Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٢٥
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sifat khusus huruf · Bait ٢٥ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
واو وياء سكنا
waw dan ya yang sukun
وانفتحا قبلهما
dan terdapat fathah sebelum keduanya
والانحراف صححا
dan sifat inhiraf ditetapkan
Terjemahan bait ٢٥

Lin terdapat pada waw dan ya yang sukun, sementara huruf sebelumnya berfathah. Sifat inhiraf ditetapkan (pada huruf yang disebut berikutnya).

Syarah · keterangan lengkap

Dua syarat yang dibaca bersama

Waw atau ya harus sukun, dan huruf sebelumnya harus berfathah. Contohnya خَوْف dan بَيْت. Jangan hanya mencari waw atau ya lalu memberi label lin; pada يَقُولُ dan قِيلَ, harakat sebelumnya sesuai jenis huruf mad sehingga pembahasannya berbeda. Sukun dan harakat sebelumnya merupakan satu paket pemeriksaan.

Perbedaan dari mad asli

Huruf lin terasa lunak, tetapi ketika washal tanpa sebab khusus tidak otomatis dipanjangkan dua harakat seperti mad asli. Ketika berhenti pada kata yang menimbulkan sukun sesudah huruf lin, ada rincian mad lin ‘aridh yang dipelajari melalui riwayat. Hafsh mengenal pilihan dua, empat, atau enam harakat pada keadaan itu, dengan penerapan yang tertib menurut bacaan yang diajarkan.

Inhiraf belum selesai dijelaskan

Bagian akhir menyebut inhiraf, yakni kecenderungan atau penyimpangan jalur bunyi pada huruf tertentu. Hurufnya baru disebut pada awal bait ٢٦: lam dan ra. Istilah ini bukan kesalahan membaca. Ia merupakan sifat yang diakui pada huruf, berbeda dari “menyimpang” dalam arti sengaja meninggalkan kaidah.

Cara berlatih

Bandingkan بَيْت dengan kata yang mengandung ya mad, kemudian bandingkan خَوْف dengan kata yang mengandung waw mad. Baca perlahan tanpa mengubah lin menjadi vokal panjang sejenis mad asli. Setelah mampu membedakannya, latih keadaan washal dan waqaf dengan contoh yang sama agar perubahan panjang muncul karena sebabnya, bukan karena menebak-nebak.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٣١ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

اللِّين والانحراف

حرفا اللِّين هما الواو والياء الساكنتان بعد فَتح، مثل «خَوْف» و«بَيْت». يختلفان عن واو المَدّ ويائه في حَرَكة ما قبلهما. والانحراف صِفة في اللام والراء، وسيذكرهما البَيْت التالي. ومقدار إطالة حَرف اللين عند الوَقْف باب آخر؛ فلا نمدّ كل واو أو ياء ساكنة بلا سبب.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

واو وياء سكنا وانفتحا قبلهما

Wāwun wa yā’un menjelaskan al-līn pada akhir bait ٢٤. Sakanā memakai alif mutsanna untuk dua huruf. Pada infatahā, alif dapat dipahami sebagai alif ithlaq nazam; maknanya “terdapat fathah sebelum keduanya”, bukan waw dan ya itu sendiri yang berfathah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

سكنا

Akar
س ك ن
Pola / bentuk
فَعَلَا؛ فعل ماض مسند إلى المثنى

Sakanā berarti “keduanya sukun”. Alif menunjukkan dua pelaku, yaitu waw dan ya. Ini berbeda dari alif tambahan untuk irama pada sebagian kata lain dalam nazam.

Hubungan bait

Lin menyambung akhir bait ٢٤ dan dibedakan dari huruf mad pada bait ١٠. Inhiraf dilengkapi bait ٢٦; pembahasan sukun karena waqaf berkaitan dengan bait ٧٢.

Intisari & faedah
  1. Huruf lin adalah waw atau ya sukun sesudah fathah.
  2. Huruf lin tidak otomatis dibaca seperti mad asli ketika washal.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Pelajar memanjangkan ya pada بَيْتِ saat washal seperti ya pada قِيلَ.

Cara membaca / memahami

Ia memeriksa fathah sebelum ya pada bayt, lalu mendengarkan perbedaan lin dan mad asli.

Yang perlu diperhatikan

Bacaan saat waqaf dapat memiliki tambahan panjang karena sebab lain; jangan memakai aturan washal untuk semua keadaan.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Quraisy: ٤

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍۢ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ

Inti makna

Tuhan telah memberi mereka makanan dari kelaparan dan rasa aman dari ketakutan.

Kaitan dengan bait

Kata خَوْفٍ memuat waw lin. Bila berhenti pada akhir ayat, sukun yang timbul sesudahnya menimbulkan pembahasan panjang yang berbeda dari washal.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apa perbedaan ya pada بَيْت dan ya pada قِيلَ?

Lihat pembahasan jawaban

Ya pada bayt sukun sesudah fathah sehingga termasuk lin. Ya pada qīla sukun sesudah kasrah sehingga termasuk huruf mad.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

واو وياء سكنا

waw dan ya yang sukun

وانفتحا قبلهما

dan terdapat fathah sebelum keduanya

والانحراف صححا

dan sifat inhiraf ditetapkan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

وَاوٌ وَيَاءٌ سَكَنَا وَانْفَتَحَا

Buka penggal ٢

قَبْلَهُمَا وَالِانْحِرَافُ صُحِّحَا

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 25 — Huruf lin dan pengantar inhirafNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan