Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Tengah dan tepi lidah; lam, nun, ra · Bait ١٥ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- والنون
- dan nun
- من طرفه تحت اجعلوا
- tempatkan dari ujung lidah, di bawahnya
- والرا يدانيه
- dan ra berdekatan dengannya
- لظهر أدخل
- lebih masuk ke bagian punggung lidah
Terjemahan bait ١٥
Tempatkan makhraj nun pada ujung lidah, di bawah daerah lam. Ra berdekatan dengannya, tetapi lebih masuk ke punggung lidah.
Syarah · keterangan lengkap
Makhraj nun yang dimaksud
Nun dibahas dari ujung lidah dengan gusi di daerah atas gigi seri, dekat tetapi tidak sama dengan lam. Deskripsi ini terutama membantu mengenali nun yang jelas. Ketika nun terkena ikhfa atau idgham, rincian kerja lidah dan suara mengikuti hukum pertemuan hurufnya; jangan memaksakan nun izhar ke setiap keadaan.
Dua unsur pada bunyi nun
Nun memiliki bagian yang melibatkan mulut dan sifat ghunnah yang keluar melalui rongga hidung. Karena itu, menyebut makhraj nun pada lidah tidak menghapus peran hidung. Kedua unsur tersebut dibahas pada tempat berbeda dalam matan. Ghunnah dan perubahannya akan lebih jelas setelah bait ١٩ serta pelajaran nun dan mim.
Makhraj ra
Ra dekat dengan daerah nun, tetapi melibatkan bagian ujung lidah yang sedikit masuk ke punggungnya. Pengarang tidak menyamakan keduanya. Perbedaan yang terdengar juga terkait sifat ra, termasuk takrir. Pelajar perlu menghindari dua ujung kesalahan: menggandakan ketukan ra tanpa batas, atau menahannya begitu keras hingga ra berubah menyerupai huruf lain.
Praktik nun dan ra
Gunakan نَعْبُدُ dan رَبِّ sebagai contoh kata, mula-mula dengan tempo lambat. Dengarkan apakah nun memiliki identitas yang jelas dan ra tidak bertambah menjadi beberapa ra. Tebal-tipis ra dipelajari tersendiri pada bait ٤١–٤٣; jangan menjadikan semua ra tebal hanya karena pelafalannya terasa bergetar atau lebih kuat.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٢١ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
والنون من طرفه تحت اجعلوا
Pada varian nashab, al-nūna menjadi objek yang didahulukan bagi ij‘alū. Teks yang memakai rafa‘ dapat dijelaskan melalui takdir makhraj nun. Dhamir -hi pada tharfihi kembali kepada lidah, dan yudānīhi menyatakan kedekatan makhraj ra dengan nun.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Lam pada bait ١٤ menjadi pembanding letak nun. Bait ١٩ menerangkan sumber ghunnah, bait ٢٦ sifat takrir, dan bait ٤١–٤٣ aturan ra.
Intisari & faedah
- Nun melibatkan makhraj lisan sekaligus sifat ghunnah.
- Kedekatan makhraj nun dan ra tidak menyamakan cara membacanya.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar membaca ra bertasydid dengan banyak ketukan hingga terdengar seperti beberapa ra tambahan.
Cara membaca / memahami
Ia mempertahankan ra bertasydid sesuai contoh pengajar sambil mengendalikan pengulangan yang berlebihan.
Yang perlu diperhatikan
Mengurangi ketukan tidak berarti mematikan sifat ra sampai berubah menjadi lam atau bunyi lain.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٢
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Inti makna
Segala puji ditujukan kepada Allah, Tuhan yang memelihara seluruh alam.
Kaitan dengan bait
Lafaz رَبِّ memberi contoh ra yang dapat didengarkan dan dibedakan dari nun dalam latihan makhraj.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Mengapa ghunnah nun tetap dibahas dari hidung padahal makhraj nun disebut pada lidah?
Lihat pembahasan jawaban
Karena bunyi nun memiliki bagian lisan dan sifat ghunnah. Pembahasan lidah menerangkan pembentukan huruf, sedangkan rongga hidung menerangkan jalur suara ghunnahnya.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
والنون
dan nun
من طرفه تحت اجعلوا
tempatkan dari ujung lidah, di bawahnya
والرا يدانيه
dan ra berdekatan dengannya
لظهر أدخل
lebih masuk ke bagian punggung lidah
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَالنُّونُ مِنْ طَرَفِهِ تَحْتُ اجْعَلُوا
Buka penggal ٢
وَالرَّا يُدَانِيهِ لِظَهْرٍ أَدْخَلُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 15 — Nun dan ra: berdekatan tetapi berbedaNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
النونُ والراء
تَخرج النون من طَرَف اللِّسان مع لثة الثَّنايا العُليا، تحت مَخْرج اللام قليلًا. وَمَخْرج الراء قريب منه، مع دخول شيء من ظهر طَرَف اللِّسان. وللنون غُنّة من الخيشوم أيضًا. فرّق بين مَوْضع الحَرْف اللسانيّ وَصَوْت الغُنّة، ولا تحوّل الراء إلى لام بسبب ضعف طَرَف اللِّسان.
افتح الدرس والتدريب