Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rongga, tenggorokan, dan pangkal lidah · Bait ١١ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- ثم لأقصى الحلق
- kemudian dari bagian tenggorokan yang paling dalam
- همز هاء
- hamzah dan ha (ه)
- ثم لوسطه
- kemudian dari bagian tengahnya
- فعين حاء
- ‘ain dan ha (ح)
Terjemahan bait ١١
Dari bagian tenggorokan yang paling dalam keluar hamzah dan ha; dari bagian tengahnya keluar ‘ain dan ha (ح).
Syarah · keterangan lengkap
Arah istilah aqsha
Aqsha al-halq ialah bagian yang paling jauh dari mulut atau paling dalam menurut arah yang dipakai dalam pembahasan. Dari daerah ini dibahas hamzah dan ه. Kata “pangkal” tidak berarti pangkal lidah. Urutan makhraj mengikuti perjalanan bunyi dari bagian dalam menuju daerah yang semakin dekat dengan mulut.
Hamzah berbeda dari ha
Hamzah memiliki penghentian atau penutupan suara yang jelas, sedangkan ha memiliki aliran napas. Bandingkan bunyi awal أَنْعَمْتَ dengan هُوَ. Keduanya tidak dipertukarkan walaupun berdekatan daerah makhrajnya. Hamzah juga berbeda dari alif mad; perbedaan itu menjelaskan mengapa alif sudah dibahas di al-jauf, sedangkan hamzah disebut pada tenggorokan.
‘Ain dan ح
Bagian tengah tenggorokan menjadi daerah ‘ain dan ح. Huruf ح sering disebut “ha” dalam pelajaran Indonesia, tetapi harus dibedakan dari ه melalui bentuk Arab dan bunyinya. Istilah tambahan “ha tenggorokan” hanya alat bantu penjelasan; ح bukan huruf tafkhim. Ia tetap termasuk huruf istifal, sehingga tidak dibuat gelap seperti kha atau ghain.
Latihan tanpa memaksa
Dengarkan perbandingan أَحْ dan أَهْ, lalu perbandingan أَعْ dan أَأْ dengan bimbingan. Ucapkan dalam volume wajar sambil memperhatikan apakah huruf tetap terdengar berbeda. Hindari mencekik suara, batuk buatan, atau menekan tenggorokan untuk meniru ‘ain. Latihan yang tepat menghasilkan identitas huruf yang jelas tanpa menambahkan bunyi kasar yang tidak diperlukan.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٨ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
لأقصى الحلق همز هاء
Jar–majrur li-aqsha al-halq berfungsi sebagai keterangan yang didahulukan; hamz dan hā’ menyebut huruf-huruf yang memiliki makhraj tersebut. Kata penghubung pada daftar nama huruf dapat tidak disebut karena kepadatan nazam. Dhamir pada wasathihi kembali kepada al-halq.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ١١ memulai dua dari tiga daerah tenggorokan; ghain dan kha melengkapinya pada bait ١٢. Keenam huruf tenggorokan dipakai kembali dalam hukum izhar pada bait ٦٦.
Intisari & faedah
- Hamzah tidak sama dengan alif mad.
- ح berbeda dari ه dan bukan huruf yang harus ditebalkan.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar membaca الْحَمْدُ dengan bunyi ه karena mengira kedua huruf bernama “ha”.
Cara membaca / memahami
Tunjukkan bentuk ح, dengarkan contoh al-hamdu, lalu bandingkan dengan ه pada kata lain sampai bunyinya dapat dibedakan.
Yang perlu diperhatikan
Padanan nama huruf dalam tulisan Latin tidak cukup untuk memastikan suara; gunakan huruf Arab dan contoh lisan.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٢
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Inti makna
Segala puji ditujukan kepada Allah, Tuhan yang memelihara seluruh alam.
Kaitan dengan bait
Lafaz الْحَمْدُ memberi contoh ح. Ia perlu dibedakan dari ه tanpa mengubah ح menjadi huruf tafkhim.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Mengapa hamzah disebut pada tenggorokan, padahal alif sudah disebut pada bait ١٠?
Lihat pembahasan jawaban
Karena hamzah dan alif mad adalah dua bunyi yang berbeda. Hamzah memiliki makhraj tertentu pada bagian dalam tenggorokan, sedangkan alif mad dikategorikan sebagai bunyi al-jauf.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
ثم لأقصى الحلق
kemudian dari bagian tenggorokan yang paling dalam
همز هاء
hamzah dan ha (ه)
ثم لوسطه
kemudian dari bagian tengahnya
فعين حاء
‘ain dan ha (ح)
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
ثُمَّ لِأَقْصَى الْحَلْقِ هَمْزٌ هَاءُ
Buka penggal ٢
ثُمَّ لِوَسْطِهِ فَعَيْنٌ حَاءُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 11 — Pangkal dan tengah tenggorokanNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
أَقْصى الحَلْق ووسطه
أَقْصى الحَلْق أبعده عن الفم، ومنه الهَمْزة والهاء. ووسطه محلّ العين والحاء. قارن بين «أَ» و«هَ»، ثم بين «عَ» و«حَ»، بعد سَماع المعلّم. لا تضغط الحَلْق ضغطًا مؤلمًا، ولا تجعل العين هَمْزة. الوصف يقرّب المَوضِع، ولكن السَّماع وَالمَشافهة يُظهران الفَرْق بدقّة.
افتح الدرس والتدريب