Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Hakikat tajwid dan cara berlatih · Bait ٣١ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- ورد كل واحد
- dan mengembalikan setiap satu huruf
- لأصله
- kepada asalnya
- واللفظ في نظيره
- dan pelafalan pada yang sebanding dengannya
- كمثله
- secara sepadan
Terjemahan bait ٣١
Juga mengembalikan setiap huruf kepada asal makhrajnya, serta melafalkan bunyi yang sebanding secara sepadan.
Syarah · keterangan lengkap
Kembali kepada asal huruf
Asal yang dimaksud adalah daerah dan cara pembentukan yang membuat huruf dikenali dengan benar. Ketika sebuah huruf terdorong menyerupai tetangganya, pembaca menjaganya tetap pada identitas yang seharusnya. Ini bukan perintah membatalkan idgham yang diriwayatkan. Aturan pertemuan huruf tetap berlaku; yang dicegah adalah perubahan akibat kelalaian atau kebiasaan yang tidak sesuai bacaan.
Apa arti konsisten?
Bunyi yang memiliki keadaan sebanding diperlakukan sepadan. Mad asli dengan tempo yang sama tidak dibuat dua harakat di satu tempat lalu memanjang tanpa sebab di tempat lain. Huruf tipis tidak menjadi tebal hanya karena pembaca berpindah nada. Keteraturan membuat kaidah terdengar dalam bacaan, bukan hadir hanya saat murid menjawab pertanyaan teori.
Konteks tetap menentukan
“Yang sebanding” tidak berarti semua huruf berwujud sama harus selalu berbunyi identik dalam setiap keadaan. Ra berkasrah dan ra berfathah memiliki hukum berbeda; nun sukun juga mengikuti huruf sesudahnya. Konsistensi berarti menerapkan aturan yang sama pada keadaan yang sama, sekaligus menghormati perbedaan ketika sebab hukumnya memang berubah.
Latihan membandingkan
Pilih dua tempat mad asli dalam bacaan pendek dan bandingkan pada tempo yang sama. Sesudah itu, dengarkan apakah huruf tipis tetap tipis ketika nada naik atau turun. Jika menemukan perbedaan, tentukan apakah ada sebab tajwid yang menjelaskannya. Cara ini melatih murid membedakan variasi yang benar dari ketidakstabilan yang perlu diperbaiki.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٣٧ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
ورد كل واحد لأصله
Radd dihubungkan dengan i‘thā’ pada bait ٣٠ sebagai bagian definisi tajwid. Kulli wāhid menjelaskan setiap huruf, dan li-ashlihi mengarahkan kepada asal makhrajnya. Kata nazīr dan mitsl pada penggal berikutnya menekankan kesepadanan dalam keadaan yang sesuai.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ٣١ melengkapi definisi pada bait ٣٠. Bait ٣٢ menjaga agar penerapannya wajar, sementara aturan ra mulai bait ٤١ memberi contoh bahwa konsistensi tetap memperhatikan keadaan.
Intisari & faedah
- Keadaan bacaan yang sebanding diperlakukan secara sepadan.
- Konsisten tidak berarti menghapus perbedaan hukum yang memiliki sebab.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar menjaga mad asli dua harakat saat nada rendah, tetapi memanjangkannya saat nada tinggi.
Cara membaca / memahami
Ia mengulang dengan tempo yang sama dan menyesuaikan nada agar panjang tetap proporsional.
Yang perlu diperhatikan
Jika ada sebab mad far‘i, ukuran dapat berbeda; periksa sebabnya sebelum menyebut sebuah bacaan tidak konsisten.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٣
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Inti makna
Allah memiliki rahmat yang amat luas dan mencurahkan kasih sayang-Nya.
Kaitan dengan bait
Alif pada الرَّحْمَٰنِ dan ya pada الرَّحِيمِ dapat dipakai untuk membandingkan mad asli saat washal. Ketika waqaf pada الرحيم, muncul sebab tambahan yang harus dibedakan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah konsistensi mengharuskan semua ra dibaca sama tebalnya?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Ra memiliki ketentuan sesuai harakat dan lingkungan bunyinya. Konsistensi berarti keadaan yang sama mendapat perlakuan sama, bukan mengabaikan sebab perbedaan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
ورد كل واحد
dan mengembalikan setiap satu huruf
لأصله
kepada asalnya
واللفظ في نظيره
dan pelafalan pada yang sebanding dengannya
كمثله
secara sepadan
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَرَدُّ كُلِّ وَاحِدٍ لِأَصْلِهِ
Buka penggal ٢
وَاللَّفْظُ فِي نَظِيرِهِ كَمِثْلِهِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 31 — Kembali ke makhraj dan menjaga konsistensiNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
الحرفُ ونظيرُه
ردّ الحَرْف إلى أصله يعني إخراجه من مخرجه الصَّحيح مع صفاته. وإذا تكرّر الحَرْف في موضعين لهما الحُكْم نفسه، أدّيناه على وجه متّسق. فلا نرقّق سينًا، ثم نفخّم سينًا أخرى لأن بجوارها طاء. أمّا اختلاف الحُكْم بسبب السياق فله اعتباره، مثل لام لَفْظ الجلالة بعد فَتح وبعد كَسْر.
افتح الدرس والتدريب