Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٢٤
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sifat khusus huruf · Bait ٢٤ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
صفيرها
huruf-huruf shafirnya
صاد وزاي سين
shad, zai, dan sin
قلقلة
huruf-huruf qalqalah
قطب جد
rangkaian ق ط ب ج د
واللين
dan sifat lin
Terjemahan bait ٢٤

Huruf-huruf shafir ialah shad, zai, dan sin. Huruf-huruf qalqalah ialah “quthbu jadin”; adapun lin (dijelaskan berikutnya).

Syarah · keterangan lengkap

Tiga huruf shafir

Shad, zai, dan sin memiliki suara desis khas yang disebut shafir. Sifat ini membantu membedakannya dari huruf yang makhrajnya berdekatan. Desis muncul dari pembentukan huruf yang benar; pembaca tidak menambahkan siulan sesudah huruf selesai. Shad tetap tebal menurut sifatnya, sedangkan sin dan zai tidak ditebalkan karena termasuk shafir.

Lima huruf qalqalah

قُطْبُ جَدٍ menghimpun qaf, tha, ba, jim, dan dal. Ketika huruf-huruf ini sukun, pelepasan bunyinya memiliki pantulan yang menjaganya tetap terdengar. Qalqalah tidak sama dengan menambahkan fathah, kasrah, atau dhammah. Jika قْ dibaca seolah menjadi “qa” dengan vokal penuh, jumlah bunyi kata dapat berubah.

Qalqalah dan keadaan waqaf

Pantulan lebih jelas ketika huruf sukun menjadi tempat berhenti, terutama pada huruf bertasydid di akhir kata. Namun, semua tingkatan tetap mempertahankan identitas huruf tanpa suku kata baru. Murid perlu mendengarkan perbandingan seperti dal sukun di tengah bacaan dan dal di akhir أَحَدْ ketika waqaf, bukan hanya menghafal istilah tingkatan.

Lin masih bersambung

Kata al-līn pada akhir bait adalah judul sifat berikutnya yang diterangkan pada bait ٢٥. Karena itu, jangan menghitung lin sebagai huruf keenam qalqalah atau menganggapnya sifat semua huruf sebelumnya. Pemisahan kalimat secara benar sangat penting dalam nazam yang memuat beberapa daftar berurutan.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٣٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

الصَّفير والقَلْقَلة

الصَّفير صَوْت زائد ملازم للصاد والزاي والسين، فلا نزيده تكلّفًا. والقَلْقَلة اضطراب صَوْت الحَرْف الساكن حتى يُسمع واضحًا، وحروفها «قُطْبُ جَدٍّ». لا تتحوّل القلقلة إلى فتحة أو ضمّة أو كسرة كاملة. أمّا اللِّين فله حرفان يذكرهما النّاظِم في البَيْت التالي.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

قلقلة قطب جد واللين

Pada ungkapan qalqalah quthbu jadin dipahami takdir “huruf-huruf qalqalah adalah…”. Rangkaian quthbu jadin menjadi rumus huruf. Al-līn memulai pembahasan baru yang penjelasannya ada pada bait berikutnya.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

قلقلة

Akar
ق ل ق ل
Pola / bentuk
فَعْلَلَة؛ مصدر رباعي

Qalqalah adalah masdar kata kerja berakar empat huruf qalqala. Makna dasarnya gerakan atau getaran; istilah tajwidnya menunjuk pantulan khas pada huruf tertentu ketika sukun.

Hubungan bait

Shafir terhubung dengan makhraj pada bait ١٦–١٧. Lin dijelaskan pada bait ٢٥, sedangkan kejelasan qalqalah dalam sukun dan waqaf ditegaskan pada bait ٣٩.

Intisari & faedah
  1. Huruf qalqalah hanya ق ط ب ج د.
  2. Pantulan qalqalah tidak menambahkan vokal penuh.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Pelajar berhenti pada أَحَدْ tetapi membacanya seperti “ahada”.

Cara membaca / memahami

Ia mendengarkan contoh dal waqaf, lalu mempertahankan pantulan tanpa membuka dal menjadi suku kata berharakat.

Yang perlu diperhatikan

Pantulan yang samar perlu diperjelas, tetapi memperjelasnya tidak berarti menambah huruf atau harakat baru.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Ikhlash: ١

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

Inti makna

Nabi diperintah menyatakan bahwa Allah adalah Esa.

Kaitan dengan bait

Saat berhenti pada أَحَدٌ, dal menjadi sukun dan dibaca dengan qalqalah. Harakat akhirnya tidak dibunyikan sebagai vokal penuh ketika waqaf biasa.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah kata al-līn pada akhir bait termasuk daftar qalqalah?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Daftar qalqalah selesai pada ق ط ب ج د. Al-līn memulai sifat berikutnya dan dijelaskan melalui waw serta ya pada bait ٢٥.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

صفيرها

huruf-huruf shafirnya

صاد وزاي سين

shad, zai, dan sin

قلقلة

huruf-huruf qalqalah

قطب جد

rangkaian ق ط ب ج د

واللين

dan sifat lin

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

صَفِيرُهَا صَادٌ وَزَايٌ سِينُ

Buka penggal ٢

قَلْقَلَةٌ قُطْبُ جَدٍ وَاللِّينُ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 24 — Shafir, qalqalah, dan pengantar linNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan