Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ١٢
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Rongga, tenggorokan, dan pangkal lidah · Bait ١٢ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
أدناه
bagian tenggorokan yang paling dekat
غين خاؤها
ghain dan kha
والقاف
dan qaf
أقصى اللسان فوق
dari pangkal lidah, bagian atas
ثم الكاف
kemudian kaf
Terjemahan bait ١٢

Dari bagian tenggorokan yang terdekat dengan mulut keluar ghain dan kha. Qaf keluar dari pangkal lidah bagian atas, kemudian kaf (dari daerah yang lebih bawah/depan).

Syarah · keterangan lengkap

Melengkapi enam huruf tenggorokan

Adnā al-halq adalah bagian tenggorokan yang paling dekat dengan mulut. Dari daerah ini keluar ghain dan kha. Dengan hamzah, ha, ‘ain, dan ح pada bait sebelumnya, jumlah huruf tenggorokan menjadi enam. Ghain dan kha memiliki isti‘la, berbeda dari empat huruf sebelumnya; maka perbedaan bunyinya tidak hanya soal lokasi.

Berpindah ke makhraj lidah

Sesudah ghain dan kha, matan menyebut qaf dari aqsha al-lisan, yakni pangkal atau bagian belakang lidah, bersama bagian langit-langit atas yang berhadapan dengannya. Qaf bukan huruf tenggorokan walaupun letaknya dekat daerah tenggorokan. Pemisahan ini penting agar pelajar tidak menyamakan qaf dengan kha atau ghain ketika berusaha membuat suara terdengar tebal.

Kaf tersambung ke bait berikutnya

Kata “kemudian kaf” pada akhir bait belum memiliki penjelasan lengkap. Kata asfal pada awal bait ١٣ melengkapinya: daerah kaf sedikit lebih ke depan atau lebih rendah daripada qaf menurut arah penggambaran makhraj. Itu bukan anjuran menempelkan lidah ke dasar mulut. Kedua huruf tetap melibatkan pangkal lidah dan bagian langit-langit yang sesuai.

Membedakan qaf dan kaf

Bandingkan قُلْ dengan كُلْ sebagai latihan bunyi dan makna kata. Qaf memiliki isti‘la sehingga terdengar tebal, sedangkan kaf tipis dan memiliki hams. Hindari membuat qaf seperti “g” kebiasaan bahasa daerah atau menjadikan kaf selalu tebal. Gunakan suara pengajar sebagai pembanding, karena deskripsi arah lidah tidak menggantikan hasil bunyi.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٩ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

أَدْنى الحَلْق والقاف

أَدْنى الحَلْق أقربه إلى الفم، ومنه الغين والخاء. ثم ينتقل النّاظِم إلى اللِّسان: تَخرج القاف من أَقْصى اللِّسان مع ما يحاذيه من الحنك الأعلى. وتأتي الكاف بعده، ويكمل وصفها أول البَيْت التالي. اقرأ البَيْتين معًا؛ لأن آخر البَيْت ليس دائمًا نهاية المَعنى.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

أدناه غين خاؤها والقاف أقصى اللسان فوق

Adnāhu merujuk bagian al-halq dari bait ١١. Pada penyebutan qaf dipahami takdir makhrajnya berada di aqsha al-lisan. Kata fawq menerangkan posisi relatif. Al-kāf pada akhir bait memiliki sambungan keterangan asfal pada bait ١٣.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

أدناه

Akar
د ن و
Pola / bentuk
أَفْعَل؛ اسم تفضيل مع ضمير

Adnā berarti lebih atau paling dekat. Dhamir -hu kembali kepada tenggorokan. Pasangannya, aqshā, berarti paling jauh; kedua istilah diukur menurut arah yang dijelaskan dalam syarah.

Hubungan bait

Ghain dan kha menutup daftar huruf tenggorokan pada bait ١١. Kaf pada akhir bait ini dilengkapi awal bait ١٣; sifat isti‘la yang membantu membedakan qaf dari kaf dijelaskan pada bait ٢٢.

Intisari & faedah
  1. Ghain dan kha termasuk tenggorokan; qaf dan kaf termasuk lidah.
  2. Keterangan kaf harus dibaca bersama awal bait ١٣.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Pelajar mengucapkan قُلْ dan كُلْ dengan bunyi awal yang sama.

Cara membaca / memahami

Latih masing-masing setelah mendengar contoh, perhatikan tempat pangkal lidah dan sifat tebal-tipis, lalu masukkan ke frasa pendek.

Yang perlu diperhatikan

Memperkeras suara kaf tidak menjadikannya qaf; perbedaan lokasi dan sifat harus terjaga.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Ikhlash: ١

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Inti makna

Nabi diperintah menyatakan bahwa Allah adalah Esa.

Kaitan dengan bait

Kata قُلْ memberi contoh qaf. Bandingkan dengan contoh kaf melalui pengajar tanpa mengubah lafaz ayat menjadi latihan kata yang berbeda.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa bait ١٢ tidak cukup dipahami tanpa awal bait ١٣?

Lihat pembahasan jawaban

Karena kaf disebut pada akhir bait ١٢, sementara keterangan asfal berada pada awal bait ١٣. Terjemahan dan latihan harus mengikuti sambungan kalimat tersebut.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

أدناه

bagian tenggorokan yang paling dekat

غين خاؤها

ghain dan kha

والقاف

dan qaf

أقصى اللسان فوق

dari pangkal lidah, bagian atas

ثم الكاف

kemudian kaf

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

أَدْنَاهُ غَيْنٌ خَاؤُهَا وَالْقَافُ

Buka penggal ٢

أَقْصَى اللِّسَانِ فَوْقُ ثُمَّ الْكَافُ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 12 — Ghain, kha, qaf, dan awal pembahasan kafNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan