Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rawm dan isymam saat waqaf · Bait ١٠٤ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- وحاذر الوقف
- dan waspadalah ketika berhenti
- بكل الحركة
- dengan seluruh harakat
- إلا إذا رمت
- kecuali apabila engkau melakukan rawm
- فبعض الحركة
- maka sebagian harakat
Terjemahan bait ١٠٤
Hindarilah berhenti dengan harakat penuh, kecuali jika melakukan rawm, maka hadirkan sebagian harakat saja.
Syarah · keterangan lengkap
Sukun sebagai bentuk dasar waqaf
Pada akhir kata yang berharakat, bentuk dasar waqaf ialah menghentikan harakatnya sesuai ketentuan, sehingga akhir menjadi sukun. Jangan mengucapkan harakat penuh lalu menyebutnya sudah berhenti, misalnya mempertahankan dhammah utuh pada nasta‘inu ketika waqaf. Tanwin dan ta marbuthah mempunyai rincian perubahan yang tetap perlu diperhatikan.
Apa itu rawm
Rawm adalah memperdengarkan sebagian kecil harakat akhir dengan suara lemah, lazim dijelaskan kira-kira sepertiga harakat. Orang yang dekat dan menyimak dapat mendengarnya. Angka ini merupakan pendekatan pengajaran, bukan rumus yang cukup dipraktikkan dengan penghitung waktu. Rawm harus dicontohkan guru karena mudah tertukar dengan vokal penuh yang sekadar dipelankan.
Batas penerapan
Rawm berlaku pada kasrah atau dhammah yang memenuhi syarat, bukan fathah, sebagaimana bait ١٠٥. Ia juga tidak diterapkan begitu saja pada setiap akhir kata: ha pengganti ta marbuthah, mim jamak, dan harakat sementara memiliki ketentuan pembatas. Pelajar dapat menggunakan sukun murni lebih dahulu sambil mempelajari rawm secara khusus.
Hubungan dengan mad dan cara belajar
Pada mad ‘aridh yang semata-mata timbul karena waqaf, rawm mengembalikan pertimbangan seperti washal sehingga panjangnya tidak diperlakukan sama dengan waqaf sukun murni. Jika ada sebab mad lain, hukumnya tetap diperiksa. Latih satu contoh bersama guru, bedakan sukun penuh dan sisa harakat rawm, lalu terapkan dengan konsisten tanpa membebani seluruh bacaan sejak awal.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٥٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
إلا إذا رمت فبعض الحركة
Rumta berarti engkau melakukan rawm dalam konteks ini. Ba‘dha al-harakah menjadi objek dari kata kerja yang dipahami, yakni hadirkan sebagian harakat.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Rawm berkaitan dengan panjang mad saat waqaf serta bentuk ta-ha; bait berikut menjelaskan batas dan isymam.
Intisari & faedah
- Waqaf tidak dilakukan dengan mempertahankan harakat penuh.
- Rawm menyisakan bunyi harakat yang lemah dan memerlukan contoh lisan.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Membedakan sukun murni dan rawm pada akhir yang berkasrah.
Cara membaca / memahami
Dengarkan contoh guru, lalu tirukan sisa bunyi yang sangat singkat tanpa mengucapkan kasrah penuh.
Yang perlu diperhatikan
Jangan mencoba rawm pada fathah atau ha pengganti ta marbuthah.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٢
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Inti makna
Segala puji ditujukan kepada Allah, Tuhan yang memelihara seluruh alam.
Kaitan dengan bait
Akhir al-‘alamin dapat digunakan guru untuk memperagakan perbedaan waqaf sukun dan rawm pada kasrah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah rawm sekadar mengecilkan volume harakat penuh?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Rawm mengurangi bagian harakatnya, bukan hanya mempertahankan vokal utuh dengan suara pelan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وحاذر الوقف
dan waspadalah ketika berhenti
بكل الحركة
dengan seluruh harakat
إلا إذا رمت
kecuali apabila engkau melakukan rawm
فبعض الحركة
maka sebagian harakat
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَحَاذِرِ الْوَقْفَ بِكُلِّ الْحَرَكَةِ
Buka penggal ٢
إِلَّا إِذَا رُمْتَ فَبَعْضَ الْحَرَكَةِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 104 — Waqaf dengan sukun dan rawmNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
السُّكون والرَّوْم
الأصل في الوَقْف إسكان آخر الكَلِمة وفق أحكامه، لا إبقاء الحَرَكة كاملة. والرَّوْم إِظهار بعض الحَرَكة بِصَوْت خفيّ يسمعه القريب المصغي؛ ويُقرَّب بأنه ثلثها. يكون في الضمّ وَالكَسْر بشروطه، ولا يُتعلم بالعدّ وحده. ومن موانعه هاء التأنيث عند الوَقْف، وميم الجمع، وَالحَرَكة العارضة. ابدأ بِالسُّكون المحض حتى يعلّمك المقرئ غيره.
افتح الدرس والتدريب