Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ١٣
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Tengah dan tepi lidah; lam, nun, ra · Bait ١٣ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
أسفل
lebih bawah/depan
والوسط
dan dari tengah lidah
فجيم الشين يا
jim, syin, dan ya
والضاد من حافته
dan dhad dari tepi lidah
إذ وليا
ketika berdekatan
Terjemahan bait ١٣

(Kaf keluar dari daerah) yang lebih bawah/depan. Dari tengah lidah keluar jim, syin, dan ya. Dhad keluar dari tepi lidah ketika berdekatan (dengan geraham).

Syarah · keterangan lengkap

Tiga bagian dalam satu bait

Asfal melengkapi keterangan kaf pada bait ١٢. Sesudah itu, matan menyebut tiga huruf dari tengah lidah, lalu memulai pembahasan dhad. Karena begitu padat, jangan memaksakan satu topik saja untuk seluruh bait. Objek yang berdekatan dengan tepi lidah pada penggal terakhir baru disebut sebagai al-adhrās, geraham, pada bait ١٤.

Jim, syin, dan ya nonmad

Daerah tengah lidah bersama langit-langit yang berhadapan dengannya menjadi makhraj jim, syin, serta ya yang bukan mad. Ya pada يَوْم berbeda dari ya mad pada قِيلَ dalam pengelompokan makhraj. Ketiga huruf tengah lidah itu tidak bersuara sama: jim memiliki syiddah, syin memiliki tafasysyi, sedangkan ya memiliki karakter yang berbeda lagi.

Awal memahami dhad

Dhad melibatkan sisi atau tepi lidah, bukan sekadar ujungnya. Posisi ini menjadi salah satu pembeda penting dari zha yang dibahas bersama ujung lidah dan ujung gigi. Kesalahan umum ialah mengganti dhad dengan dal yang ditebalkan atau dengan zha. Menambah ketebalan pada dal belum otomatis membentuk dhad yang benar.

Tahapan latihan

Pisahkan latihan tengah lidah dari latihan tepi lidah. Mulailah dengan jim, syin, dan ya nonmad dalam kata yang dikenal, kemudian latihan dhad bersama pengajar. Pada syin, aliran suara menyebar tanpa dibuat seperti desisan sin. Pada dhad, amati sisi lidah dan sifat istithalah secara bertahap; jangan menekan rahang sampai kaku untuk mengejar bunyi yang dianggap berat.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٩ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

الكافُ وَوَسَط اللِّسان

تَخرج الكاف من أَقْصى اللِّسان، من مَوْضع أقرب إلى الفم من مَخْرج القاف. ومن وَسَط اللِّسان مع الحنك الأعلى تَخرج الجيم والشين والياء غير المَدّية. أمّا الضاد فمن حافّة اللِّسان مع الأَضراس العُليا، وسيتمّ بيانها في البَيْت التالي. ميّز خصوصًا بين الياء المتحرّكة وياء المَدّ.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

والوسط فجيم الشين يا والضاد من حافته

Al-wasath menunjuk tengah lidah dari konteks sebelumnya. Nama-nama huruf sesudahnya merupakan daftar dengan sebagian penghubung yang tidak dinyatakan. Dhamir pada hāffatihi kembali kepada lidah. Klausa idz waliyā tersambung dengan al-adhrāsa pada bait ١٤.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

حافته

Akar
ح و ف
Pola / bentuk
حَافَة؛ اسم مع ضمير

Hāfah dalam pemakaian ini berarti tepi atau sisi. Syarah membahas pengucapannya tanpa menggandakan fa; matan memakai حَافَة. Dhamir -hi menjelaskan bahwa sisi yang dimaksud adalah sisi lidah.

Hubungan bait

Bait ini menyambungkan keterangan kaf dari bait ١٢ dan pembahasan geraham pada bait ١٤. Sifat istithalah dhad dijelaskan pada bait ٢٦ dan perbedaannya dari zha pada bait ٥٢.

Intisari & faedah
  1. Ya nonmad dibahas pada tengah lidah, berbeda dari ya mad di al-jauf.
  2. Dhad memerlukan tepi lidah; menebalkan dal saja tidak cukup.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Pelajar menempatkan semua jenis ya dalam makhraj al-jauf.

Cara membaca / memahami

Bandingkan ya konsonan pada يَوْم dengan ya mad pada قِيلَ, lalu periksa apakah syarat ya mad terpenuhi.

Yang perlu diperhatikan

Satu bentuk huruf dapat memiliki pembahasan berbeda menurut fungsi bunyinya; lihat sukun dan harakat sebelumnya.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Fatihah: ٤

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ

Inti makna

Allah adalah Pemilik hari pembalasan.

Kaitan dengan bait

Ya pada يَوْمِ adalah contoh ya nonmad dalam kata ini. Ia tidak diperlakukan seperti ya mad yang didahului kasrah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Kata asfal dan idz waliyā pada bait ini tersambung dengan bagian mana?

Lihat pembahasan jawaban

Asfal melengkapi kaf pada akhir bait ١٢. Idz waliyā melanjutkan pembahasan tepi lidah yang berdekatan dengan geraham, yang disebut pada awal bait ١٤.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

أسفل

lebih bawah/depan

والوسط

dan dari tengah lidah

فجيم الشين يا

jim, syin, dan ya

والضاد من حافته

dan dhad dari tepi lidah

إذ وليا

ketika berdekatan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

أَسْفَلُ وَالْوَسْطُ فَجِيمُ الشِّينُ يَا

Buka penggal ٢

وَالضَّادُ مِنْ حَافَتِهِ إِذْ وَلِيَا

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 13 — Tengah lidah dan awal makhraj dhadNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan