Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ١٠٦
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Penutup dan murajaah · Bait ١٠٦ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
وقد تقضى
dan sungguh telah selesai
نظمي المقدمه
nazamku, Al-Muqaddimah
مني
dariku
لقارئ القرآن
bagi pembaca Al-Qur’an
تقدمه
sebagai persembahan
Terjemahan bait ١٠٦

Telah selesai nazam Al-Muqaddimah yang kususun, sebagai persembahan dariku bagi pembaca Al-Qur’an.

Syarah · keterangan lengkap

Penutup isi pembelajaran

Pengarang menyatakan bahwa nazam pendahuluannya telah selesai. Kata muqaddimah menunjukkan kedudukan kitab sebagai dasar yang mempersiapkan pembaca, bukan klaim bahwa semua rincian tajwid dan qiraat telah habis dibahas. Banyak kaidah disampaikan padat sehingga tetap memerlukan syarah, contoh ayat, dan pengajaran lisan untuk menerapkannya.

Persembahan yang menuntun praktik

Taqdimah berarti sesuatu yang didahulukan atau dipersembahkan sebagai bekal. Dalam konteks ini, nazam merupakan hadiah ilmu bagi pembaca Al-Qur’an. Manfaatnya tercapai ketika bait membantu memperbaiki pelafalan, mengenali batas makna, serta menjaga bacaan yang diterima dari guru. Hafalan menjadi sarana untuk mengingat kaidah saat membaca.

Menyusun ulang peta kitab

Tinjau kembali urutannya: pendahuluan, makhraj, sifat huruf, hakikat tajwid, ketelitian bunyi, ghunnah, nun-mim, mad, waqaf, rasm, ta, hamzah washal, serta cara berhenti. Urutan itu bergerak dari unsur huruf menuju kata dan rangkaian ayat. Pengelompokan pelajaran di aplikasi mengikuti alur tersebut agar pelajar dapat mengulang bagian yang masih lemah.

Langkah setelah menamatkan

Pilih beberapa ayat untuk dibaca di hadapan guru, lalu tandai kaidah yang sudah stabil dan yang masih perlu latihan. Jangan mengukur tamat hanya dari seluruh tombol yang telah dibuka. Seseorang boleh kembali ke pelajaran makhraj walaupun sudah sampai penutup; pengulangan seperti itu merupakan bagian wajar dari pembelajaran keterampilan membaca.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٥٤ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

هديّةٌ للقارئ

«تقضّى» أي انتهى، و«تقدمة» شيء يُقدَّم هديّة أو نفعًا. يختم النّاظِم كتابه على أنه خدمة لقارئ القُرآن. ونحن لا نعدّ الفراغ من الصفحات نهاية للتعلّم؛ بل نعود إلى المَواضِع التي تحتاج إلى تصحيح، وَنَجعل القَواعد عونًا على التِّلاوة اليومية، ونشكر كل من علّمنا حرفًا صحيحًا.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

مني لقارئ القرآن تقدمه

Taqdimah dapat dipahami sebagai persembahan dengan keterangan minni dan li-qari’ al-Qur’an. Kata qari’ menunjuk jenis pembaca secara umum.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

تقضى

Akar
ق ض ي
Pola / bentuk
تفعّل

Taqadhdha berarti selesai atau berakhir; berbeda dari kata yang hanya tampak mirip tetapi berakar dhad ganda.

Hubungan bait

Penutup mengajak meninjau kembali peta belajar dan prinsip bahwa kemampuan diperoleh melalui latihan alat ucap.

Intisari & faedah
  1. Al-Muqaddimah adalah dasar yang memerlukan praktik dan pendalaman.
  2. Menamatkan nazam sebaiknya diikuti pemeriksaan bacaan bersama guru.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Menyiapkan evaluasi setelah pelajaran terakhir.

Cara membaca / memahami

Baca satu bagian Al-Qur’an, catat makhraj, mad, dan waqaf yang perlu diperbaiki, lalu ulang pelajaran terkait.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menganggap seluruh keterampilan sudah sempurna hanya karena seluruh bait telah dihafal.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Muzzammil: ٤

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

Inti makna

Dalam rangkaian perintah ibadah malam, Nabi diperintah membaca Al-Qur’an dengan tartil.

Kaitan dengan bait

Tujuan pembelajaran kembali pada bacaan yang tartil.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apa makna taqdimah dalam penutup ini?

Lihat pembahasan jawaban

Persembahan atau bekal yang diberikan pengarang kepada pembaca Al-Qur’an.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وقد تقضى

dan sungguh telah selesai

نظمي المقدمه

nazamku, Al-Muqaddimah

مني

dariku

لقارئ القرآن

bagi pembaca Al-Qur’an

تقدمه

sebagai persembahan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

وَقَد تَّقَضَّى نَظْمِيَ الْمُقَدِّمَهْ

Buka penggal ٢

مِنِّي لِقَارِئِ الْقُرْآنِ تَقْدِمَهْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 106 — Nazam sebagai bekal bagi pembaca Al-Qur’anNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan