Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Ta terbuka II: lafaz dan qiraat · Bait ١٠٠ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- أوسط الأعراف
- di bagian tengah Al-A‘raf
- وكل ما اختلف
- dan setiap yang diperselisihkan
- جمعا وفردا فيه
- sebagai jamak dan tunggal padanya
- بالتاء عرف
- dikenal dengan ta
Terjemahan bait ١٠٠
Kalimat itu berada di bagian tengah Al-A‘raf; setiap lafaz yang dalam qiraat diperselisihkan sebagai bentuk jamak atau tunggal dikenal dengan penulisan ta terbuka, dengan rincian riwayat rasmnya.
Syarah · keterangan lengkap
Kalimat Al-A‘raf yang ditunjuk
Wa tammat kalimatu rabbika al-husna pada QS Al-A‘raf: ١٣٧ ditulis dengan ta terbuka. Ini menyelesaikan kata kalimat pada akhir bait ٩٩. Penunjuk “tengah” bukan rumus menghitung setengah jumlah ayat, melainkan petunjuk lokasi yang dikenal dalam tradisi nazam. Nomor ayat membantu pembaca modern menemukan tempatnya secara pasti.
Mengapa qiraat tunggal-jamak relevan
Sejumlah lafaz dibaca tunggal pada sebagian qiraat dan jamak pada qiraat lainnya. Rasm ta terbuka dapat menampung bentuk bacaan yang diriwayatkan itu. Kaidah nazam menunjuk kelompok tersebut; ia bukan izin mengubah bacaan Hafsh menjadi jamak atau tunggal sesuka hati. Riwayat yang dipelajari tetap menentukan bunyi ayat.
Daftar tempat yang dibahas syarah
Al-Qari menghimpun dua belas lokasi: kalimat pada Al-An‘am: ١١٥, Yunus: ٣٣ dan ٩٦, Ghafir: ٦; ayat pada Yusuf: ٧; ghayabat pada Yusuf: ١٠ dan ١٥; ayat pada Al-‘Ankabut: ٥٠; ghurufat pada Saba’: ٣٧; bayyinat pada Fathir: ٤٠; tsamarat pada Fushshilat: ٤٧; dan jimalat pada Al-Mursalat: ٣٣. Bentuk yang dibaca Hafsh tidak sama-sama tunggal pada semuanya.
Kaidah ringkas memiliki rincian
Syarah mencatat perbedaan laporan rasm pada beberapa lokasi, khususnya kalimat kedua di Yunus dan yang di Ghafir. Karena itu kalimat “setiap” dalam nazam perlu dipahami melalui rincian kitab rasm dan mushaf pegangan. Teks digital satu riwayat tidak menampilkan seluruh variasi qiraat sekaligus. Gunakan daftar untuk belajar, kemudian cocokan bentuk aktual dengan edisi mushaf yang dipakai.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٤٤ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
جمعا وفردا فيه
Jam‘an dan fardan menerangkan sisi perbedaan, yaitu bentuk jamak dan tunggal dalam bacaan. ‘Urif berbentuk pasif: dikenal melalui riwayat penulisan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Perbedaan qiraat kembali muncul sebagai konteks rasm; sesudah bab ini pelajaran beralih ke hamzah washal.
Intisari & faedah
- Kalimat Al-A‘raf yang dimaksud berada pada ayat ١٣٧.
- Khilaf tunggal-jamak tidak membolehkan mencampur bacaan tanpa mengikuti riwayat.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Menelaah kalimat pada Al-An‘am: ١١٥ di mushaf Hafsh.
Cara membaca / memahami
Amati bentuk bacaan dan ta yang tercetak, lalu pahami bahwa syarah membicarakan pula qiraat lain.
Yang perlu diperhatikan
Jangan mengubah bentuk tunggal-jamak hanya berdasarkan daftar perbedaan.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-A‘raf: ١٣٧
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَأَوْرَثْنَا ٱلْقَوْمَ ٱلَّذِينَ كَانُوا۟ يُسْتَضْعَفُونَ مَشَٰرِقَ ٱلْأَرْضِ وَمَغَٰرِبَهَا ٱلَّتِى بَٰرَكْنَا فِيهَا ۖ وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ ٱلْحُسْنَىٰ عَلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ بِمَا صَبَرُوا۟ ۖ وَدَمَّرْنَا مَا كَانَ يَصْنَعُ فِرْعَوْنُ وَقَوْمُهُۥ وَمَا كَانُوا۟ يَعْرِشُونَ
Inti makna
Allah mewariskan negeri yang diberkahi kepada kaum yang sebelumnya tertindas, memenuhi janji baik-Nya karena kesabaran mereka, dan menghancurkan karya serta bangunan Fir‘aun dan kaumnya.
Kaitan dengan bait
Wa tammat kalimatu rabbika al-husna menyelesaikan penunjuk lokasi dari bait ٩٩.
Buka sumber lengkap ↗QS Al-An‘am: ١١٥
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًۭا وَعَدْلًۭا ۚ لَّا مُبَدِّلَ لِكَلِمَٰتِهِۦ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Inti makna
Firman Tuhan sempurna dalam kebenaran dan keadilan; tidak ada yang dapat mengubah ketetapan firman-Nya, dan Dia Maha Mendengar serta Mengetahui.
Kaitan dengan bait
Kalimat pada ayat ini termasuk kelompok yang dibahas dari sisi perbedaan tunggal-jamak.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah semua dua belas lokasi dibaca tunggal dalam Hafsh?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Daftar itu menghimpun tempat khilaf antarqiraat; bentuk Hafsh harus diperiksa pada masing-masing ayat.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
أوسط الأعراف
di bagian tengah Al-A‘raf
وكل ما اختلف
dan setiap yang diperselisihkan
جمعا وفردا فيه
sebagai jamak dan tunggal padanya
بالتاء عرف
dikenal dengan ta
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
أَوْسَطَ الْأَعْرَافِ وَكُلُّ مَا اخْتُلِفْ
Buka penggal ٢
جَمْعًا وَفَرْدًا فِيهِ بِالتَّاءِ عُرِفْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 100 — Kalimat Al-A‘raf dan bacaan tunggal-jamakNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
كَلِمَت والمفردُ والجمع
«كَلِمَت» المقصودة هنا بالأعراف: ١٣٧. ثم يشير النّاظِم إلى كَلِمات اختلفت القِراءات في إفرادها وجمعها، فرُسمت بالتاء، مع تفاصيل في نقل بعض المَواضِع. منها الأنعام: ١١٥، ويونس: ٣٣ و٩٦، وغافر: ٦؛ ويوسف: ٧ و١٠ و١٥؛ والعنكبوت: ٥٠؛ وسبأ: ٣٧؛ وفاطر: ٤٠؛ وفصلت: ٤٧؛ والمرسلات: ٣٣. نَقْرأ بِلَفْظ حفص، ولا نغيّر المفرد إلى الجمع باختيارنا.
افتح الدرس والتدريب