Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Pengarang dan adab pembukaan · Bait ٣ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- محمد
- Muhammad
- وآله وصحبه
- dan keluarga serta para sahabatnya
- ومقرئ القرآن
- dan pengajar bacaan Al-Qur’an
- مع محبه
- bersama orang yang mencintainya
Terjemahan bait ٣
(Shalawat itu tercurah kepada) Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, serta pengajar Al-Qur’an dan orang yang mencintainya.
Syarah · keterangan lengkap
Sambungan bait sebelumnya
Muhammad pada awal bait menjelaskan Nabi yang disebut pada akhir bait ٢. Karena itu, kata-kata dalam kurung pada terjemahan memperlihatkan sambungan kalimat, bukan menambahkan tokoh atau doa baru. Nama Muhammad di bait ini menunjuk Rasulullah, sedangkan Muhammad pada bait ١ menunjuk pengarang; konteks menentukan rujukannya.
Keluarga dan para sahabat
Lafaz āl dan shahb memperluas lingkup doa kepada keluarga dan para sahabat Nabi. Pembahasannya di sini adalah adab pembukaan, bukan uraian rinci tentang seluruh batas istilah keluarga menurut berbagai penggunaan. Pelajar dapat mengambil pelajaran bahwa ilmu bacaan diterima dalam lingkungan pewarisan ilmu, bukan tumbuh hanya dari dugaan pribadi tentang cara melafalkan huruf.
Siapa muqri’ itu?
Muqri’ berarti orang yang mengajarkan atau membacakan Al-Qur’an agar orang lain dapat menerimanya dengan benar. Maknanya berbeda dari sekadar seseorang yang sedang membaca sendiri. Proses belajar bacaan melibatkan mendengar contoh, menirukan, lalu menerima koreksi. Catatan tertulis dapat menjelaskan posisi lidah, tetapi tidak sepenuhnya menampilkan kualitas bunyi yang didengar.
Cinta yang disertai usaha
Sebutan orang yang mencintainya mengaitkan penghormatan dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan orang yang mengajarkannya, sebagaimana dijelaskan dalam syarah. Wujud praktisnya adalah menjaga adab, hadir dengan perhatian, dan menerima koreksi. Jangan mengukur kecintaan hanya dari cepatnya hafalan: murid yang tekun memperbaiki satu huruf juga sedang menjalankan proses belajar yang bernilai.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٨ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
محمد وآله وصحبه ومقرئ القرآن
Muhammadin menjelaskan nabiyyihi dari bait sebelumnya sehingga mengikuti keadaan jar. Ālihi, shahbihi, dan muqri’i dihubungkan dengan ‘athaf. Al-Qur’ān menjadi mudhaf ilaih bagi muqri’. Susunan ini perlu dibaca bersama bait ٢, bukan sebagai kalimat nominal yang berdiri sendiri.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ٣ menyempurnakan doa pada bait ٢. Penyebutan pengajar mengantar pada pentingnya penerimaan bacaan secara berantai yang dibahas dalam bait ٢٨.
Intisari & faedah
- Muhammad pada bait ١ dan bait ٣ memiliki rujukan yang berbeda.
- Belajar bacaan memerlukan contoh suara dan koreksi, selain penjelasan tertulis.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar sudah membaca deskripsi makhraj ‘ain tetapi belum pernah memperdengarkan bacaannya.
Cara membaca / memahami
Ia menyiapkan kata contoh, mendengarkan pelafalan pengajar, menirukannya, kemudian meminta koreksi khusus pada ‘ain.
Yang perlu diperhatikan
Teks membantu memahami kaidah, tetapi penilaian mutu suara memerlukan pendengaran. Aplikasi ini tidak memberikan pengesahan ketepatan suara.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Ahzab: ٥٦
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
Inti makna
Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi; orang beriman diperintah menyampaikan shalawat dan salam kepada beliau.
Kaitan dengan bait
Perintah shalawat dan salam menjadi dasar umum pembukaan doa; rincian penyebutan pengajar merupakan susunan doa pengarang.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apa perbedaan muqri’ dan qāri’?
Lihat pembahasan jawaban
Qāri’ berarti pembaca. Muqri’ menekankan orang yang membacakan atau mengajarkan bacaan kepada orang lain. Perbedaan ini menjelaskan pentingnya hubungan pengajar dan pelajar dalam ilmu qiraat.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
محمد
Muhammad
وآله وصحبه
dan keluarga serta para sahabatnya
ومقرئ القرآن
dan pengajar bacaan Al-Qur’an
مع محبه
bersama orang yang mencintainya
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ
Buka penggal ٢
وَمُقْرِئِ الْقُرْآنِ مَعْ مُحِبِّهِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 3 — Nabi, keluarga, sahabat, dan pengajar Al-Qur’anNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
مَن تشملهم الدَّعوة؟
«محمد» هنا اسم نبيّنا صلى الله عليه وسلم، وهو متصل بما قبله. ويدعو النّاظِم لآل النبيّ وصحبه، ولمُقرئ القُرآن ومحبّه. والمُقرئ مَن يعلّم الناس القِراءة الصحيحة. فكما نشكر معلّمنا، نحترم زملاءنا ونحبّ لهم التقدّم؛ لأن مجلس القُرآن يجمع التعلّم وَالأَدب وحسن الصحبة.
افتح الدرس والتدريب