Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ١٠٨
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Penutup dan murajaah · Bait ١٠٨ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
والحمد لله
dan segala puji bagi Allah
لها ختام
menjadi penutup baginya
ثم الصلاة
kemudian shalawat
بعد والسلام
sesudahnya, dan salam
Terjemahan bait ١٠٨

Segala puji bagi Allah menjadi penutupnya; kemudian shalawat dan salam menyusul sesudahnya.

Syarah · keterangan lengkap

Ilmu dimulai dan ditutup dengan syukur

Pengarang kembali memuji Allah setelah menyelesaikan rangkaian pelajaran. Sikap ini mengingatkan bahwa kemampuan memahami dan membaca merupakan nikmat yang patut disyukuri. Hamdalah pada penutup juga menghubungkan akhir nazam dengan adab pembukaannya, sehingga pelajaran teknis tetap berada dalam bingkai penghambaan dan kesadaran akan karunia Allah.

Shalawat dan salam

Sesudah hamdalah, pengarang menyebut shalawat dan salam. Sasaran ungkapan itu dijelaskan pada bait berikut dalam salinan yang dipakai: Nabi, keluarga, sahabat, dan para pengikut jalan beliau. Kata ash-shalah di sini bermakna shalawat, bukan instruksi menunaikan shalat dengan rakaat tertentu pada saat selesai membaca nazam.

Penutup dalam syarah klasik

Al-Minah al-Fikriyyah mengulas bait hamdalah ini setelah pernyataan selesainya nazam, lalu mencatat beberapa bentuk kelanjutan penutup pada naskah yang berbeda. Fakta ini menjelaskan mengapa aplikasi menyertakan catatan varian pada bagian akhir. Perbandingan naskah digunakan untuk memahami teks, bukan untuk mengurangi adab yang dikandungnya.

Membawa syukur ke latihan berikutnya

Syukur dapat diwujudkan dengan menjaga keteraturan belajar dan menerima koreksi tanpa merasa sudah selesai selamanya. Setelah menamatkan, pilih satu pelajaran untuk diulang dan satu kekeliruan untuk diperbaiki. Dengan demikian hamdalah bukan sekadar kalimat terakhir yang dihafal, tetapi pengingat agar ilmu terus memberi manfaat dalam bacaan sehari-hari.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٥٤ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

الشكرُ في الختام

كما بدأ النّاظِم بِالحَمد، ختم به؛ فالتوفيق للتعلّم نعمة تستحقّ الشُّكر. ثم أتبع الحَمد بالصلاة والسلام، ويتعلّق بهما البَيْت التالي ليكتمل الدعاء. اقرأ البَيْتين متصلَي المَعنى، واستحضر أن أثر العِلْم يظهر في التَّواضع وحسن القِراءة وَالعَمل، لا في القدرة على ذكر المصطلحات وحدها.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

والحمد لله لها ختام

Al-hamdu lillah adalah ungkapan pujian yang dinyatakan sebagai penutup; laha kembali kepada nazam atau Al-Muqaddimah. Ba‘du dipahami sebagai sesudah hamdalah tersebut.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

ختام

Akar
خ ت م
Pola / bentuk
فعال

Khitam berarti penutup atau sesuatu yang mengakhiri; akar yang sama memberi makna menyegel atau menyempurnakan penutupan.

Hubungan bait

Adab pembukaan muncul kembali pada penutup, dengan kelanjutan shalawat yang dijelaskan bait ١٠٩.

Intisari & faedah
  1. Hamdalah menutup pelajaran dengan syukur.
  2. Ash-shalah dalam bait ini bermakna shalawat, bukan tata cara shalat tambahan.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Mengakhiri satu sesi belajar.

Cara membaca / memahami

Ucapkan syukur, tinjau satu hal yang dipahami, lalu tentukan latihan berikutnya.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menganggap penutup nazam menetapkan ritual baru dengan jumlah atau waktu khusus yang tidak disebutkan.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Fatihah: ٢

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Inti makna

Segala puji ditujukan kepada Allah, Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Kaitan dengan bait

Alhamdu lillah merupakan ungkapan pujian dan syukur kepada Allah.

Buka sumber lengkap ↗

QS Al-Ahzab: ٥٦

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Inti makna

Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi; orang beriman diperintah menyampaikan shalawat dan salam kepada beliau.

Kaitan dengan bait

Ayat ini menjadi dasar umum shalawat dan salam kepada Nabi.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apa arti ash-shalah pada bait penutup ini?

Lihat pembahasan jawaban

Shalawat kepada Nabi, yang kelanjutannya diterangkan pada bait berikutnya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

والحمد لله

dan segala puji bagi Allah

لها ختام

menjadi penutup baginya

ثم الصلاة

kemudian shalawat

بعد والسلام

sesudahnya, dan salam

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَهَا خِتَامُ

Buka penggal ٢

ثُمَّ الصَّلَاةُ بَعْدُ وَالسَّلَامْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 108 — Menutup dengan hamdalah dan shalawatNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan