dan Rp30.000. Ini bukan laba bersih lengkap dan bukan rencana usaha yang wajib dilaksanakan.

Konteks pondok ialah ketelitian membaca kebutuhan serta anggaran seperti pada Hiwar PDF121. Tugas tidak meminta pembelian, penjualan, pengumpulan uang, atau kontak kepada pemasok. Rancangan belanja nyata selalu mengikuti pengelola.

Fokus pemeriksaan. Pilih ukuran yang sesuai: harga satuan beli, total biaya, biaya per unit layak, atau selisih biaya tercatat.

unit-1 · Persoalan pembuka: Peta akses, harga, dan mutu kehidupan

Kasus bab

Kasus dan angka latihan merupakan simulasi/rekaan kecuali secara eksplisit ditandai fakta bersumber. Tugas nyata memerlukan izin dan sarana yang sesuai.

Dua wilayah rekaan A dan B masing-masing 2.000 dan 6.000 penduduk dengan luas 4 dan 3 km². A mempunyai dua fasilitas layanan, B tiga. Paket barang di A Rp80.000 ditambah kirim Rp20.000; B Rp90.000 ditambah kirim Rp5.000. Mutu barang dan kapasitas layanan belum diketahui. Susun analisis yang menghubungkan kondisi ruang, kepadatan, biaya, dan keterbatasan indikator.

Sebelum mempelajari bab, tulis penjelasan awal dan informasi yang menurutmu masih kurang. Simpan jawaban itu. Setelah membaca konsep dan mencoba latihan, kembali ke persoalan ini untuk memperbaiki alasanmu. Perubahan jawaban harus dapat dijelaskan dengan bukti, bukan sekadar menyalin pembahasan.

Fokus pemeriksaan. Apa yang sudah didukung informasi, apa yang belum diketahui, dan keputusan apa yang dapat dipertanggungjawabkan?

Gunakan pembanding setara

Harga satuan saat membeli belum mencakup ongkos dan kehilangan. Pada kartu 4A, P menawarkan 50 unit seharga Rp4.000 dengan ongkos Rp20.000. Q menawarkan 50 unit seharga Rp4.300 dengan ongkos Rp5.000. Biaya awal keduanya Rp220.000. Jadi harga satuan P yang lebih rendah belum membuat totalnya lebih rendah.

Perhitungkan kondisi penerimaan

Dalam skenario P, dua unit tidak layak dan belum ada penggantian. Jumlah layak 48, sehingga biaya per unit layak sekitar Rp4.583,33. Pada Q semua 50 layak; biaya per unit Rp4.400. Perbandingan hanya sah untuk asumsi mutu setara dan biaya tercatat. Data waktu, garansi, serta risiko pengiriman berikutnya masih diperlukan.

Sesuaikan dengan kebutuhan

Membeli lebih banyak tidak otomatis hemat jika tidak dibutuhkan atau menambah sisa. Bandingkan kebutuhan, persediaan yang masih baik, kesempatan perbaikan, dan penyimpanan. Dalam model anggaran pondok, usul memakai perlengkapan yang masih layak perlu pemeriksaan kondisi, bukan sekadar dugaan. Tidak ada pembelian nyata melalui tugas ini.

Telusuri contoh

Hitung unit layak P dan biayanya.

  1. 50 − 2 = 48 unit layak.
  2. Rp220.000 ÷ 48 ≈ Rp4.583,33.
  3. Pembagi adalah unit layak, bukan seluruh unit dibeli.

Apakah Q pasti terbaik selamanya?

  1. Q lebih rendah per unit layak pada model ini.
  2. Waktu, mutu, garansi, dan kebutuhan belum seluruhnya diketahui.
  3. Kesimpulan dibatasi asumsi serta periode.
Waspadai kekeliruan

Harga satuan beli, total biaya, dan biaya per unit layak ialah tiga ukuran berbeda.

Latihan mandiri

1 Bandingkan total biaya P dan Q.

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Keduanya Rp220.000 pada data awal.

2 Mengapa pembagi P menjadi 48?

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Dua dari 50 unit tidak layak digunakan dan belum ada penggantian.

3 Apa akibat jika semua unit tidak layak?

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Biaya per unit layak tidak dapat dihitung dengan pembagi nol; bukan berarti gratis.

4 Berikan kesimpulan yang sesuai bukti.

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Q lebih murah per unit layak pada skenario, dengan mutu setara dan biaya yang disebut; belum keputusan pembelian nyata.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Ubah jumlah rusak dalam bengkel logistik. Cari kapan perbandingan berubah dan jelaskan mengapa satu perubahan asumsi memengaruhi keputusan.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Jumlah unit layak P adalah…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. 48. Kurangi dua unit tidak layak.

2 Biaya per unit layak Q ialah…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. Rp4.400. Rp220.000 dibagi 50.

3 Jika unit layak nol, hasil per unit…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. tidak terdefinisi. Penyebut nol tidak boleh dihitung.

Praktik dan refleksi

Dua kelompok pondok memeriksa model tawaran secara terpisah, lalu membandingkan alasan. Jangan memakai nama atau kontak penjual nyata.

Pendampingan pelajaran ini

Inkuiri terbimbing dan telaah bukti

Tujuan diperiksa melalui penjelasan, penerapan pada kasus, dan revisi; tidak cukup menandai halaman selesai.

Minta siswa menjelaskan bekal berikut dengan contoh sendiri: Membagi total biaya dengan jumlah yang dapat digunakan.

Gunakan kembali contoh pertama, pecah penalaran menjadi langkah lebih kecil, lalu berikan kasus setara dengan angka atau konteks berbeda. Catat bantuan.

Ubah jumlah rusak dalam bengkel logistik. Cari kapan perbandingan berubah dan jelaskan mengapa satu perubahan asumsi memengaruhi keputusan.

Bukti tujuan

Tunjukkan tujuan melalui jawaban beralasan pada latihan 1, 2, 3, 4, lalu revisi satu jawaban berdasarkan bukti. Praktik hanya dinilai bila benar-benar dilaksanakan.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 3 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

IPS Kelas VIII · Pelajaran 7 · Logistik: Harga Murah Belum Tentu Hemat

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk IPS Kelas VIII · Pelajaran 7 · Logistik: Harga Murah Belum Tentu HematVersi 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan