Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Sifat khusus huruf · Bait ٢٦ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- في اللام والرا
- pada lam dan ra
- وبتكرير جعل
- dan ra diberi sifat takrir
- وللتفشي الشين
- dan syin memiliki tafasysyi
- ضادا استطل
- berikan sifat istithalah pada dhad
Terjemahan bait ٢٦
Inhiraf terdapat pada lam dan ra; ra juga memiliki sifat takrir. Syin mempunyai tafasysyi, dan berikanlah sifat istithalah pada dhad.
Syarah · keterangan lengkap
Lam dan ra memiliki inhiraf
Bagian awal melengkapi akhir bait ٢٥. Inhiraf menggambarkan kecenderungan jalur bunyi lam dan ra sesuai makhrajnya. Pelajar tidak perlu membuat gerakan menyimpang yang disengaja. Yang diperlukan adalah membentuk huruf dengan benar; sifat tersebut menyertai pengucapannya. Definisi membantu mengenali karakter huruf, bukan menciptakan aksen baru.
Takrir harus dikendalikan
Ra memiliki kesiapan ujung lidah untuk bergetar, yang disebut takrir. Sifat ini dipelajari supaya pembaca mengendalikan pengulangan berlebihan, terutama ketika ra bertasydid. Jika setiap getaran menghasilkan ra baru yang jelas, bacaan dapat bertambah huruf. Sebaliknya, menekan lidah sampai ra kehilangan identitas juga tidak menyelesaikan masalah.
Tafasysyi pada syin
Tafasysyi ialah menyebarnya suara ketika syin keluar. Ia berbeda dari desis sin yang lebih terarah. Bandingkan ش dan س melalui contoh pengajar. Jangan melebarkan bibir secara dibuat-buat atau menambahkan hembusan panjang setelah syin. Aliran suara cukup mengikuti terbentuknya huruf dalam kata, sesuai tempo dan posisi sukun atau harakatnya.
Istithalah pada dhad
Istithalah berkaitan dengan memanjangnya daerah atau aliran bunyi dhad sepanjang tepi lidah hingga mendekati daerah lam. Ia bukan mad enam harakat dan bukan perintah menambah durasi setiap dhad tanpa batas. Sifat ini membantu membedakan dhad dari zha. Latihan makhraj dhad dan istithalah perlu diperiksa bersamaan agar tidak berubah menjadi dal yang ditebalkan.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٣١ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
وللتفشي الشين ضادا استطل
Lil-tafasysyi berkaitan dengan penetapan sifat bagi syin. Pada dhādan istathil, dhādan adalah objek yang didahulukan bagi kata perintah istathil: berikan atau perhatikan istithalahnya. Objek pendahuluan ini menjaga susunan syair sekaligus menonjolkan huruf yang dimaksud.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini menyelesaikan sifat-sifat khusus. Ra kembali dibahas pada bait ٤٣ dan pembeda dhad dari zha pada bait ٥٢; keduanya memakai dasar yang dijelaskan di sini.
Intisari & faedah
- Takrir dikenali untuk mengendalikan pengulangan ra yang berlebihan.
- Istithalah dhad bukan mad dengan hitungan harakat tertentu.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar memanjangkan dhad enam harakat karena istilah istithalah diterjemahkan “memanjangkan”.
Cara membaca / memahami
Jelaskan bahwa istithalah membicarakan makhraj dan aliran bunyi, sedangkan mad memiliki huruf, sebab, serta hitungan tersendiri.
Yang perlu diperhatikan
Makna umum kata Arab tidak selalu menjadi instruksi durasi. Gunakan definisi teknis dan contoh bunyi.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٧
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ
Inti makna
Jalan yang dimohon ialah jalan orang-orang yang diberi nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai ataupun tersesat.
Kaitan dengan bait
Dhad pada الضَّالِّينَ memiliki istithalah, sedangkan panjang enam harakat pada kata ini berasal dari mad lazim. Dua pembahasan itu tidak boleh dicampur.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Mengapa takrir tidak berarti ra boleh diulang sebanyak mungkin?
Lihat pembahasan jawaban
Karena sifat tersebut menerangkan kecenderungan ra, bukan perintah menambah huruf. Pembaca memelihara identitas ra sambil mengendalikan pengulangan yang berlebihan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
في اللام والرا
pada lam dan ra
وبتكرير جعل
dan ra diberi sifat takrir
وللتفشي الشين
dan syin memiliki tafasysyi
ضادا استطل
berikan sifat istithalah pada dhad
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
فِي اللَّامِ وَالرَّا وَبِتَكْرِيرٍ جُعِلْ
Buka penggal ٢
وَلِلتَّفَشِّي الشِّينُ ضَادًا اسْتَطِلْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 26 — Inhiraf, takrir, tafasysyi, dan istithalahNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
صفاتٌ خاصة
الانحراف ميل صَوْت اللام والراء عن المجرى المباشر بسبب هيئة المَخْرج. وَالتَّكرير قابلية طَرَف اللِّسان للاهتزاز عند الراء؛ نعرفه لنتجنّب زيادته، لا لنكرّر الراء مرات. والتفشّي انتشار صَوْت الشين في الفم. والاستطالة امتداد صَوْت الضاد على حافّة اللِّسان؛ ليست مدًّا زمنيًّا كالمدود التي تُقاس بِالحَرَكات.
افتح الدرس والتدريب