Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Sifat huruf yang berpasangan · Bait ٢٢ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- وبين رخو والشديد
- dan di antara rakhawah dan syiddah
- لن عمر
- rangkaian pengingat: ل ن ع م ر
- وسبع علو
- dan tujuh huruf isti‘la
- خص ضغط قظ حصر
- dihimpun dalam خ ص ض غ ط ق ظ
Terjemahan bait ٢٢
Di antara rakhawah dan syiddah terdapat huruf-huruf “lin ‘Umar”. Tujuh huruf isti‘la dihimpun oleh “khushsha dhaghthin qizh”.
Syarah · keterangan lengkap
Lima huruf pertengahan
لِنْ عُمَرْ menghimpun lam, nun, ‘ain, mim, dan ra. Sifatnya disebut tawassuth atau bainiyyah, berada di antara penahanan suara syiddah dan aliran suara rakhawah. Istilah “pertengahan” tidak berarti waktu membacanya harus selalu persis setengah durasi sin atau jim. Ia menggambarkan karakter aliran suara dalam makhraj.
Tujuh huruf isti‘la
خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ menghimpun kha, shad, dhad, ghain, tha, qaf, dan zha. Pada huruf-huruf ini, bagian belakang lidah terangkat menurut sifat isti‘la sehingga bunyinya memiliki tafkhim. Menghafal daftar membantu mencegah penebalan huruf yang sebenarnya tipis serta menjaga huruf tebal tidak hilang ketebalannya di tengah kata.
Ketebalan mempunyai keadaan
Huruf isti‘la tetap termasuk kelompoknya walaupun berkasrah, tetapi kadar terdengar tebalnya tidak selalu sama pada semua harakat. Huruf ithbaq juga mempunyai kekuatan khas yang dibahas pada bait ٢٣ dan ٤٥. Karena itu, jangan menyamakan semua contoh tebal dengan satu suara “o” atau memaksa setiap huruf menjadi gelap secara berlebihan.
Pengecualian yang bukan pertentangan
Selain tujuh huruf tersebut, ra dan lam lafaz Allah memiliki aturan tafkhim tertentu; alif mengikuti huruf sebelumnya. Ini tidak menjadikan seluruh ra, lam, dan alif sebagai anggota tetap isti‘la. Bedakan sifat bawaan huruf dari hukum yang muncul karena keadaan bacaan. Pembedaan ini akan sangat membantu saat mempelajari bait ٣٤ dan ٤١–٤٥.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٢٨ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
وسبع علو خص ضغط قظ حصر
Sab‘u ‘uluww menyebut tujuh huruf isti‘la. Rangkaian khushsha dhaghthin qizh digunakan sebagai kutipan pengingat, dan hashara menyatakan bahwa rangkaian itu menghimpun huruf-huruf tersebut. Bilangan tujuh merujuk huruf, bukan tujuh cara menebalkan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Tawassuth melengkapi pembagian sifat pada bait ٢٠–٢١. Isti‘la dilengkapi ithbaq pada bait ٢٣; kadar dan penerapan tafkhim dijelaskan lagi pada bait ٣٤ serta ٤٥.
Intisari & faedah
- Tawassuth menghimpun ل ن ع م ر.
- Isti‘la menghimpun خ ص ض غ ط ق ظ dan tidak berarti sekadar nada tinggi.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar menebalkan seluruh alif dengan suara yang sama.
Cara membaca / memahami
Ia memeriksa huruf sebelumnya: alif mengikuti ketebalan atau ketipisannya, sehingga قَالَ berbeda dari كَانَ.
Yang perlu diperhatikan
Alif bukan anggota kedelapan dalam daftar isti‘la; ia memiliki hubungan pengucapan dengan huruf sebelumnya.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٦
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱهْدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ
Inti makna
Permohonan agar Allah membimbing menuju jalan yang lurus.
Kaitan dengan bait
Shad pada الصِّرَاطَ termasuk isti‘la walaupun berkasrah. Cara bunyinya dicocokkan melalui contoh, tidak diubah menjadi sin.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah ra yang dibaca tebal menjadikan ra anggota tetap isti‘la?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Huruf isti‘la tetap tujuh. Ra memiliki aturan tafkhim dan tarqiq sesuai keadaan, sehingga hukumnya perlu dibedakan dari sifat tetap kelompok isti‘la.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وبين رخو والشديد
dan di antara rakhawah dan syiddah
لن عمر
rangkaian pengingat: ل ن ع م ر
وسبع علو
dan tujuh huruf isti‘la
خص ضغط قظ حصر
dihimpun dalam خ ص ض غ ط ق ظ
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَبَيْنَ رِخْوٍ وَالشَّدِيدِ لِنْ عُمَرْ
Buka penggal ٢
وَسَبْعُ عُلْوٍ خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ حَصَرْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 22 — Tawassuth dan tujuh huruf isti‘laNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
التوسّط وَالاستِعلاء
حُروف «لِنْ عُمَرْ» متوسّطة بين الشدّة والرخاوة؛ فلا ينحبس الصَّوت معها انحباسًا كاملًا، ولا يجري جريانًا كاملًا. وَحُروف الاستِعلاء ٧، تجمعها «خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ». يرتفع معها أَقْصى اللِّسان نحو الحنك الأعلى، فينشأ التَّفخيم. لا ترفع صوتك لتفخّم الحَرْف؛ فَالتَّفخيم هيئة في النطق.
افتح الدرس والتدريب