Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Hakikat tajwid dan cara berlatih · Bait ٣٢ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- مكملا
- dengan menyempurnakan
- من غير ما تكلف
- tanpa pemaksaan yang dibuat-buat
- باللطف في النطق
- dengan kelembutan dalam pengucapan
- بلا تعسف
- tanpa berlebihan dan menyimpang dari kewajaran
Terjemahan bait ٣٢
Sempurnakan bacaan tanpa memaksakan diri, dengan pengucapan yang lembut dan tepat, tanpa berlebihan.
Syarah · keterangan lengkap
Antara teliti dan berlebihan
Pengarang tidak meminta pembaca memilih antara benar dan nyaman. Ia mengajarkan ketepatan yang tidak dibuat-buat. Makhraj, sifat, dan ukuran panjang tetap dipenuhi, tetapi tidak dibebani gerakan atau tekanan tambahan yang mengubah bunyi. Misalnya, huruf tebal tidak selalu harus dibaca paling keras, dan ghunnah tidak dibuat sepanjang mungkin.
Takalluf dalam latihan
Pemula mungkin perlu memberi perhatian sadar pada alat ucap. Usaha belajar seperti itu berbeda dari mempertahankan cara yang berlebihan sebagai gaya bacaan. Takalluf yang perlu dihindari antara lain memanjangkan harakat pendek, membesar-besarkan gerakan mulut, atau menambah pantulan pada huruf yang tidak memerlukannya. Tujuan latihan adalah ketepatan yang semakin alami.
Kelembutan bukan menghilangkan huruf
Bil-luthf tidak berarti membaca begitu samar sampai makhraj dan harakat tidak terdengar. Kaf tetap mempunyai syiddah dan hams, ra tetap menjadi ra, serta huruf bertasydid tidak dihapus salah satu unsurnya. Keseimbangan dinilai melalui contoh bacaan yang benar, bukan semata-mata perasaan bahwa suara terdengar halus.
Mengevaluasi latihan
Rekam satu potongan pendek untuk didengarkan bersama pengajar. Pilih satu atau dua bagian yang perlu diperbaiki, lalu ulangi dalam volume wajar. Bila latihan menyebabkan ketegangan berlebihan, kembali ke tempo yang lebih mudah dan minta demonstrasi ulang. Pengulangan diarahkan pada bentuk yang benar, bukan mempertahankan rasa tertekan sebagai tanda kesungguhan.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٣٧ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
مكملا من غير ما تكلف
Mukammilan adalah hal yang menerangkan cara pembaca memenuhi kaidah sebelumnya. Min ghayri mā takalluf meniadakan pemaksaan; mā dipahami sebagai penguat pada susunan ini. Bil-luthfi dan bilā ta‘assuf menegaskan kewajaran pengucapan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini menyeimbangkan keindahan pada bait ٢٩ dan ketelitian pada bait ٣١. Bait ٣٣ lalu menunjukkan latihan sebagai jalan mencapai bacaan yang semakin terampil.
Intisari & faedah
- Ketelitian tidak memerlukan tekanan atau gerakan berlebihan.
- Kelembutan tidak boleh menghilangkan identitas huruf.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar menekan rahang dan menaikkan volume setiap kali bertemu huruf isti‘la.
Cara membaca / memahami
Ia menirukan contoh tafkhim pada volume wajar dan memusatkan perhatian pada makhraj serta sifatnya.
Yang perlu diperhatikan
Tafkhim bukan lomba keras suara; hilangnya huruf karena terlalu samar juga perlu diperbaiki.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
Shahih Muslim ٧٩٨a
Riwayat ‘Aisyah · Petikan matan hadis
Baca petikan Arab
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ
Inti makna
Pembaca yang mahir bersama para malaikat yang mulia dan taat. Orang yang membaca dengan terbata-bata dan merasa kesulitan mendapatkan dua pahala.
Kaitan dengan bait
Hadis tentang pembaca yang mengalami kesulitan memberi semangat untuk terus belajar. Kesulitan wajar tidak disamakan dengan sengaja membuat bacaan berlebihan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah semua kesulitan ketika belajar termasuk takalluf yang dilarang dalam bait ini?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Pemula wajar memerlukan usaha dan perhatian. Yang dihindari adalah pemaksaan yang berlebihan sehingga bacaan menyimpang atau ditambahi sesuatu yang tidak dituntut kaidah.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
مكملا
dengan menyempurnakan
من غير ما تكلف
tanpa pemaksaan yang dibuat-buat
باللطف في النطق
dengan kelembutan dalam pengucapan
بلا تعسف
tanpa berlebihan dan menyimpang dari kewajaran
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
مُكَمِّلًا مِنْ غَيْرِ مَا تَكَلُّفِ
Buka penggal ٢
بِاللُّطْفِ فِي النُّطْقِ بِلَا تَعَسُّفِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 32 — Sempurna tanpa dibuat-buatNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
الإتقانُ بلا تكلّف
القِراءة الصحيحة واضحة ميسّرة، لا شدّ فيها للوجه ولا ضغط مؤذٍ للحلق. نؤدّي الحَرْف كاملًا، ثم ننتقل إلى الذي بعده بلطف. فالتعسّف قد يولّد صوتًا زائدًا أو يقطع جريان القِراءة. إذا أحسست بمشقّة غير معتادة، أبطئ، واستمع إلى المعلّم، وصحّح حَرَكة عضو النطق بدل زيادة القوّة.
افتح الدرس والتدريب