Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ١٠٧
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Penutup dan murajaah · Bait ١٠٧ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
أبياتها
bait-baitnya
قاف وزاى
qaf dan zai
في العدد
dalam hitungan
من يحسن التجويد
siapa yang membaguskan tajwid
يظفر بالرشد
memperoleh ketepatan dan petunjuk
Terjemahan bait ١٠٧

Jumlah baitnya dinyatakan dengan qaf dan zai, yaitu seratus tujuh; siapa yang membaguskan tajwid akan memperoleh petunjuk menuju ketepatan.

Syarah · keterangan lengkap

Qaf dan zai sebagai bilangan

Dalam hitungan abjad tradisional, qaf bernilai ١٠٠ dan zai bernilai ٧. Gabungannya menunjukkan ١٠٧. Ini cara singkat menyebut angka dalam syair, bukan rumus ramalan atau ajaran mencari makna gaib dari huruf. Penyebutan angka membantu mengenali tradisi penomoran nazam yang beredar.

Mengapa aplikasi menampilkan ١٠٩

Salinan pengajaran yang dijadikan acuan matan aplikasi mempunyai ١٠٩ nomor, sedangkan ada edisi yang menghitung ١٠٧. Perbedaan terutama perlu diperhatikan pada penutup dan bait hitungan. Karena itu angka ١٠٧ pada isi bait tidak diubah menjadi ١٠٩ hanya agar cocok dengan tampilan. Teks dipertahankan, lalu perbedaan penomorannya dijelaskan secara terbuka.

Status bait hitungan

Bait hitungan ini terdapat pada teks pengajaran ١٠٩ bait yang dipakai, tetapi tidak muncul pada urutan penutup Al-Minah al-Fikriyyah yang diperiksa. Maka aplikasi tidak mengklaim semua naskah memiliki redaksi dan jumlah yang identik. Rujukan utama bait ini adalah salinan matan yang memuatnya, dengan catatan perbandingan terhadap syarah klasik.

Makna dorongan belajar

Bagian kedua memberi dorongan untuk membaguskan tajwid agar bacaan menuju ketepatan. Ia tidak menjanjikan bahwa seseorang otomatis sempurna akhlak atau seluruh ilmunya hanya karena terampil melafalkan huruf. Kaitkan dorongan ini dengan adab pembukaan, kesungguhan latihan, dan kerendahan hati menerima koreksi; itulah sikap belajar yang dibangun sepanjang pelajaran.

Rujukan syarah: Salinan matan ١٠٩ bait; catatan perbandingan penutup Al-Minah hlm. elektronik ١٥٤–١٥٥. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

لماذا ذُكر ١٠٧؟

القاف في حساب الحُروف تساوي ١٠٠، والزاي ٧، فيشير البَيْت إلى ١٠٧. لكن النسخة التعليمية المتّبعة هنا مرتّبة في ١٠٩ أرقام. وهذا البَيْت لم يظهر في تسلسل خاتمة «المنح الفكرية» الذي قوبل. نَحْفظ النصّ ونبيّن اختلاف العدّ والخواتيم، ولا نغيّر «قاف وزاي» ليوافق ترقيمنا؛ وليس في هذا الحساب دعوى لمعرفة الغيب.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

أبياتها قاف وزاى

Abyatuha menjadi mubtada, sedangkan qaf wa zay adalah keterangan jumlah melalui hitungan abjad. Man yuhsin menggunakan susunan syarat yang dijawab yazhfar.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

يظفر

Akar
ظ ف ر
Pola / bentuk
يفعل

Yazhfaru berarti memperoleh atau berhasil meraih; huruf zha pada kata ini juga termasuk keluarga yang dipelajari pada daftar zha.

Hubungan bait

Hitungan penutup dibaca dengan catatan naskah dan dikaitkan kembali dengan dorongan memperbaiki tajwid.

Intisari & faedah
  1. Qaf ١٠٠ ditambah zai ٧ menghasilkan ١٠٧.
  2. Penomoran ١٠٩ pada aplikasi mengikuti salinan pengajaran dengan catatan varian penutup.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Membandingkan cetakan yang berjumlah ١٠٧ dan ١٠٩ bait.

Cara membaca / memahami

Periksa bagian penutup dan redaksi tambahan sebelum menyimpulkan ada bait inti yang hilang.

Yang perlu diperhatikan

Jangan mengubah angka dalam matan atau menganggap seluruh edisi selalu identik.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

Shahih Muslim ٧٩٨a

Riwayat ‘Aisyah · Petikan matan hadis

Baca petikan Arab

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

Inti makna

Pembaca yang mahir bersama para malaikat yang mulia dan taat. Orang yang membaca dengan terbata-bata dan merasa kesulitan mendapatkan dua pahala.

Kaitan dengan bait

Hadis ini memberi dorongan belajar Al-Qur’an, termasuk bagi orang yang masih kesulitan; ia bukan dalil penetapan jumlah bait.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa qaf dan zai berarti ١٠٧?

Lihat pembahasan jawaban

Karena nilai keduanya dalam hitungan abjad adalah ١٠٠ dan ٧.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

أبياتها

bait-baitnya

قاف وزاى

qaf dan zai

في العدد

dalam hitungan

من يحسن التجويد

siapa yang membaguskan tajwid

يظفر بالرشد

memperoleh ketepatan dan petunjuk

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

أَبْيَاتُهَا قَافٌ وَزَاىْ فِي الْعَدَدْ

Buka penggal ٢

مَنْ يُحْسِنِ التَّجْوِيدَ يَظْفَرْ بِالرَّشَدْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 107 — Hitungan bait dan catatan perbedaan naskahNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan